
PH 2 Teks Cerita Sejarah
Authored by Nawawi awi
World Languages
12th Grade
Used 22+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
20 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 5 pts
Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!
Seorang laki-laki bernama Toba yang hidupnya sederhana tidak memiliki keluarga, hal yang Toba lakukan hanya memancing untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Penggalan tersebut merupakan bagian
Pengenalan situasi
Pengungkapan peristiwa
Menuju konflik
Puncak konflik
Penyelesaian
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 5 pts
Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!
Pada suatu hari saat memancing Toba mendapati kail pancingnya menangkap ikan yang besar. Namun Toba terkejut saat mendapati ikan besar tersebut berubah menjadi seorang wanita cantik.
Penggalan tersebut merupakan bagian:
Pengenalan situasi
Pengungkapan peristiwa
Konflik
Puncak konflik
Penyelesaian
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 5 pts
Cermatilah penggalan teks cerita sejarah berikut!
Akhirnya dia memutuskan pulang untuk makan, sampai di tengah jalan dia menemukan anaknya sedang tidur dengan bekal di sampingnya. Ketika dibangunkan Samosir mengaku telah memakan habis bekalnya dan tertidur disana.Alangkah marahnya Toba mendengar anaknya yang masih bersikukuh merasa dirinya benar. Hingga akhirnya tak sengaja dia melanggar sumpahnya dengan berujar bahwa Samosir adalah anak ikan.
Penggalan tersebut merupakan bagian:
Pengungkapan peristiwa
Konflik
Puncak konflik
Penyelesaian
Koda
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 5 pts
Bacalah penggalan teks sejarah dengan cermat!
Dalam terdiam yang sekilas begini, dia menemukan jawaban yang cerdik. Yaitu, dia anggap lebih baik bertanya, meminta pendapat atau saran dari Danurejo II. “Dus apa saran Tuan?”
Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.”
Hm?”
“Tapi. Seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.”
Fakta sejarah yang terdapat dalam penggalan di atas adalah …
Keadaan Majapahit
Perjuangan Ronggo Lawe
Perjuangan Gajah Mada
Kerajaan Taruma negara
Perjuangan Diponegoro
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 5 pts
Bacalah penggalan teks sejarah dengan cermat!
Dalam terdiam yang sekilas begini, dia menemukan jawaban yang cerdik. Yaitu, dia anggap lebih baik bertanya, meminta pendapat atau saran dari Danurejo II. “Dus apa saran Tuan?”
Mersa diakajeni, Danurejo II menjawab lurus, “Sebetulnya, melawan kompeni disadari Sri Sultan sebagai menimba air dengan keranjang.”
Hm?”
“Tapi. Seandainya terjadi persatuan yang menggumpal antara rakyat Yogyakarta dan rakyat Surakarta, bagaimanapun hal itu bisa menjadi kekuatan yang tidak terduga.”
Hal menarik yang bisa diteladani terdapat dalam penggalan di atas adalah …
tanggung jawab pemimpin
perjuangan mencapai kemerdekaaan
menghargai pimpinan sebelum bertindak
menjaga persatuan
menyatukan rakyat
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 5 pts
Cermatilah pengalan cerita sejarah berikut!
“Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari ketentuan
Maha Dewa. Sang Hyang Widhimerestui barang siapa punya kebenaran dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabku kiranya? Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak selalu berani mendirikan keadilan. Kejahatan selalu jadi bagian mereka yang tak berani yang mengingkari kebenaran mereka melanggar keadilan. Dua-duanya busuk, dua-duanya sumber keonaran di muka bumi ini….” Dan ia teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa. (Pramudya Ananta Toer, Mangir, Jakarta,KPG,2000)
Nilai yang mendominasi dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah ….
Agama
Moral
Pendidikan
Budaya
Estetika
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 5 pts
Cermatilah pengalan cerita sejarah berikut!
“Juga Sang Adipati Tuban Arya Teja Tumenggung Wilwatikta tidak bebas dari ketentuan
Maha Dewa. Sang Hyang Widhimerestui barang siapa punya kebenaran dalam hatinya. Jangan kuatir. Kepala desa! Kurang tepat jawabku kiranya? Ketakutan selalu jadi bagian mereka tak selalu berani mendirikan keadilan. Kejahatan selalu jadi bagian mereka yang tak berani yang mengingkari kebenaran mereka melanggar keadilan. Dua-duanya busuk, dua-duanya sumber keonaran di muka bumi ini….” Dan ia teruskan wejangannya tentang kebenaran dan keadilan dan kedudukannya di tengah-tengah kehidupan manusia dan para dewa. (Pramudya Ananta Toer, Mangir, Jakarta,KPG,2000)
Amanat dalam kutipan teks sejarah tersebut adalah ...
Perbuatan dosa dan dusta sama-sama akan melanggar keadilan.
Janganlah berbuat dusta karena akan menutup kesucian hati nurani.
Jangan takut membela kebenaran, karena sama buruknya dengan kejahatan.
Segala amalan akan diperhitungkan di hari akhir, sehingga senantiasa berbuat baik.
Seseorang yang memeliki kebenaran dalam hatinya akan selalu direstui Sang Kuasa.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?