
Menganalisis Nilai-nilai Hikayat
Authored by nita lustia
Other
Used 9+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Bacalah penggalan hikayat berikut!
”Janganlah adinda bertanya jua” jawab baginda dengan sedihnya.
”Pertanyaan itu hanya menambah luka Tuanku jua semata.”
”Ampun, Tuanku, orang yang arif tiada pernah putus asa sekali pun bagaimana juga cobaan yang datang ke atas dirinya. Tiada pula ia bersedih hati karena kesedihan tiada buahnya selain daripada menguruskan badan saja yang sudah ditakdirkan tiada juga akan tertolak olehnya.”
(Hikayat Kalilah dan Dimnah)
Nilai moral yang tertuang dalam penggalan cerita di atas tampak pada perbuatan ….
menghormati orang lain
mendahulukan kepentingan umum
menegur orang dengan bahasa yang sopan
menolong orang yang sedang menderita
membantu orang yang sedang bersedih hati
2.
MULTIPLE SELECT QUESTION
45 sec • 1 pt
Bacalah penggalan hikayat berikut!
Tuan puteri memandang ke dayang kipas itu. Kesepuluhnya menyembah, lalu mengundurkan diri mengisut ke belakang perlahan-lahan. Bangkitlah Mak Inang, lalu duduk di tepi tilak tujuh bertindih, lalu mengumpulkan bunga melur yang terselit-selit di suara tuan puteri itu.
Nilai yang terdapat pada penggalan tersebut adalah ….
sosial
moral
budaya
agama
pendidikan
3.
MULTIPLE SELECT QUESTION
45 sec • 1 pt
Bacalah penggalan hikayat “Indera Bangsawan” berikut!
Maka anakanda baginda yang dua orang itu pun sampailah usia tujuh tahun dan dititahkan pergi mengaji kepada Mualim Sufian. Sesudah tahu mengaji, mereka dititah pula mengaji kitab usul, fikih, hingga saraf, tafsir sekaliannya diketahuinya
Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu ....
nilai moral
nilai agama
nilai budaya
nilai pendidikan
nilai sosial
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Bacalah penggalan hikayat “Bunga Kemuning” berikut!
Istri sang raja sudah meninggal ketika melahirkan anaknya yang bungsu, sehingga anak sang raja diasuh oleh inang pengasuh. Putri-putri Raja menjadi manja dan nakal. Mereka hanya suka bermain di danau. Mereka tak mau belajar dan juga tak mau membantu ayah mereka.
Nilai yang terkandung pada penggalan hikayat di atas yaitu ....
nilai moral
nilai agama
nilai budaya
nilai pendidikan
nilai sosial
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Bacalah penggalan hikayat berikut dengan saksama!
Raja memang sudah mencari-cari kalung batu kuning di berbagai negeri, namun benda itu tak pernah ditemukannya. "Sudahlah Ayah, tak mengapa. Batu hijau pun cantik! Lihat, serasi benar dengan bajuku yang berwarna kuning," kata Puteri Kuning dengan lemah lembut. "Yang penting, ayah sudah kembali. Akan kubuatkan teh hangat untuk ayah," ucapnya lagi. Ketika Puteri Kuning sedang membuat teh, kakak-kakaknya berdatangan. Mereka ribut mencari hadiah dan saling memamerkannya.
Bukti yang mendukung bahwa kutipan tersebut terkandung nilai moral adalah ….
Raja mencari hadiah untuk anak-anaknya.
Membelikan tanda mata untuk anak-anaknya.
Seorang anak membuatkan teh untuk ayahnya.
Sebagai saudara harus saling terbuka dan empati.
Sesama keluarga tidak boleh saling iri dan bersaing.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
. Bacalah penggalan hikayat berikut dengan saksama!
Watuwe lalu mengingatkan agar Towjatuwa dan keturunannya tidak membunuh dan memakan daging buaya. Apabila larangan itu dilanggar maka Towjatuwa dan keturunannya akan mati. Sejak saat itu Towjatuwa dan anak keturunannya berjanji untuk melindungi bintang yang berada di sekitar sungai Tami dari para pemburu.
Pesan moral yang terdapat pada cerita tersebut adalah...
Harusnya orang makan daging
Pentingnya menepati janji
Harus menghormati orang lain
Kita harus pandai membahagiakan orang lain
Hendaknya memilih keluarga yang bisa memberikan keturunan.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
. Bacalah penggalan hikayat berikut dengan saksama!
“Anakku yang rajin dan baik budi! Ayahmu tak mampu memberi apaapa selain kalung batu hijau ini, bukannya warna kuning kesayanganmu!” kata sang raja. Raja memang sudah mencari-cari kalung batu kuning di berbagai negeri, namun benda itu tak pernah ditemukannya.
“Sudahlah Ayah, tak mengapa. Batu hijau pun cantik! Lihat, serasi benar dengan bajuku yang berwarna kuning,” kata Putri Kuning dengan lemah lembut.
Berikut ini merupakan nilai moral dari teks hikayat di atas adalah …
Kita harus menghormati orang tua, salah satunya adalah dengan bersikap lemah lembut kepada mereka.
Anak yang rajin dan baik budi selalu menuruti apa pun keinginan orang tua, termasuk dalam keburukan sekali pun.
Batu apa pun selalu serasi dipakai oleh Putri Kuning.
Keserasian baju dengan perhiasan adalah hukum alam.
Pemikiran orang tua selalu benar, bagaimana pun kondisinya.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?