Search Header Logo

UNSUR INTRINSIK NOVEL

Authored by Sri Aprianti

World Languages

12th Grade

Used 24+ times

UNSUR INTRINSIK NOVEL
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

(1) Belum habis katanya, ia sudah menyimpang mendekati kembang setahun itu.

(2) sambil menunjuk membelai-belai bunga yang segar-segar itu, ia berkata, “Bagaimana engkau tersesat di tengah rimba- rimba ini? Siapakah yang menanammu di sini?” (3) Yusuf datang mendekat pula, “Tentulah ada orang membawa kembang setahun kemari, terjatuh atau dibuangkannya di sini setangkai yang sudah tua.” (4) “Bagus benar, bagus benar,” ujar Maria, tiada memperdulikan kata Yusuf, belum puas rupanya mengucapkan kekagumannya melihat kembang itu. (5) “Kalau kita di Jakarta, tentu saya cabut sekaliannya akan ditanam di rumah.” (6) Tidak usah engkau cabut, ambil saja kembang yang tua. Cukuplah ditanami!”


Kalimat yang menyatakan latar tempat dalam kutipan tersebut terdapat pada nomor…

1

2

3

4

5

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Sekali aku menemukan cara licik untuk memperoleh kembali perhatian ronggeng Dukuh Paruk itu. Sebuah pepaya kucuri dari ladang orang. Pada saat yang baik, ketika Srintil seorang diri di pancuran, buah curian itu kuberikan kepadanya. Tak kukira aku akan memperoleh ucapan terima kasih yang menyakitkan, “Sesungguhnya aku menginginkan jeruk keprok,” kata Srintil dingin, “Tetapi buah pepaya pun tak mengapa.”

Aku diam karena kecewa dan sedikit malu. Namun aku mendapat akal untuk menolong keadaan. Pikiran itu mendadak muncul setelah kulihat gigi Srintil telah berubah.


Bukti yang menunjukkan watak tokoh Srintil seorang yang tinggi hati adalah….

paragraf pertama kalimat ketiga

paragraf pertama kalimat kedua

paragraf pertama kalimat keempat

kalimat pertama paragraf kedua

kalimat kedua paragraf ketiga

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Pak Balia selalu tampil prima karena ia mencintai profesinya, menyenangi ilmu, dan lebih dari itu, amat menghargai murid-muridnya. Setiap representasi dirinya ia perhitungkan dengan teliti sebab ia juga paham di depan kelas ia adalah center of universe dan karena yang diajarkan adalah sastra, muara segala keindahan.

(Sang Pemimpi. Andrea Hirata)


Amanat penggalan novel tersebut adalah . . .

Tampilah dengan prima dan penuh gaya jika akan mengajar.

Jadilah guru yang profesional dan dapat menghargai orang lain.

Jadilah guru sastra karena selalu menyenangkan.

Hargai diri sendiri agar dapat menghargai orang lain.

Mengajarlah dengan keindahan

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

(1) Gak lama kemudian gue dan Trisna berangkat ke bioskop.

(2) Trisna memang tergila-gila sama Harry Potter semua blognya penuh dengan tulisan Harry Potter.

(3) Di buku hariannya di SMA, di kolom cita-cita Trisna menulis pengen ketemu Harry Potter untuk menyihirku menjadi gadis yang cantik.


Konjungsi temporal terdapat dalam kalimat nomor ...

1

2

3

1 dan 2

2 dan 3

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Namun takdir berkata lain, dimalam sebelum pertunangan mereka, Bali terserang Bom (Bom Jimbaran) dan keluarga Rosie menjadi korban. Nathan meninggal, Rosie yang tak mampu menahan kehilangan depresi dan bersikap seperti orang gila.


Suasana yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah ...

Gundah

Sedih

Tegang

Khusyuk

Hening

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Aku juga merasa cemas. Aku cemas karena melihat Bu Mus yang resah dan karena beban perasaan ayahku menjalar ke sekujur tubuhku. Meskipun beliau begitu ramah pagi ini tapi lengan kasarnya yang melingkari leherku mengalirkan degup jantung yang cepat. Aku tahu beliau sedang gugup dan aku maklum bahwa tak mudah bagi seorang pria berusia empat puluh tujuh tahun, seorang buruh tambang yang beranak banyak dan bergaji kecil, untuk menyerahkan anak laki-lakinya ke sekolah. Lebih mudah menyerahkannya pada tauke pasar pagi untuk jadi tukang parut atau pada juragan pantai untuk menjadi kuli kopra agar dapat membantu ekonomi keluarga. Menyekolahkan anak berarti mengikatkan diri pada biaya selama belasan tahun dan hal itu bukan perkara gampang bagi keluarga kami.

(Novel Laskar Pelangi, Andrea Hirata)


Nilai kehidupan yang menonjol dalam kutipan novel di atas adalah ...

Budaya

Agama

Sosial ekonomi

Moral

Estetika

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Namun, aku memiliki filosofi baru bahwa berbuat yang terbaik pada titik di mana aku berdiri itulah sesungguhnya sikap yang realistis. Maka sekarang aku adalah orang yang paling optimis. Jika ku ibaratkan semangat manusia sebuah kurva, sebuah grafik, maka sikap optimis akan membawa kurva itu terus menanjak. Sebaliknya aku semakin terpatri dengan cita-cita agung kami ingin sekolah ke Prancis, menginjakan kaki di almamater suci Sorbonne, menjelajahi Eropa sampai ke Amerika. Tak pernah sedikit pun terpikir untuk mengompromikan cita-cita itu.


Amanat penggalan novel tersebut adalah . . . .

Bersemangatlah agar hidup memiliki makna

Bersikaplah optimis untuk dapat meraih cita-cita.

Belajarlah sampai ke negeri seberang agar pandai.

Jangan malas belajar jika ingin menjadi terkenal.

Yakinlah pada diri sendiri agar mudah dalam belajar

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?