Search Header Logo

Novel Sejarah

Authored by Suci Ismayanti

World Languages

12th Grade

Used 57+ times

Novel Sejarah
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah pengggalan cerita sejarah berikut!

Pelarian-pelarian politik dari Nederland, Sneevliet, clan Baars itu semakin giat di Jawa Timur, khususnya di Surabaya. Mereka membuka pidato di mana-mana,

seperti takkan kering-kering kerongkongan mereka. Lari dari pertentangan intern di Nederland ke Hindia, mereka anggap diri seakan-akan jago-jago tanpa lawan, seakan-akan Hindia negerinya sendiri yang dipayungi oeh hukum demokratis. Bemntung mereka bergerak hanya di kalangan orang- orang yang berbahasa Belanda, yang menduduki tempat sosial yang rendah clan hidup

dalam kemasygulan.


Teks tersebut termasuk bagian....

A. pengenalan situasi

B. pengungkapan peristiwa

C. menuju konfliks

D. pengenalan situasi

E. puncak konflik

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah penggalan teks sejarah berikut!

Dalam terdiam yang sekilas begini, dia menemukan jawaban yang cerdik. Yaitu, dia anggap lebih baik bertanya, meminta pendapat atau saran dari Danurejo II. “Dus apa saran Tuan?” Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.” Hm?” “Tapi. Seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan

rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.”


Hal menarik yang terdapat dalam penggalan di atas adalah....

A. tanggung jawab pemimpin

B. perjuangan mencapai kemerdekaaan

C. menghargai pimpinan sebelum bertindak

D. menjaga persatuan

E. menyatukan rakyat

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Makna peribahasa ” Bagai menimba air dengan keranjang” adalah...

A. Perbuatan yang tidak perlu dilakukan.

B. Pekerjaan sia-sia.

C. Perbuatan yang bodoh.

D. Pekerjaan orang yang tidak cerdas.

E. Perbuatan orang-orang zaman dahulu.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah penggalan teks sejarah dengan cermat!

Dyah Menurberbalik dengan memejamkan mata. Dyah Menur Hardiningsih yang menggendong anaknya dan Pradhabasu yang juga menggendong anaknya, berjalan

makin jauh dan makin jauh ke arah surya di langit barat. Dan sang waktu sebagaimana kodratnya akan mengantarkan ke nama pun mereka melangkah. Sang waktu pula yang menggilas semua peristiwa menjadi masa lalu.


Kutipan novel sejarah di atas merupakan....

A. pengungkapan peristiwa

B. menuju konfliks

C. pengenalan situasi

D. puncak konflik

E. koda

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Cermatilah pengalan cerita sejarah berikut!

“Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari ketentuan Maha Dewa. Sang Hyang Widhimerestui barang siapa punya kebenaran dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabku kiranya? Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak selalu berani mendirikan keadilan. Kejahatan selalu jadi bagian mereka yang tak berani yang mengingkari kebenaran mereka melanggar keadilan. Dua-duanya busuk, dua-duanya sumber keonaran di muka bumi ini....” Dan ia teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa. (Pramudya Ananta Toer, Mangir, Jakarta,KPG,2000)


Nilai yang mendominasi dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah....

A. Agama

B. Moral

C. Pendidikan

D. Budaya

E. Estetika

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Cermatilah pengalan cerita sejarah berikut!

“Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari ketentuan Maha Dewa. Sang Hyang Widhimerestui barang siapa punya kebenaran dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabku kiranya? Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak selalu berani mendirikan keadilan. Kejahatan selalu jadi bagian mereka yang tak berani yang mengingkari kebenaran mereka melanggar keadilan. Dua-duanya busuk, dua-duanya sumber keonaran di muka bumi ini....” Dan ia teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa. (Pramudya Ananta Toer, Mangir, Jakarta,KPG,2000)


Amanat dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah....

A. Perbuatan dosa dan dusta sama-sama akan melanggar keadilan.

B. Janganlah berbuat dusta karena akan menutup kesucian hati nurani.

C. Jangan takut membela kebenaran.

D. Segala amalan akan diperhitungkan di hari akhir, sehingga senantiasa berbuat baik.

E. Seseorang yang memeliki kebenaran dalam hatinya akan selalu direstui Sang Kuasa.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!

Pengangkatan ini memang banyak terpengaruh oleh bujukan Dara Petak (1).

Mendengar akan pengangkatan patih ini merahlah muka Adipati Ronggo Lawe(2).

Ketika mendengar berita ini dia sedang makan, seperti biasa dilayani oleh kedua

orang istrinya yang setia, yaitu Dewi Mertorogo dan Tirtowati(3). Mendengar berita

itu dari seorang penyelidik yang datang menghadap pada waktu sang Adipati sedang

makan, Ronggo Lawa marah bukan main(4). Nasi yang sudah dikepalnya itu dibanting

ke atas lantai dan karena dalam kemarahan tadi sang adipati menggunakan aji

kedigdayaannya, maka nasi sekepal itu amlas ke dalam lantai (5). Kemudian

terdengar bunyi berkerotok dan ujung meja diremasnya menjadi hancur(6). (Kemelut

di Maja Pahit, SH Mintarja)


Ungkapan ....merahlah muka... pada penggalan tersebut adalah....

A. Malu

B. Bangga

C. Marah

D. Kecewa

E. Sedih

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?