Search Header Logo

Pembelajaran Cerpen - 4

Authored by Astra Leksana

Social Studies, World Languages, Moral Science

7th - 12th Grade

Used 29+ times

Pembelajaran Cerpen - 4
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Perhatikan kutipan cerpen berikut ini!


“Kang, kita harus benar-benar pergi dari sini?” Tanya Siti Halimah di sela tangisnya.

“Tentu saja. Seperkasa apa pun perlawanan kita, ternyata tetap kalah melawan yang berkuasa. Kita ini hanya wong cilik, orang iskin,” sahut Mastur sembari melihat rumah Lik Paijan yang siap diruntuhkan.

Teriakan Lik Paijan masuh terdengar menyayat hati. Lelaki tua itu merebut tali yang mengikat seekor sapi miliknya. Wajahnya memerah seperti nyaris terbakar, suaranya melengking-lengking menolak pengosongan rumahnya. Tetapi, pelawanan Lik Paijan pun percuma saja. Beberapa petugas berbadan tegap mengangkat tubuhnya. Melihat itu, tangis Siti Halimah semakin pecah. Dia mendekap Satriya Piningit lebih erat.

“Akhirnya kita harus pergi dari rumah kita sendiri, Kang. Pergi dari kampong yang membesarkan kita,” ucap Siti Halimah getir.

“Iya, mau tak mau kita harus mengalah. Gusti Allah tidak tidur, Bune. Di tempat lain, semoga kita mendapat ladang rezeki yang lebih baik lagi,” ujar Mastur.

Tema yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah ….

Politik

Sosial

Agama / Religi

Pendidikan

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah kutipan cerpen berikut ini !

Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.


Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …

orang pertama pelaku sampingan

orang pertama pelaku utama

orang ketiga pelaku utama

orang ketiga pelaku sampingan

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah kutipan cerpen berikut ini !


Sekilas Fikri melihat pengemis berkaki buntung di depan toko. Segera ia turun dari mobilnya dan menghampiri pengemis tersebut. Dia tersenyum dan membuka dompet yang berada dalam tasnya. Diambilkannya uang seratus ribuan lalu ia berikan pada pengemis itu.


Cara pengarang menggambarkan watak tokoh pada kutipan cerpen tersebut adalah ...

Deskripsi tokoh

Perilaku tokoh

Dialog antar tokoh

Diceritakan langsung

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah kutipan cerpen berikut ini !


Sudah tujuh tahun aku tidak pulang. Aku rindu kampung halaman, mencium lagi semerbaknya bunga hutan, melihat rimbunnya semak di belakang rumah, ramainya kicau burung liar setiap bangun pagi. Semuanya membangkitkan ingatanku kembali.


Judul yang tepat kutipan cerpen tersebut adalah ....

Pulang Kampung

Panorama Kampung Halaman

Nostalgia Waktu Kecil

Kenangan

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah kutipan cerpen berikut ini !

Dengan tergesa-gesa Miko menaiki bus yang nyaris meninggalkan suasana yang kurang nyaman baginya. Dari kejauhan terdengan sayup suara “… penumpang bus Sumber Kencono harap untuk segera memasuki kendaraan…”. Hati Miko agak tenang karena dia sudah berada di dalamnya. “Mudah-mudahan sore nanti aku bisa berada di acara itu,” harapnya dalam hati.


Latar waktu dan tempat pada penggalan cerpen tersebut adalah …

sore hari, terminal

siang hari, perjalanan

siang hari, terminal

pagi hari, rumah

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Media Image

Perhatikan kutipan cerita tersebut !


Kutipan kalimat tersebut dapat dikembangkan lagi menjadi sebuah paragraf pada tahapan . . .

orientasi

komplikasi

resolusi

penyelesaian

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah kutipan cerpen berikut ini !


Bagaimanapun juga, dia akan memperistrinya. Roro Jonggrang takut menolak pinanganan itu. Namun demikian, dia tidak akan menerimnya begitu saja. Dia mau kawin dengan Bandung Bondowoso asalkan syarat-syaratnya dipenuhi. Syaratnya ialah supaya dia dibuatkan seribu candi dan dua sumur yang dalam. Semuanya harus dikerjakan dan selesai dalam satu malam.


Teks cerpen tersebut merupakan bagian …

Puncak konflik

Perkenalan

Penyelesaian masalah

Pemunculan maslah

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?