Search Header Logo

Post-Test Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa & peninggalannya

Authored by Adytia Marayuda

History

10th Grade

Used 23+ times

Post-Test Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa & peninggalannya
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

20 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

1. Perhatikan isi Prasasti Tugu berikut ini

“Dahulu sungai yang bernama Candrabhaga telah digali oleh maharaja yang mulia dan yang memiliki lengan kencang serta kuat yakni Purnawarman, untuk mengalirkannya ke laut, setelah kali (saluran sungai) ini sampai di istana kerajaan yang termashur. Pada tahun ke-22 dari tahta Yang Mulia Raja Purnnawarmman yang berkilau-kilauan karena kepandaian dan kebijaksanaannya serta menjadi panji-panji segala raja-raja, (maka sekarang) beliau pun menitahkan pula menggali kali (saluran sungai) yang permai dan berair jernih Gomati namanya, setelah kali (saluran sungai) tersebut mengalir melintas di tengah-tegah tanah kediaman Yang Mulia Sang Pendeta Nenekda (Raja Purnawarman). Pekerjaan ini dimulai pada hari baik, tanggal 8 paro-gelap bulan dan disudahi pada hari tanggal ke 13 paro terang bulan Caitra,jadi hanya berlangsung 21 hari lamanya, sedangkan saluran galian tersebut panjangnya 6122 busur. Selamatan baginya dilakukan oleh para Brahmana disertai 1000 ekor sapi yang dihadiahkan”


Berdasarkan isi prasasti tersebut dapat diketahui tentang kehidupan ekonomi Kerajaan Tarumanegara, yaitu bahwa Kerajaan Tarumanegara … .

Mampu membuat saluran di istana untuk perikanan penduduk

Sangat makmur karena mampu memberi hadiah para Brahmana

Mengandalkan sungai untuk perdagangan internasional

Mengandalkan hasil pertanian penduduknya

Tergantung pada perdagangan internasional

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

1. Purnawarman merupakan Raja yang dianggap termasyur selama eksistensi Kerajaan Tarumanagara. Bahkan dia dianggap sebagai titisan Dewa Wishnu oleh masyarakatnya. Apa bukti bahwa kerajaan Tarumanegara bercorak Hindu-Wisnu ?

Patung-patung dewa Wisnu.

Kitab-kitab suci (Weda).

Candi-candi dewa Wisnu

Bangunan bergaya Wisnu.

Isi dari prasasti yang ada.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Perhatikan nama-nama Kerajaan berikut!


1) Malayu Dhrmasraya

2) singosari

3) Tarumanagara

4) Kalingga

5) Sriwijaya


Manakah diantara kerajaan tersebut yang bercorak Buddha dan berpusat di Pulau Jawa...

1) dan 2)

2) dan 3)

3) dan 4)

4) dan 5)

Semua jawaban benar

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

1. Kerajaan Majapahit sebagai salah satu dari kerajaan maritim Hindu-Buddha di Nusantara memiliki banyak keragaman diantaranya penganut agama yang berbeda. Meskipun demikian rakyat Majapahit dapat hidup rukun dan berdampingan. Raja selalu berusaha agar ketentraman masyarakatnya dapat berjalan baik sehingga keragaman dalam keharmonisan dari masyarakat kerajaan Majapahit berpengaruh hingga saat ini dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Dampak keragaman tersebut terhadap kehidupan masyarakat Indonesia masa kini adalah ....

Keragaman Antarpenduduk Berpengaruh Terhadap Penyelenggaraan Pembangunan Nasional Bangsa Indonesia

Munculnya Sikap Toleransi Dan Empati Dari Masyarakat Yang Berbeda Latar Belakang Status

Hidup Saling Berdampingan Antarpenduduk Sehingga Berpengaruh Terhadap Kelangsungan Sistem Pemerintahan

Indonesia Menjadi Bangsa Yang Besar Dan Kuat Karena Selalu Menjaga Kerukunan Antarsuku Bangsa

Terciptanya Keharmonisan Dalam Persamaan Antarpenduduk Terutama Pada Sistem Pertahanan Dan Keamanan Negara

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Baca dengan baik kutipan teks berikut!


