Search Header Logo

Kuis Teks Drama

Authored by Jali Yulaeni

Arts

8th Grade

Used 1+ times

Kuis Teks Drama
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

20 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Dahlan: Kamis malam Jumat. Jumat apa?

Rosana : Malam Jumat Kliwon, Pak! Bukankah hari kelahiran ibu juga jatuh pada hari Jumat Kliwon?

Dahlan : Ya, beutul! Ibumu waktu mau meninggal kurang satu minggu sudah ada tanda-tanda.....nasihat-nasihat berharga. Masa hidupnya banyak meninggalkan kesan teladan. Tetapi....juga ada kelemahannya.

Rosana : Kelemahan? Memang manusia tidak ada yang sempurna

Dahlan : Ya, jangan sampai menurun pada anak cucu. Ibumu dahulu sakit-sakitan karena banyak pikiran. Ikut-ikutan orang jual-beli perhiasan. Barangnya hilang, ibumu gigit jari menanggung hutang. Siapa lagi kalau bukan Bapak yang turun tangan?

Rosana : Bukankah pada diri Bapak juga ada kelemahannya?

Dahlan : Apa? Bapak rasa tidak ada! (Tongkat terjatuh, kemudian dipungut lagi)

Rosana : Maaf, Pak.. ibu bertambah sakit akibat Bapak dahulu sering mabuk judi, bukan? Ros masih ingat barang-barang rumah dilelang. Habis terjual!

Dahlan : Ya...., itu akibat perbuatan ibumu, tahu! (keras). Serakah dan mau menang sendiri. Mudah-mudahan pengalaman pahit, miskin, tidak terulang lagi!

Pesan atau amanat yang terkandung dalam penggalan drama di atas adalah....

sifat serakah dan suka berjudi membuat orang hancur

nasib manusia ditentukan oleh Tuhan

sifat buruk menurun pada anak

manusia berusaha untuk sempurna

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Dahlan: Kamis malam Jumat. Jumat apa?

Rosana : Malam Jumat Kliwon, Pak! Bukankah hari kelahiran ibu juga jatuh pada hari Jumat Kliwon?

Kutipan naskah drama tersebut mengandung nilai...

Budaya

Sosial

Moral

Religi

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Inu : “Tenang, Jati. Tidak ada apa-apa!

Jati : “Enak saja! Senang ya dapat membuat orang lain menangis.

Inu : “Jati, apakah setiap tangis itu duka?

Jati : “Tetapi, dia jelas tampak menderita!

Inu : “Tampak menderita tidak sama dengan nyata-nyata menderita, kan?

Suasana yang tergambar dalam cuplikan drama tersebut adalah…

kekhawatiran

ketakutan

kesedihan

kegembiraan

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Satilawati : Pengecut! Sedikit diserang kritik orang, engkau hendak melarikan diri. Untuk menjaga nama supaya jangan merosot. Aku sudah maklum.

Ishak : (Sambil menunjuk ke luar) Pergi daripadaku. Engkau boleh memusuhi aku. Untuk cita-cita aku bersedia mengorbankan segalanya juga cintaku.

Watak tokoh Ishak dalam penggalan drama di atas adalah....

pembual

santun

angkuh

pemberani

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Guru : "Mana buku pekerjaan rumahmu?"

Rangga : "Ini, Pak."

Guru : "Kamu sudah mengerjakan pekerjaan rumah itu?"

Rangga : "Ya, ini pekerjaan rumah saya, Pak."

Guru : ....................................

Rangga " "Terima kasih, Pak."

Kalimat yang tepat untuk melengkapi penggalan naskah drama di atas adalah ....

"Tampaknya kamu menyontek."

"Ya. Kamu mengerjakan sendiri?"

"Oh, ini hasil kerja yang baik."

"Wah, kamu belum selesai."

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Ayu : Sudah malam lo Sis, kita harus segera pulang

Siska : Sudahlah Yu, tenang saja toh ini baru jam sembilan lebih sedikit. Jalanan masih ramai

Ayu : Ih, sudah malam begini kok tenang. Kan kita perempuan, masak pulang sampai larut malam. Tidak enak kan dengan tentangga. Nanti mereka mengira kita suka keluyuran malam.

Siska : (Dengan sikap tenang) Sudah, nanti saya antar kamu. Memang repot, kita ini perempuan tidak wajar kalau pulang terlalu malam. Kita pun tidak berani melanggar aturan tidak tertulis di masyarakat kita ini. Penggalan drama di atas mengandung nilai...

Budaya

Moral

Sosial

Pendidikan

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Ibu : Pak Gi ini benar-benar seorang pejuang yang tak pernah melupakan cita-citanya.

Anak : Cita-cita yang mana, Bu?

Ibu : Bahwa yang tak kalah penting dengan perang melawan kemiskinan dan kebodohan. Lha ini semua kan bukti keberhasilan beliau melawan kemiskinan?

Anak : Ibu sendiri kenapa tidak mengikuti jejak Pak Gi?

Ibu : Sebagai mantan bagian dapur umum, saya tetap berjuang terus, lho! Melawan kelaparan …”

Kado Istimewa, Jujur Prananto

Penggambaran watak Pak Gi yang diungkapkan pengarang pada penggalan di atas melalui ….

Ciri-ciri fisik tokoh

Lingkungan sekitar tokoh

Perbincangan tokoh lain

Reaksi tokoh-tokoh lain

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?