Search Header Logo

Pretest obat anti anemia

Authored by Citra Ayu Aprilia

Other

University

Used 3+ times

Pretest obat anti anemia
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

10 mins • 10 pts

  1. Seorang wanita hamil berusia 23 tahun dengan usia kehamilan 16 minggu datang dengan keluhan lemah dan lesu. Dokter mendiagnosis wanita ini menderita anemia. Tidak ada riwayat anemia sebelumnya. Hb = 10 mg/dl (normal = 12-16 mg/dl), apus darah tepi= anemia mikrositik. Riwayat alergi obat atau makanan tidak ada Terapi yang paling optimal untuk anemia dan kehamilannya adalah:

Diet tinggi serat

Injeksi eritropoietin

Tablet fero sulfat

Suplemen asam folat

Injeksi hidrokobalamin

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

10 mins • 10 pts

Efek samping apa yang paling sering pada pemberian preparat besi?

Hipertensi

Mual muntah

Sakit kepala

gemetar

konstipasi

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

10 mins • 10 pts

Seorang wanita hamil dengan usia kehamilan 16 minggu datang dengan keluhan lemah dan lesu. Riwayat anemia sebelumhya disangkal. Riwayat penyakit anemua pada keluarganya diakui. Dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb: 10 g/dl (normal, 12-16 g/dl). Hasil SADT: anemia makrositer, peningkatan konsentrasi transferin serum, dan konsentrasi B12 serum normal. Terapi yang cocok untuk pasien ini adalah:

Asam folat

Vitamin K

Cobalamin

Eritropoietin

Besi

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

10 mins • 10 pts

Pada kondisi apakah, pasien dipertimbangkan untuk diberikan terapi besi secara parenteral?

Gastritis

Ibu hamil

Reseksi usus besar

Anemia ringan

Inflammatory Bowel Disorder

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

10 mins • 10 pts

  1. Datang seorang wanita hamil dengan usia kehamilan 12 minggu datang dengan keluhan lemah dan lesu. Dari hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan Hb: 10 g/dl (normal, 12-16 g/dl). Hasil SADT: anemia makrositer, peningkatan konsentrasi transferin serum, dan konsentrasi B12 serum rendah. Terapi yang cocok untuk pasien ini adalah:

Cyanocobalamin

Eritropoietin

Asam folat

Vitamin K

Besi

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

10 mins • 10 pts

Terapi yang dibutuhkan jika terjadi toksisitas akibat pemberian besi adalah:

Sianokobalamin

Deferoksamin

Eritropoetin

Zidovudine

Piridoksin

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

10 mins • 10 pts

Mekanisme kerja suatu obat adalah berpartisipasi dalam metabolisme homosistein menjadi sistein. Obat apakah yang memiliki mekanisme kerja seperti di atas?

Cyanocobalamin

Eritropietin

Asam folat

Vitamin K

Besi

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?