
Kuis Mata Kuliah Psikologi Keluarga dan Sosial
Authored by Riastuty Utami
Other
University
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
14 questions
Show all answers
1.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
30 sec • 1 pt
Perkawinan adalah suatu hubungan antara seorang laki-laki dan perempuan yang diakui secara sosial, menyediakan hubungan seksual dan pengasuhan anak yang sah, dan didalamnya terjadi pembagian hubungan kerja yang jelas bagi masing-masing pihak baik suami maupun istri.
(a)
2.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
30 sec • 1 pt
uMenurut David Knox (1975) ada 3 (tiga) alasan positif mengapa seseorang melakukan pernikahan yaitu emotional security, companionship, desire to be a parent. Selanjutnya ia mengatakan bahwa alasan salah untuk menikah adalah physical attractiveness, economic security, pressure from parents, peers, partners or pregnancy, escape, rebellion or rescu.
(a)
3.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
30 sec • 1 pt
Turner dan Helms (1983) menyebutkan ada dua faktor motif seseorang menikah yaitu faktor pendorong dan faktor penarik. Hal-hal yang menjadi faktor penarik untuk melakukan
perkawinan adalah cinta, konformitas, legitimasi seks dan
anak. Sedangkan yang menjadi faktor pendorong adalah persahabatan, berbagi rasa dan
komunikasi.
(a)
4.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
30 sec • 1 pt
Periode Perkawinan Muda
Diawali dengan mulai adanya anak dalam kehidupan pasutri. Istri
berhenti bekerja dan mengasuh anak, mulai menyesuaikan diri dengan
irama kehidupan rutin dalam perkawinan. Bagi perempuan
berkarir yang tetap bekerja, harus mampu membagi waktunya dengan
baik dalam mengurus rumah tangga, anak serta pekerjaannya. Hal ini
tidak mudah, karena menuntut penyesuaian psikologis yang
cukup besar. Untuk itu ada yang menyebutkan pada periode ini
kepuasan perkawinan pada perempuan mulai berkurang
(a)
5.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
30 sec • 1 pt
Ihromi (1999) mengutip Scanzoni dan Scanzoni yang menyebutkan adanya empat pola perkawinan, yaitu Owner Property, Head Complement, Senior Junior Partner, dan Equal Partner. Dalam Owner Property Suami dan istri sama-sama bekerja, sehingga istri tidak sepenuhnya
bergantung pada suami meskipun dalam pola ini penghasilan dan karir
suami tetap diatas istrinya.
(a)
6.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
30 sec • 1 pt
Hasil riset Cuber dan Haroff (dalam Bird dan Melville,1994) terhadap 211 pasangan yang telah menginjak usia perkawinan 10 tahun dan tidak bercerai, menyatakan adanya 5 tipe perkawinan antara lain Conflict Habituated dan Passive Congenials. Conflict Habituated, perkawinan tipe ini bercirikan mereka yang selalu bertengkar namun tidak bermaksud untuk pisah. Mereka hampir selalu dalam keadaan tegang, dan tidak cocok satu sama lain namun ingin tetap bersama. Sedangkan dalam Passive Congenials perkawinan yang diisi dengan kegiatan dan kebersamaan
secara intens. Pasangan terikat dalam semua persoalan kehidupan.
(a)
7.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
30 sec • 1 pt
Blood dan Wolfe mengatakan bahwa kepuasaaan dalam perkawinan merupakan kesan subjektif individu terhadap komponen perkawinannya secara keseluruhan yang meliputi cinta, kebersamaan, anak, pengertian pasangan, dan standar hidup. Sedangkan menurut Snyder sejumlah faktor yang berperan secara konsisten dalam kepuasan perkawinan yakni, komunikasi efektif, komunikasi problem solving, kesepahaman pengelolaan keuangan dan kepuasaan seksual
(a)
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Microsoft
or continue with
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?