
Teks Cerita Inspiratif
Authored by Dadan Zaenal Dahlan
World Languages
12th Grade
Used 9+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
15 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Pada masa dahulu ada seorang anak laki-laki. Dia cerdas, berbakat, dan tampan. Sayangnya, dia sangat egoistis dan mudah marah, tidak ada yang mau menjadi temannya. Sering dia marah-marah dan mengumbar kata-kata yang menyakitkan kepada orang-orang di sekitarnya.
Teks di atas merupakan struktur cerita inspirasi bagian …
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Pada masa dahulu ada seorang anak laki-laki. Dia cerdas, berbakat, dan tampan. Sayangnya, dia sangat egoistis dan mudah marah, tidak ada yang mau menjadi temannya. Sering dia marah-marah dan mengumbar kata-kata yang menyakitkan kepada orang-orang di sekitarnya.
Kalimat majemuk bertingkat dengan anak kalimat keterangan waktu pada teks tersebut terdapat dalam kalimat …
pertama
kedua
ketiga
keempat
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Struktur teks cerita inspirasi bagian orientasi terdapat kutipan teks …
Pasha Ungu mengaku tidak ambil pusing terhadap kelompok masyarakat tertentu yang sengaja memperkeruh suasana agar warga tidak memercayai kinerjanya selama ini.
Risma menuturkan, "Beberapa direktur rumah sakit sempat mengeluhkan persoalan pengelolaan limbah medis."
Seorang warga negara Indonesia di Singapura bernama Devi Nurin mengutarakan niatnya ingin mengadopsi salah seorang anak korban bencana di Palu, Sulawesi Tengah, bernama Galang.
Namun, kepada tim relawan asal Jawa Tengah, Ganjar, memerintahkan untuk mempercepat bangunan hunian sementara (huntara).
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Bacalah kutipan cerita berikut!
Tanpa banyak bertanya, temannya meminjaminya seuntai kalung bertahta berlian yang indah. Benar saja, Mathilda menjadi pusat perhatian banyak orang, mereka memuji keindahan kalung berlian itu. Ini tentu membuatnya sangat senang. Kesenangan malam itu langsung sirna saat usai pesta itu. Ketika berada di mobil ia baru sadar ia lupa memasang kembali kalung itu, ketika melepaskan kalung untuk membersihkan keringat di lehernya. Ia pun buru-buru kembali ke tempat pesta, namun kalung itu telah lenyap tanpa bekas. Dengan rasa malu dan penyelasan mendalam ia mencoba mencari kalung yang sama di berbagai pelosok kota.
Akhirnya ia menemukan kalung yang hampir sama, tetapi harganya sangat tinggi, $36.000, ini tentu di luar kemampuan suaminya untuk membelinya. Sebagai seorang yang bertanggung jawab, suaminya terpaksa menjaminkan rumahnya ke bank, untuk mendapatkan pinjaman membeli kalung untuk dikembalikan pada temannya.
Setelah 10 tahun kemudian, cicilannya baru selesai, dan saat bertemu kembali dengan temannya, Mathilda baru berani menceritakan kalung yang sempat hilang itu. Mendengar itu, temannya kaget sekali, ia berkata Kalung itu hanya bernilai $ 500, itu adalah kalung imitasi, dan bukan asli Mathilda hampir jatuh pingsan mendengar itu. Ia baru sadar bahwa ia telah membayar sangat mahal untuk suatu gengsi, dan juga karena ia malu bertanya. ia baru sadar bahwa status temannya yang kaya, telah membuat ia selalu beranggapan apa pun yang dikenakan pasti adalah yang mahal, asli, bermerek, walaupun itu ternyata adalah suatu imitasi belaka.
Resolusi dari cerita inspirasi di atas adalah …
Ia baru sadar bahwa status temannya yang kaya, telah membuat ia selalu beranggapan apa pun yang dikenakan pasti adalah yang mahal, asli, bermerek, walaupun itu ternyata adalah suatu imitasi belaka.
Setelah 10 tahun kemudian, cicilannya baru selesai, dan saat bertemu kembali dengan temannya, Mathilda baru berani menceritakan kalung yang sempat hilang itu.
Akhirnya ia menemukan kalung yang hampir sama, tetapi harganya sangat tinggi, $36.000, ini tentu di luar kemampuan suaminya untuk membelinya.
Suaminya terpaksa menjaminkan rumahnya ke bank, untuk mendapatkan pinjaman membeli kalung untuk dikembalikan pada temannya.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Bacalah kutipan cerita berikut!
Tanpa banyak bertanya, temannya meminjaminya seuntai kalung bertahta berlian yang indah. Benar saja, Mathilda menjadi pusat perhatian banyak orang, mereka memuji keindahan kalung berlian itu. Ini tentu membuatnya sangat senang. Kesenangan malam itu langsung sirna saat usai pesta itu. Ketika berada di mobil ia baru sadar ia lupa memasang kembali kalung itu, ketika melepaskan kalung untuk membersihkan keringat di lehernya. Ia pun buru-buru kembali ke tempat pesta, namun kalung itu telah lenyap tanpa bekas. Dengan rasa malu dan penyelasan mendalam ia mencoba mencari kalung yang sama di berbagai pelosok kota.
Akhirnya ia menemukan kalung yang hampir sama, tetapi harganya sangat tinggi, $36.000, ini tentu di luar kemampuan suaminya untuk membelinya. Sebagai seorang yang bertanggung jawab, suaminya terpaksa menjaminkan rumahnya ke bank, untuk mendapatkan pinjaman membeli kalung untuk dikembalikan pada temannya.
