
Kuis Cerpen
Authored by Aditya Pratama
Education
9th Grade
Used 11+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
15 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
[....]
Tanah di pekuburan umum itu masih basah ketika para pentakziah sudah pulang. Sementara Ogal masih duduk sambil sesekali menyeka air matanya. Teriknya sang surya mengantarkan kepergian Ibu. Ibu yang selama ini paling dia hormati dan cintai, kamarin telah meninggal dunia, menghadap Tuhan Yang Maha Esa. Burung-burung camar terbang rendah dan sesekali mencelupkan paruhnya di air laut. Bu Tutik dan suaminya masih berdiri di belakang sambil menunggu Ogal. Kedua orang tua asuh itu sangat setia kepada Ogal.
“Rasanya saya sudah tidak punya siapa-siapa lagi, Bu,” tiba-tiba Ogal berkata dengan suara agak berat. Bu Tutik memegang lengan Ogal sambil mengelus rambutnya.
“Jangan berkata begitu, anakku. Kami akan menjadi orang tuamu sampai kapanpun.”
[....]
Latar waktu cerita pada kutipan cerpen tersebut adalah ...
pagi hari
siang hari
sore hari
malam hari
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
[....]
Malam terasa berat, tetapi sinar bulan cukup untuk meremangkan ruangan. Perempuan dalam cermin itu diam, meski tahun – tahun yang tertoreh di wajahnya, ditubuhnya bertutur. Aku tidak mengenalinya. Wajah itu bukan wajahku. Mata itu bukan mataku. Tubuh itu terlalu kering untukku. Ia sembab dan biru. Mungkin lelah. Atau putus asa,. Tetapi, jelas ia marah.
[....]
Makna kata meremangkan pada kalimat pertama kutipan cerpen tersebut adalah...
agak gelap
menyeramkan
membuat redup
membuat terang
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Yang mencintaimu tidak hanya satu orang, yang memperhatikanmu juga tidak satu orang, yang perlu kamu juga tidak hanya satu orang, ada keluargamu, teman-tamanmu, orang di sekitarmu yang perlu kehadiranmu dalam hidup mereka, jangan jadikan satu orang sebagai alasan untukmu berhenti berharap hidupmu harus tetap berjalan.
Nilai moral pada teks cerita tersebut adalah ...
Selalu optimis menghadapi permasalahan
Selesaikan tugas dengan tanggung jawab
Usaha yang sungguh-sungguh pasti ada hasilnya
Bersyukur atas karunia Tuhan
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
“Siapa namamu, Nak!” tanya petugas jaga.
Alasan ketidaktepatan penggunaan tanda baca pada kalimat tersebut adalah ….
tanda koma (,) digunakan sebelum kata sapaan.
tanda titik (.) digunakan untuk mengakhiri kalimat.
tanda kutip ganda (“…”) dipakai untuk petikan langsung.
tanda seru (!) tersebut digunakan untuk mengakhiri kalimat tanya.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
(1) “Ma, perutku sakit sekali. Sebelah sini, Ma”. Aku menunjuk bagian lambung. (2) Mama tampak lebih khawatir lagi karena takut terjadi apa-apa padaku. Mama lalu mengajakku ke dokter. (3) Tapi, Ma, hari ini, kan aku ada ulangan bahasa Indonesia jam pertama. (4) “Nanti, ulangan susulan saja. Kalau tidak diobati sekarang, nanti makin parah. (5) Kalau kamu masuk rumah sakit saat ulangan umum minggu depan, bagaimana?” bujuk Mama.
Kalimat yang membuktikan tokoh mama penyayang ditunjukkan nomor ....
3
4
2
5
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Setibanya Pak Usman di restoran kecil sepulang dari sekolah, Larasati segera memulai pembicaraan. "Sebelum membicarakan soal Diah, saya perlu menjelaskan mengapa saya tidak mau membicarakan hal ini di sekolah karena yang ingin bicarakan, yaitu masalah yang harus diselesaikan dengan kacamata kemanusiaan, bukan kedinasan."
"Maksud ibu apa? Saya khawatir, keinginan Bapak untuk menghukum Diah itu karena kebencian Bapak terhadap saya. Selama ini orang kan tahu saya sangat prihatin terhadap Diah. Dia anak yang lemah pak, sudah mengalami berbagai cobaan hidup, sering murung karena menerima beban yang terlalu banyak dalam hidupnya."
Kedudukan tokoh pak usman dan Larasati dalam kutipan cerpen tersebut, yaitu..
antagonis dan penengah
protagonis dan penengah
protagonis dan protagonis
antagonis dan protagonis
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Sarjo mempersilakan Pak Sukardi beserta anak buahnya untuk masuk ke rumahnya melihat tanaman koleksi Sarjo sekaligus mampir untuk beristirahat. Pak Sukardi kaget melihat koleksi Sarjo. Ternyata Sarjo memiliki bonsai yang lebih banyak daripada koleksi di rumahnya.
"Mas, saya ingin membeli bonsai yang berpot besar itu!"
"Sudah Pak, ambil saja! Saya sudah sejak kecil mengumpulkan ini semua."
(Andi Dwi Handoko, "Bonsai")
Karakter tokoh Sarjo dalam kutipan teks tersebut adalah ....
ramah, telaten, dermawan
ceroboh, malas, kaya
rajin, pemarah, teliti
cermat, pelit, perhitungan
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?