Search Header Logo

PAT BAHASA INDONESIA KELAS 12

Authored by Husnah Abdullah

Social Studies, Fun, World Languages

1st Grade

Used 13+ times

PAT BAHASA INDONESIA KELAS 12
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

40 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah kutipan novel "Sunset Bersama Rosie" berikut.

Tegar, seorang pemuda sukses dengan tingkat kemapanan luar biasa, bertanggung jawab, jujur, tampan, tubuh atletis, tak kurang suatu apa pun, namun belum menikah hingga usianya sudah 35 tahun. 

 

Tegar pernah patah hati, menyaksikan pujaan hatinya, Rosie (yang telah dia cinta selama 20 tahun) dilamar oleh sahabatnya sedniri yang baru dikenalkannya pada Rosie dua bulan yang lalu.

 

Rosie amat sangat menyukai sunset, tak pernah sekalipun wajahnya berpaling saat 47 detik sunset berlangsung, kecuali saat Nathan melamarnya di atas puncak Gunung Rinjani. Rosie memandang wajah Nathan. 

Karakter tokoh Tegar dalam kutipan novel tersebut dapat diketahui melalui ...

Dialog antartokoh

Penjelasan langsung

Pikiran tokoh

Tindakan tokoh

Tanggapan tokoh lain

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Begitulah takdir membentuk suatu kisah yang sangat panjang hanya untuk menyatukan kedua orang tersebut. Setelah melalui banyak kesedihan, waktu, akhirnya mereka diberi kesempatan untuk bersama.

 

Struktur dalam kutipan novel di atas adalah  .......

Orientasi

Komplikasi

Resolusi

Koda

Evaluasi

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

 

Perhatikan kutipan novel berikut ini!

 

Kutipan novel I:

 

Beberapa bulan setelah ibumu meninggal dunia, sudah mamak suruh dia kawin saja dengan perempuan lain, baik orang Makassar atau orang lain negri. Dia hanya menggeleng saja, dia belum hendak kawin sebelum engkau besar, Udin. Pernah dia berkata: separo hatinya ikut ibunya ke kuburan, dia tinggal di dunia ini dengan hati yang separo lagi. Betapa dia takkan begitu, ia cinta kepada ibumu.

 

Kutipan novel II:

 

"Sekarang," katanya. "Saya sudah ada disisi ibu kembali. Aada saya bawa obat kali ibu. Kata orang Jakarta.. mujarab benar obat itu. Obat encok namanya." Ibu Mariawati tertawa. "Kini pun obat sudah memberi berkat, Astri. Kalau aku melihat wajahmu, aku sehat sudah. Biar terbang penyakit itu, dan aku sembuh sendiri kelak"

"Moga-moga, tetapi seelok-eloknya kaki ibu itu diobati juga, supaya sembuh benar benar. Biar saya kenakan ..."

"Tidak Astri, jangan tergesa-gesa! Obat minum, verban dan sekaliannya itu sudah kuderitakan sehari-harian."

Astri tertawa. "Siapa yang meminumkan obat itu? Makcih Liah agaknya?" Tanyanya

"Tidak, dia patuh. Tetapi Asnah, tak dapat dibantah kehendaknya."

 

Perbedaan karakteristik kedua novel tersebut adalah....

Novel 1 bahasanya sulit dipahami, novel 2 bahasanya mudah dipahami

Novel 1 watak tokoh utamanya yang mencintai istrinya berlebihan, novel 2 watak tokoh utamanya taat pada orang tua

Novel 1 sudut pandang orang utama, novel 2 sudut pandang orang ketiga

Novel 1 kerinduan, novel 2 kecintaan

Novel 1 kecintaan, novel 2 kerinduaan

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Cermati kutipan novel berikut!

 

Kamu harus menuruti etika keluarga. Jangan jatuh cinta pada sepupumu, Warno. Banyak wanita lain yang jatuh cinta kepadamu. Anak pak RT itu, berkali-kali menanyakan nasibmu.

 

Nilai yang terkandung dalam penggalan novel di atas adalah .....

Adat

Sosial

Ekonomi

Pendidikan

Nasionalisme

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah Penggalang novel dibawah ini.

 “Walau apa katamu terhadapku, walau kaucaci maki aku, kaukutuki aku, aku terima. Tapi, untuk membiarkan Masri dan Arni hidup sebagai suami istri, padahal Tuhan telah melarangnya, o ... o... o .... itu telah melanggar prinsip hidup setiap orang yang percaya pada-Nya. Kau memang telah berbuat sesuatu yang benar sebagai ibu yang mau memelihara kebahagiaan anaknya. Tapi, ada lagi kebenaran yang lebih mutlak yang tak bisa ditawar-tawar lagi, yakni kebenaran yang dikatakan Tuhan dalam kitab-Nya. Prinsip hidup segala manusialah menjunjung kebenaran Tuhan”Kemarau, A.A. Navis

Nilai agama yang terdapat dalam kutipan novel tersebut ......

 Segala keputusan hendaknya selalu dikembalikan pada ajaran agama.

Kesabaran seorang ayah dalam menghadapi perilaku anakanaknya

Tuhan melarang perkawinan beda agama.

Keikhlasan seorang ibu dalam membahagiakan anaknya.

Melanggar prinsip agarna mendatangkan kesengsaraan.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Cermati pengggalan teks novel tersebut.

Semuanya seperti musim kering; kemarau dating dan angina gersang menusu-nusuk. Semuanya seperti musim basah; hujan dan badai adalah nyanyian dalam sedih dan ngilu. Semuanya seperti perih, ketika langit tak menyisakan cerita apa-apa. Semuanya menjadi sepi.

Gaya bahasa dalam kutipan novel di atas adalah gaya bahasa…..

antithesis 

Metefora  

Personifikasi

Hiperola

Hiberbola

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 1 pt

Bacalah kutipan novel 9 Matahari karya Adenita berikut ini!

“….orang hebat adalah orang yang bisa bersalaman dengan kesulitan. Jadi kalau kamu semua lagi punya kesulitan, hadapi! Jangan takut… Ibaratnya gini loh, kamu sudah memutuskan untuk menceburkan diri ke sungai maka pilihannya adalah terus berenang untuk sampai ke tepian dan meraih semuanya.

Menyerah bukan pilihan untuk hidup. Karena menyerah cuma akan membuat kamu tenggelam di tengah sungai dan mati tanpa diketahui orang.” “Ibarat orang terjatuh, aku harus bangkit dulu dan memastikan kakiku cukup kuat untuk berjalan atau berlari, baru mengulurkan tangan untuk membantu.” “Ikhlas itu nggak pakai tapi, Sayang. Ikhlas berarti kamu menerima segalanya dengan lapang hati kesalahan dalam bentuk apa pun yang sudah pernah terjadi.

Biarkan hati kita seluas lautan. Ibarat setitik tinta yang kalau kamu teteskan di segelas air dan bakal bikin airnya hitam, beda dengan kalau kamu teteskan ke laut. Ngerti’kan, Tar? Karena lautan itu luas, dan seperti itulah harusnya hatimu ketika kamu bilang ikhlas, Tari… Sudah tidak ada lagi yang tersisa.”

Pandangan yang disampaikan pengarang dalam cupikan novel tersebut adalah….

orang hebat adalah orang yang pantang menyerah dan ikhlas menjalani

orang hebat adalah orang yang tidak takut menghadapi kesulitan

kesulitan itu harus dihadapi sepanjang bisa dan mampu menjalaninya

menyerah bukan pilihan yang baik untuk mempertahankan kehidupan

kesulitan itu harus dihadapi dan di jalankan

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?