Setelah 10 tahun kemudian, cicilannya baru selesai, dan saat bertemu kembali dengan temannya, Mathilda baru berani menceritakan kalung yang sempat hilang itu. Mendengar itu, temannya kaget sekali, ia berkata Kalung itu hanya bernilai $ 500, itu adalah kalung imitasi, dan bukan asli Mathilda hampir jatuh pingsan mendengar itu. Ia baru sadar bahwa ia telah membayar sangat mahal untuk suatu gengsi, dan juga karena ia malu bertanya. ia baru sadar bahwa status temannya yang kaya, telah membuat ia selalu beranggapan apa pun yang dikenakan pasti adalah yang mahal, asli, bermerek, walaupun itu ternyata adalah suatu imitasi belaka.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam cerita inspirasi di atas adalah ...
orang pertama sebagai tokoh utama
orang pertama tokoh sampingan
orang ketiga tokoh utama
orang kedua dan orang pertama
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Bacalah kutipan cerita berikut!
Tanpa banyak bertanya, temannya meminjaminya seuntai kalung bertahta berlian yang indah. Benar saja, Mathilda menjadi pusat perhatian banyak orang, mereka memuji keindahan kalung berlian itu. Ini tentu membuatnya sangat senang. Kesenangan malam itu langsung sirna saat usai pesta itu. Ketika berada di mobil ia baru sadar ia lupa memasang kembali kalung itu, ketika melepaskan kalung untuk membersihkan keringat di lehernya. Ia pun buru-buru kembali ke tempat pesta, namun kalung itu telah lenyap tanpa bekas. Dengan rasa malu dan penyelasan mendalam ia mencoba mencari kalung yang sama di berbagai pelosok kota.
Akhirnya ia menemukan kalung yang hampir sama, tetapi harganya sangat tinggi, $36.000, ini tentu di luar kemampuan suaminya untuk membelinya. Sebagai seorang yang bertanggung jawab, suaminya terpaksa menjaminkan rumahnya ke bank, untuk mendapatkan pinjaman membeli kalung untuk dikembalikan pada temannya.
Setelah 10 tahun kemudian, cicilannya baru selesai, dan saat bertemu kembali dengan temannya, Mathilda baru berani menceritakan kalung yang sempat hilang itu. Mendengar itu, temannya kaget sekali, ia berkata Kalung itu hanya bernilai $ 500, itu adalah kalung imitasi, dan bukan asli Mathilda hampir jatuh pingsan mendengar itu. Ia baru sadar bahwa ia telah membayar sangat mahal untuk suatu gengsi, dan juga karena ia malu bertanya. ia baru sadar bahwa status temannya yang kaya, telah membuat ia selalu beranggapan apa pun yang dikenakan pasti adalah yang mahal, asli, bermerek, walaupun itu ternyata adalah suatu imitasi belaka.
Pesan moral yang terdapat di dalam teks cerita inspiratif di atas adalah …
Belajarlah dari kesalahan orang lain untuk tidak melakukan kesalahan itu pada diri sendiri.
Jangan malu untuk bertanya kepada teman keaslian barang.
Jangan pamer dengan barang pinjaman, tetapi jika meminjam, sebaiknya tanyakanlah keasli barang tersebut.
Kemewahan yang membawa penderitaan.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Bacalah kutipan cerita berikut!
Tanpa banyak bertanya, temannya meminjaminya seuntai kalung bertahta berlian yang indah. Benar saja, Mathilda menjadi pusat perhatian banyak orang, mereka memuji keindahan kalung berlian itu. Ini tentu membuatnya sangat senang. Kesenangan malam itu langsung sirna saat usai pesta itu. Ketika berada di mobil ia baru sadar ia lupa memasang kembali kalung itu, ketika melepaskan kalung untuk membersihkan keringat di lehernya. Ia pun buru-buru kembali ke tempat pesta, namun kalung itu telah lenyap tanpa bekas. Dengan rasa malu dan penyelasan mendalam ia mencoba mencari kalung yang sama di berbagai pelosok kota.
Akhirnya ia menemukan kalung yang hampir sama, tetapi harganya sangat tinggi, $36.000, ini tentu di luar kemampuan suaminya untuk membelinya. Sebagai seorang yang bertanggung jawab, suaminya terpaksa menjaminkan rumahnya ke bank, untuk mendapatkan pinjaman membeli kalung untuk dikembalikan pada temannya.
Setelah 10 tahun kemudian, cicilannya baru selesai, dan saat bertemu kembali dengan temannya, Mathilda baru berani menceritakan kalung yang sempat hilang itu. Mendengar itu, temannya kaget sekali, ia berkata Kalung itu hanya bernilai $ 500, itu adalah kalung imitasi, dan bukan asli Mathilda hampir jatuh pingsan mendengar itu. Ia baru sadar bahwa ia telah membayar sangat mahal untuk suatu gengsi, dan juga karena ia malu bertanya. ia baru sadar bahwa status temannya yang kaya, telah membuat ia selalu beranggapan apa pun yang dikenakan pasti adalah yang mahal, asli, bermerek, walaupun itu ternyata adalah suatu imitasi belaka.
Nilai yang terkandung dalam kutipan cerita tersebut adalah …
moral
budaya
agama
sosial
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?