Asesmen Diagnostik Anekdot

Asesmen Diagnostik Anekdot

10th Grade

5 Qs

quiz-placeholder

Similar activities

Puisi SMA 1 SUMBER 2020 Kelas X

Puisi SMA 1 SUMBER 2020 Kelas X

10th Grade

10 Qs

Kuis - Surat lamaran pekerjaan

Kuis - Surat lamaran pekerjaan

9th - 12th Grade

10 Qs

Teks Cerita Pendek Kelas 9

Teks Cerita Pendek Kelas 9

9th - 10th Grade

10 Qs

LATIHAN PAT KELAS X

LATIHAN PAT KELAS X

10th Grade

10 Qs

10.B  QUIZ 17 05

10.B QUIZ 17 05

10th Grade

10 Qs

Surat Lamaran Pekerjaan

Surat Lamaran Pekerjaan

9th - 12th Grade

10 Qs

Tayo Bahasa Indonesia Tema 4

Tayo Bahasa Indonesia Tema 4

10th Grade

10 Qs

REMEDI PAT BAHASA INDONESIA KELAS X SEMESTER GANJIL

REMEDI PAT BAHASA INDONESIA KELAS X SEMESTER GANJIL

10th Grade

10 Qs

Asesmen Diagnostik Anekdot

Asesmen Diagnostik Anekdot

Assessment

Quiz

World Languages

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Susilo Ibnu Santoso

Used 5+ times

FREE Resource

AI

Enhance your content in a minute

Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...

5 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah teks anekdot berikut dengan cermat!

Nasib Karyawan Honorer

Deri seorang karyawan honorer di sebuah perkantoran. Deri suka mengeluh. 1) Gajinya sebagai karyawan honorer hanya sembilan ratus ribu rupiah per bulan. Hari ini Deri bertemu teman lamanya, Joni.

2) "Mengapa kamu banyak mengeluh, deri?" tanya Joni, temannya yang bekerja di sebuah bank besar.

3) "Ya, bagaimana aku tidak mengeluh? Aku kuliah selama empat tahun. Setelah lulus aku bangga mendapat gelar sarjana. Sarjana Percaya Diri."

"Sarjana Percaya Diri? Memangnya ada gelar itu?" Joni penasaran.

"Ya, tentu saja ada, Sarjana Percaya Diri. Bagaimana tidak percaya diri? Aku terlalu percaya diri akan menerima gaji besar setelah lulus. Namun, gajiku hanya sembilan ratus ribu rupiah per bulan. Gajiku ini kalau dibagi satu bulan, sehari hanya dapat penghasilan tiga puluh ribu rupiah. Padahal aku naik ojek ke tempat kerja pulang-pergi sudah habis tiga puluh ribu."

4) "Kalau jadi karyawan honorer ada tidak enaknya apa enggak sih, Deri?"Joni makin penasaran.

5) "Ya, tentu ada tidak enaknya! Karyawan honorer seperti aku mendapat pekerjaan yang lebih banyak daripada karyawan tetap. Selain itu, kalau ada kesalahan, karyawan honorer yang selalu disalahkan." Deri meyakinkan Joni.

Makna tersirat dalam teks anekdot tersebut adalah ....

Menasihati para karyawan honorer agar bekerja lebih rajin.

Memberikan hiburan kepada karyawan honorer yang sedang sedih.

Memberika kritikan kepada perkantoran tentang pelayanannya.

Menyindir karyawan honorer yang memiliki gaji besar.

Mengkritik perkantoran agar lebih menyejahterakan karyawan honorer.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah teks anekdot berikut dengan cermat!

Nasib Karyawan Honorer

Deri seorang karyawan honorer di sebuah perkantoran. Deri suka mengeluh. 1) Gajinya sebagai karyawan honorer hanya sembilan ratus ribu rupiah per bulan. Hari ini Deri bertemu teman lamanya, Joni.

2) "Mengapa kamu banyak mengeluh, deri?" tanya Joni, temannya yang bekerja di sebuah bank besar.

