
penilaian 3 Drama
Authored by aprilia miftahurrohmah
World Languages
8th Grade
Used 3+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
30 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Ibu : Pak Gi ini benar-benar seorang pejuang yang tak pernah melupakan cita-citanya.
Anak : Cita-cita yang mana, Bu?
Ibu : Bahwa yang tak kalah penting dengan perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Lha ini semua kan bukti keberhasilan beliau melawan kemiskinan?
Anak : Ibu sendiri kenapa tidak mengikuti jejak Pak Gi?
Ibu : Sebagai mantan bagian dapur umum, saya tetap berjuang terus, lho! Melawan kelaparan …”
Kado Istimewa, Jujur Prananto
Penggambaran watak Pak Gi yang diungkapkan pengarang pada penggalan di atas melalui ….
Ciri-ciri fisik tokoh
Lingkungan sekitar tokoh
Perbincangan tokoh lain
reaksi tokoh-tokoh lain
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Badi: “Aku minta jawaban nomor 15 sampai 20 Bud!”
Budi: “Tidak Bisa Ban,”
Bandi: “Kenapa? Kita sahabat bud, kita harus kerjasama”
Andini: “Iya Bud, kita harus kerja sama”
Adit: “Iya, kamu kan yang paling pintar disini bud”
Budi: “tapi bukan kerjasama seperti ini teman-teman”
Ita: “Kenapa memang Bud? Hanya 5 soal saja!”
isi cuplikan drama tersebut adalah...
Budi memberikan sontekan kepada sahabatnya
Budi bersikap teguh pendirian tidak akan bekerja sama dalam hal yang salah
Ita dan Budi mengerjakan soal latihan dengan cara bekerja sama
sekelompok siswa sedang mengerjakan soal-soal latihan
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Perhatikan drama berikut!
Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru.
Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain.
(Istri Masut masuk ke ruangan membawa teh hangat).
Istri Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir)
Guru : Bisa saja istri kamu, Ut.
latar tempat kutipan drama tersebut adalah...
Rumah guru
Ruang kerja
Ruang guru
Rumah Masut
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Perhatikan kutipan naskah drama berikut!
Rina : Apa-apaan sih? Kok posterku disobek?
(menahan marah)
Aji : […]
Rina : Maaf..maaf enak saja!
Aji : (dengan amat menyesal)
Iya deh, aku ganti postermu. Tapi kamu mau maafin aku kan?
Rina : Ya. Lain kali kamu jangan ceroboh.
Aji : (dengan tersenyum)
Oke, Bos!
Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah...
Maafin aku Rina. Aku tidak sengaja.
Maafin aku Aji. Aku tidak sengaja.
Begitu saja kok kamu marah, Rin.
Baiklah aku akan beli yang baru.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Cermati percakapan dalam drama berikut !
Amir : Di, kita berangkat sekolah sekarang.
(Amir berdiri di depan pintu, lalu Dodi mendekat)
Dodi : Maaf, Mir, tunggu sebentar.
(Dodi mnyuruh Amir duduk)
Amir : Sebentar, apa lagi yang akan kamu kerjakan ?
Dodi : Biasa, mengisi dua bak mandi setiap hari.
Amanat cuplikan drama di atas adalah ....
Berangkat sekolah harus lebih pagi.
Bekerjalah sebaik mungkin
Jadilah anak yang rajin.
Selesaikan pekerjaan di rumah dengan baik.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Perhatikan cuplikan drama berikut!
lbu : Vian, mandi dulu, masa bagun tidur nyisir sih. Vian iya, Bu (seraya menuju kamar mandi)
lbu : [ ... J (1)
Vian : Eh iya, sudah nggak sabar pengen ketemu bu guru baru.
lbu : Jangan lupa handuknya.
Vian : [ ... J (2)
Dialog yang tepat untuk melengkapi naskah drama tersebut adalah ....
(1) Jangan lupa sikat gigi
(2) Tentu aku tak mau basah
(1) Jangan lupa sarapan pagi
(2) Tentu aku akan sarapan
(1) Jangan lupa Shalat Subuh
(2) Tentu aku akan simpan
(1) Jangan lupa susun buku
(2) lya ibuku tersayang
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
5 mins • 1 pt
Perhatikan teks drama berikut!
Elis : (Datang dari ruang dalam) “Ya ... Pak. Ada apa, Pak?
Kakek : “Mana Ari dan Adi? Sudah sore begini belum
di rumah?”
Elis : “Main ... Pak. Tadi bawa motor.”
Kakek : “Aduh, Elis. Bagaimana Anda membesarkan anak?
Akan jadi apa cucuku kelak?”
Elis : “Sudahlah ... Pak. Kan, Adi dan Ari sudah biasa naik
motor.”
Kakek : “Kau dan suamimu memanjakannya. Mereka masih
SMP, belum berhak punya SIM.”
Elis : “Biar masa kecil mereka senang, Pak! Tidak seperti
kita dulu.”
Kakek : “Aduh ... Lis! Itu, cara mendidik anak yang salah."
Sikap Elis terhadap anaknya pada percakapan tersebut adalah ...
sayang
bijaksana
memanjakan
tegas
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?