"... ketika terjadi pernikahan antara Rakai Pikatan yang memeluk agama Hindu Siwa dengan Pramodawardhani dari Wangsa Sailendra yang beragama Buddha Mahayana. Pramodawardhani sendiri merupakan putri dari Samaratungga sekaligus penerus tahta Kerajaan Mataram Kuno.


Pernikahan dua orang yang berbeda kepercayaan ini disinggung dalam Prasasti Wantil. Peristiwa tersebut memberikan dampak yang besar bagi keberlangsungan kerukunan antar umat beragama masyarakat Mataram Kuno. Raka i pikatan sebagai seorang Hindu dalam memerintah Mataram Kuno tidak lantas menyingkirkan agama Buddha. Justru Raka i Pikatan membuatkan sebuah candi yang dihadiahkan kepada istrinya Pramodawardhani yang seorang pemeluk agama Buddha. Bukti toleransi yang ditunjukan Raka i Pikatan ini dapat dilihat pada Candi Plaosan. Menurut De Casparis dari Prasasti Cri Kahulunan (842 M) dinyatakan bahwa Candi Plaosan Lor dibangun oleh Ratu Sri Kahulunan (Pramodawardhani), dengan dukungan suaminya (Rakai Pikatan)"


Sumber: https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpcbjateng/candi-dan-toleransi/


Berdasarkan kutipan tersebut dapat disimpulkan sebuah fakta dari Kerajaan Mataram kuno yaitu...

Kerajaan kuno di Jawa yang menghargai adanya perbedaan keyakinan di kehidupan masyarakatnya

Kerajaan bercorak Islam di Jawa yang menghargai adanya perbedaan keyakinan di kehidupan masyarakatnya

Seorang laki-laki harus takluk kepada wanita yang diidamkannya sehingga melakukan apapun demi wanita tersebut

Seorang wanita harus takluk kepada laki-laki yang diidamkannya sehingga melakukan apapun demi laki-laki tersebut

Adanya konsep Bhineka Tunggal Ika yang diambil dari Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Media Image

Perhatikan peta berikut ini!


Wilayah yang diarsir dengan warna lebih gelap merupakan kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno. Pada masa Raja Airlangga kerajaan Mataramyang lebih dikenal Medang Kamulan berpusat di Hujung Galuh tepatnya sekitar Sidoarjo kini. Apa yang menyebabkan berpindahnya pusat pemerintahan Mataram tersebut?

Pada masa pemerintahan Dyah Wawa (924-929 M) telah terjadi bencana alam akibat letusan gunung Merapi yang disertai dengan gempa bumi, hujan batu dan abu, serta banjir lahar

Pada masa pemerintahan Dyah Wawa (924-929 M) terjadi perebutan kekuasaan antar dinasti yang sering disebut Perang Paregreg

Adanya konflik yang disebut dengan Suksesi Mataram dimana melibatkan antar kerajaan

Pada masa Mpu Sindok (929 M) diduga terdapat bencana alam sebagai hukuman dari sang pencipta karena terjadinya konflik di internal Kerajaan Mataram era Medang

Tidak adanya figur peimpin yang sanggup mempertahankan ibukota di Bhumi Mataram

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Media Image

Perhatikan peta berikut ini!


Munculnya Kerajaan Kediri tidak terlepas dari peranan Raja Airlangga dari Mataram Kuno (Medang) secara tidak langsung. Karena untuk menghindari konflik kepentingan dan tetap berupaya menjaga agar Mataram senantiasa damai. Upaya apa yang dilakukan Raja Airlangga yang berkaitan dengan berdirinya Kerajaan kediri?

Membagi kekuasaan Medang (Mataram) kepada kedua anaknya menjadi Kerajaan Kediri dan Panjalu (Jenggala)

Membagi kekuasaan Medang (Mataram) kepada kedua anaknya menjadi Kerajaan Kediri dan Singosari

Membagi kekuasaan Medang (Mataram) kepada kedua anaknya menjadi Mataram Kuno dan Mataram Islam

Adanya pembagian hak waris yang membuat munculnya Yogyakarta hadiningrat dan Surakarta Hadiningrat

Membuat kerajaan di wilayah timur Jawa semakin banyak dan beragam

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?