Jenis Puisi

Jenis Puisi

8th Grade

7 Qs

quiz-placeholder

Similar activities

Cerkak (Cerita Cekak)

Cerkak (Cerita Cekak)

8th Grade

10 Qs

Quiz o Ekipie Friza

Quiz o Ekipie Friza

1st - 12th Grade

10 Qs

Teks Naratif (Cerita Fantasi)

Teks Naratif (Cerita Fantasi)

KG - Professional Development

11 Qs

Unggah-ungguh Basa

Unggah-ungguh Basa

8th Grade

10 Qs

Bahasa Indonesia kelas 7 Mudal

Bahasa Indonesia kelas 7 Mudal

1st - 10th Grade

10 Qs

PERMAINAN CATUR

PERMAINAN CATUR

1st - 12th Grade

10 Qs

Kuis B. Indo kls 2

Kuis B. Indo kls 2

1st - 12th Grade

12 Qs

Pożary

Pożary

8th Grade

10 Qs

Jenis Puisi

Jenis Puisi

Assessment

Quiz

Other

8th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

Lulun Safira

Used 1+ times

FREE Resource

AI

Enhance your content in a minute

Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...

7 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Serenda Hijau (WS. Rendra)

Kupacu kudaku.

Kupacu kudaku menujumu.

Bila bulan

menegurkan salam

dan syahdu malam

bergantung di dahan-dahan.

 

Menyusuri kali kenangan

yang berkata tentang rindu

dan terdengar keluhan

dari batu yang terendam

Kupacu kudaku.

 

Kupacu kudaku menujumu.

Dan kubayangkan

sedang kau tunggu daku

sambil kau jalin

rambutmu yang panjang.

Serenda

Satire

Romansa

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

NEGERIKU

Oleh: Gus Mus

Mana ada negri sesubur negeriku

Sawahnya tak hanya menumbuhkan padi, tehu dan jagung tapi juga pabrik, tempat rekreasi dan gedung

Prabot-prabot orang kaya di dunia dan burung-burung indah piaraan mereka berasal dari hutanku

Ikan-ikan pilihan yang mereka santap bermula dari lautku

Emas dan perak, perhiasan mereka digali dari tambangku

Air bersih yang mereka minum bersumber dari keringatku

Elegi

Satire

Ode

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Taman (karya Chairil Anwar)

Taman punya kita berdua

tak lebar luas, kecil saja

satu tak kehilangan lain dalamnya.

Bagi kau dan aku cukuplah

Taman kembangnya tak berpuluh warna

Padang rumputnya tak berbanding permadani

halus lembut dipijak kaki.

bagi kita bukan halangan.

Karena

dalam taman punya berdua

Kau kembang, aku kumbang

aku kumbang, kau kembang

Kecil, penuh surya taman kita

Tempat merenggut dari dunia dan 'nusia.

Maret, 1943

Satire

Eelegi

Romansa

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Dongeng Marsinah

Karya: Sapardi Djoko Damono

 

Marsinah buruh pabrik arloji

mengurus presisi:

merakit jarum, sekrup, dan roda gigi;

waktu memang tak pernah kompromi

ia sangat cermat dan pasti.

 

Marsinah itu arloji sejati,

tak lelah berdetak

memintal kefanaan

yang abadi:

“kami ini tak banyak kehendak

sekadar hidup layak,

sebutir nasi.”

 

Marsinah, kita tahu, tak bersenjata,

ia hanya suka merebus kata

sampai mendidih,

lalu meluap ke mana-mana.

“Ia suka berpikir,” kata Siapa,

“itu sangat berbahaya.”

 

Marsinah tak ingin menyulut api,

ia hanya memutar jarum arloji

agar sesuai dengan matahari.

“Ia tahu hakikat waktu,” kata Siapa,

“dan harus dikembalikan

ke asalnya, debu.”

Kritik sosial

Balada

Romansa

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Karangan Bunga

 

Tiga anak kecil

Dalam langkah malu-malu

Datang ke Salemba

Ini dari kami bertiga

Pita hitam dalam karanganan bunga

Sebab kami ikut berduka

Bagi kakak yang tertembak mati tadi siang

(Karya Taufik Ismail)

Ode

Elegi

Romansa

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Teratai (Sanusi Pane)

Kepada Ki Hajar Dewantara

 

Dalam kebun ditanah airku,

Tumbuh sekuntum bunga teratai,

Tersembunyi kembang indah permai,

Tidak terlihat orang yang lalu.

 

Akarnya tumbuh di hati dunia,

Daun bersemi laksmi mengarang,

Biarpun ia diabaikan orang,

Seroja kembang gemilang mulia.

 

Teruslah, o Teratai Bahagia,

Berseri di kebun indonesia,

Biar sedikit penjaga taman.

 

Biarpun engkau tidak dilihat,

Biarpun engkau tidak diminat,

Engkaupun turut menjaga Zaman.

Satire

Elegi

Ode

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Kau Ini Bagaimana Atau Aku Harus Bagaimana (Gus Mus)

 

Kau ini bagaimana

 

Kau bilang aku merdeka, kau memilihkan untukku segalanya

Kau suruh aku berpikir, aku berpikir kau tuduh aku kapir

 

Aku harus bagaimana

Kau bilang bergeraklah, aku bergerak kau curigai

Kau bilang jangan banyak tingkah, aku diam saja kau waspadai

Kau ini bagaimana

 

Kau suruh aku memegang prinsip, aku memegang prinsip kau tuduh aku kaku

Kau suruh aku toleran, aku toleran kau bilang aku plin-plan

Aku harus bagaimana

Kritik sosial

Elegi

Ode