3) "Ya, bagaimana aku tidak mengeluh? Aku kuliah selama empat tahun. Setelah lulus aku bangga mendapat gelar sarjana. Sarjana Percaya Diri."

"Sarjana Percaya Diri? Memangnya ada gelar itu?" Joni penasaran.

"Ya, tentu saja ada, Sarjana Percaya Diri. Bagaimana tidak percaya diri? Aku terlalu percaya diri akan menerima gaji besar setelah lulus. Namun, gajiku hanya sembilan ratus ribu rupiah per bulan. Gajiku ini kalau dibagi satu bulan, sehari hanya dapat penghasilan tiga puluh ribu rupiah. Padahal aku naik ojek ke tempat kerja pulang-pergi sudah habis tiga puluh ribu."

4) "Kalau jadi karyawan honorer ada tidak enaknya apa enggak sih, Deri?"Joni makin penasaran.

5) "Ya, tentu ada tidak enaknya! Karyawan honorer seperti aku mendapat pekerjaan yang lebih banyak daripada karyawan tetap. Selain itu, kalau ada kesalahan, karyawan honorer yang selalu disalahkan." Deri meyakinkan Joni.

Kejadian yang menggelitik dari teks tersebut ditunjukkan angka ....

1)

2)

3)

4)

5)

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah teks anekdot berikut dengan cermat!

Nasib Karyawan Honorer

Deri seorang karyawan honorer di sebuah perkantoran. Deri suka mengeluh. 1) Gajinya sebagai karyawan honorer hanya sembilan ratus ribu rupiah per bulan. Hari ini Deri bertemu teman lamanya, Joni.

2) "Mengapa kamu banyak mengeluh, deri?" tanya Joni, temannya yang bekerja di sebuah bank besar.

3) "Ya, bagaimana aku tidak mengeluh? Aku kuliah selama empat tahun. Setelah lulus aku bangga mendapat gelar sarjana. Sarjana Percaya Diri."

"Sarjana Percaya Diri? Memangnya ada gelar itu?" Joni penasaran.

"Ya, tentu saja ada, Sarjana Percaya Diri. Bagaimana tidak percaya diri? Aku terlalu percaya diri akan menerima gaji besar setelah lulus. Namun, gajiku hanya sembilan ratus ribu rupiah per bulan. Gajiku ini kalau dibagi satu bulan, sehari hanya dapat penghasilan tiga puluh ribu rupiah. Padahal aku naik ojek ke tempat kerja pulang-pergi sudah habis tiga puluh ribu."

4) "Kalau jadi karyawan honorer ada tidak enaknya apa enggak sih, Deri?"Joni makin penasaran.

5) "Ya, tentu ada tidak enaknya! Karyawan honorer seperti aku mendapat pekerjaan yang lebih banyak daripada karyawan tetap. Selain itu, kalau ada kesalahan, karyawan honorer yang selalu disalahkan." Deri meyakinkan Joni.

Kalimat interogatif dalam anekdot tersebut adalah ....

"Ya, tentu ada tidak enaknya!"

"Aku kuliah selama empat tahun."

"Mengapa kamu banyak mengeluh, Deri?"

"Setelah lulus aku bangga mendapat gelar sarjana."

"Namun, gajiku hanya sembilan ratus ribu rupiah per bulan."

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Perhatikan paragraf berikut!

Deri seorang karyawan honorer di sebuah perkantoran. Deri suka mengeluh. Gajinya sebagai karyawan honorer hanya sembilan ratus ribu rupiah per bulan. Hari ini Deri bertemu teman lamanya, Joni.

Paragraf tersebut merupakan struktur anekdot bagian ....

abstraksi

orientasi

krisis

reaksi

koda

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Konjungsi 'wakt' pada teks anekdot tersebut terdapat pada kalimat ....

Deri seorang karyawan honorer di sebuah perkantoran.

"Namun, gajiku hanya sembilan ratus ribu rupiah per bulan."

"Kalau jadi karyawan honorer ada tidak enaknya apa enggak sih, Deri?"

"Aku terlalu percaya diri akan menerima gaji besar setelah lulus."

"Selain itu, kalau ada kesalahan, karyawan honorer yang selalu disalahkan."