
REMEDIAL DRAMA
Authored by Nia Sofyana
World Languages
11th Grade
Used 9+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
25 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Perempuan tua : “Sabarlah, Ia masih sakit”
Satilawati : “Betul ia sakit? Sakit turunan?”
Perempuan tua : “ Tidak. Tapi dia memang sakit. Itu perbuatan Kartili”
Satilawati : “Nenek!”
Perempuan tua :” Kartili yang berbuat, ia ingin merampas engkau dari Ishak.”
Satilawati : “Mungkinkah ia berbuat itu?”
Perempuan tua : “Mungkin. Tapi, sudahlah”
Watak tokoh kartili dalam kutipan tersebut adalah ….
Culas
Pemarah
Pencemburu
Pengecut
Penakut
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Perempuan tua : “Sabarlah, Ia masih sakit”
Satilawati : “Betul ia sakit? Sakit turunan?”
Perempuan tua : “ Tidak. Tapi dia memang sakit. Itu perbuatan Kartili”
Satilawati : “Nenek!”
Perempuan tua :” Kartili yang berbuat, ia ingin merampas engkau dari Ishak.”
Satilawati : “Mungkinkah ia berbuat itu?”
Perempuan tua : “Mungkin. Tapi, sudahlah”
Konflik yang ada dalam kutipan tersebut adalah ….
Kartili sangat mencintai satilawati
Satilawati tidak mencintai kartili
Ishak beristirahat di rumah nenek karena sakit
Nenek ingin satilawati tidak meninggalkan Ishak
Kartili ingin merebut Satilawati dari kekasihnya
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Ibu : Tidak menoleh benar malam lebaran, lebaran Narto, dengarlah tabuh itu bersahut- sahutan pada malam lebaran seperti ini dia pergi, pergi dengan tidak meninggalkan kata.
Gunarto : Agak kesal Ayah…?
Ibu : Keesokan harinya, hari lebaran sesudah sembahyang aku memaafkan dosanya.
Gunarto : Kenapa ibu ingat juga waktu yang lampau, mengingat kapada orang yang tak pernah lagi mengingat kita.
Ibu : Memandang Gunarto aku merasa ia masih ingat kita, Gunarto.
Berdasarkan kutipan drama di atas, termasuk jenis drama ….
melodrama
Opera
Tablo
Komedi
Sendratari
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Pagi itu terasa amat dingin menusuk kulit, ketika Rian dan Alma sama-sama meneguk kopi bersama untuk sekadar menghangatkan hubungan mereka yang nyatanya lebih dingin dari udara. Mereka bingung akan memulai dari mana. Setelah beberapa menit hanya diam, akhirnya Alma membuka percakapan pagi itu dengan suara lirihnya.
Paragraf di atas merupakan bagian dari naskah drama bagian ....
Epilog
Resolusi
Konflik
Prolog
Dialog
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Sukro : Sudahlah, Min! Suatu saat pasti berhasil. Jangan mudah putus asa!
Tasmin : Tapi, saya sudah keluar modal banyak. Kapan sepeda motorku bisa kembali?
Watak tokoh Sukro berdasarkan dialog di atas adalah ....
Pesimis
Pemarah
Optimis
Kritis
Penyabar
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Dahlan : "Kamis malam Jumat. Jumat apa?"
Rosana : "Malam Jumat Kliwon, Pak! Bukankah hari kelahiran ibu juga jatuh pada hari Jumat Kliwon?"
Dahlan : "Ya, beutl! Ibumu waktu mau meninggal kurang satu minggu sudah ada tanda-tanda.....nasihat-nasihat berharga. Masa hidupnya banyak meninggalkan kesan teladan. Tetapi....juga ada kelemahannya."
Rosana : "Kelamahan? Memang manusia tidak ada yang sempurna"
Dahlan : "Ya, jangan sampai menurun pada anak cucu. Ibumu dahulu sakit-sakitan karena banyak pikiran. Ikut-ikutan orang jual-beli perhiasan. Barangnya hilang, ibumu gigit jari menanggung hutang. Siapa lagi kalau bukan Bapak yang turun tangan?"
Rosana : "Bukankah pada diri Bapak juga ada kelemahannya?"
Dahlan : "Apa? Bapak rasa tidak ada!" (Tongkat terjatuh, kemudian dipungut lagi)
Rosana : "Maaf, Pak.. ibu bertambah sakit akibat Bapak dahulu sering mabuk judi, bukan? Ros masih ingat barang-barang rumah dilelang. Habis terjual!"
Dahlan : "Ya...., itu akibat perbuatan ibumu, tahu! (keras). Serakah dan mau menang sendiri. Mudah-mudahan pengalaman pahit, miskin, tidak terulang lagi!"
Pesan atau amanat yang dapat diambil dari penggalan naskah drama di atas adalah ....
Nasib manusia sudah ditentukan oleh Tuhan YME.
Berusahalah sekeras mungkin agar hidup tidak jatuh miskin.
Sifat serakah dan kebiasaan berjudi bisa menghancurkan orang.
Baik dan buruknya sifat anak tergantung dari kebiasaan dan didikan orang tua
Jadilah orang yang mengakui kesalahan agar hidup lebih tenang.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Perhatikan teks drama berikut!
Elis : (Datang dari ruang dalam) “Ya ... Pak. Ada apa, Pak?
Kakek : “Mana Ari dan Adi? Sudah sore begini belum
di rumah?”
Elis : “Main ... Pak. Tadi bawa motor.”
Kakek : “Aduh, Elis. Bagaimana Anda membesarkan anak?
Akan jadi apa cucuku kelak?”
Elis : “Sudahlah ... Pak. Kan, Adi dan Ari sudah biasa naik
motor.”
Kakek : “Kau dan suamimu memanjakannya. Mereka masih
SMP, belum berhak punya SIM.”
Elis : “Biar masa kecil mereka senang, Pak! Tidak seperti
kita dulu.”
Kakek : “Aduh ... Lis! Itu, cara mendidik anak yang salah."
Tokoh Utama dalam penggalan drama tersebut adalah ....
Ari dan Adi
Elis dan Kakek
Kakek, Adi, dan Ari
Kakek, Ari, Adi, dan Elis
Ari dan Kakek
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?