
UJIAN AKHIR SEKOLAH (BHS INDONESIA) TAHUN PELAJARAN 2023/2024
Authored by Nita Hartaty
Other
6th Grade
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
50 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 2 pts
Bakteri E. Coli
Pascagempabumi 27 Mei 2006, Kabupaten Bantul merupakan salah satu wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang terbanyak mengalami perubahan kualitas air tanah. Selain menjadi lebih keruh, ada kemungkinan air banyak mengandung bakteri E. Coli. Terutama di beberapa daerah yang rusak parah.
Meski tidak terlihat kentara adanya di bawah tanah, gempa bumi tersebut diperkirakan merusak bangunan pembuangan (jamban) milik warga atau tempat-tempat limbah lainnya. Bakteri yang sebelumnya berada di tempat-tempat jamban (septic tank) kemudian meresap ke dalam tanah retak-retak, kemungkinan pula meresap ke sumur-sumur warga dan sumber air lainnya.
E. Coli merupakan salah satu jenis bakteri yang dapat menyebabkan penyakit saluran pencernaan dan pernafasan. Bakteri ini bisa berasal dari sampah atau limbah. Bakteri E. Coli dapat diatasi dengan memasak air secara sempurna.
Kabupaten Bantul merupakan daerah pusat gempa. Dapat dipastikan daerah ini mengalami kerusakan struktur tanah lebih parah. Kondisi seperti ini memperparah mutu air tanah. Selain itu, mengakibatkan permukaan tanah menjadi menyusut. Daerah yang mengalami penyusutan permukaan tanah antara lain Desa Wirokerten, Kecamatan Bangun Topan, Desa Siti Mulyo, Kecamatan Piyungan, Desa Sri Hardono, Kecamatan Pundong, dan Kecamatan Sewon bagian barat.
Kalimat utama paragraf ketiga adalah …
a. E. Coli merupakan salah satu jenis bakteri yang dapat menyebabkan penyakit saluran pencernaan dan pernafasan.
b. Kabupaten Bantul merupakan daerah pusat gempa
c. Gempa bumi tersebut diperkirakan merusak bangunan pembuangan (jamban) milik warga
d. Kabupaten Bantul merupakan salah satu wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang terbanyak mengalami perubahan kualitas air tanah.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 2 pts
Bakteri E. Coli
Pascagempabumi 27 Mei 2006, Kabupaten Bantul merupakan salah satu wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang terbanyak mengalami perubahan kualitas air tanah. Selain menjadi lebih keruh, ada kemungkinan air banyak mengandung bakteri E. Coli. Terutama di beberapa daerah yang rusak parah.
Meski tidak terlihat kentara adanya di bawah tanah, gempa bumi tersebut diperkirakan merusak bangunan pembuangan (jamban) milik warga atau tempat-tempat limbah lainnya. Bakteri yang sebelumnya berada di tempat-tempat jamban (septic tank) kemudian meresap ke dalam tanah retak-retak, kemungkinan pula meresap ke sumur-sumur warga dan sumber air lainnya.
E. Coli merupakan salah satu jenis bakteri yang dapat menyebabkan penyakit saluran pencernaan dan pernafasan. Bakteri ini bisa berasal dari sampah atau limbah. Bakteri E. Coli dapat diatasi dengan memasak air secara sempurna.
Kabupaten Bantul merupakan daerah pusat gempa. Dapat dipastikan daerah ini mengalami kerusakan struktur tanah lebih parah. Kondisi seperti ini memperparah mutu air tanah. Selain itu, mengakibatkan permukaan tanah menjadi menyusut. Daerah yang mengalami penyusutan permukaan tanah antara lain Desa Wirokerten, Kecamatan Bangun Topan, Desa Siti Mulyo, Kecamatan Piyungan, Desa Sri Hardono, Kecamatan Pundong, dan Kecamatan Sewon bagian barat.
Gagasan pokok paragraf ke empat adalah ....
a. Penyebab rusaknya kualitas air di Kabupaten Bantul
b. Daerah di Kabupaten Bantul yang mengalami penyusutan air tanah
c. Cara bakteri E. Coli mencemari air tanah
d. Tempat berkembangnya bakteri E. Coli
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 2 pts
Bakteri E. Coli
Pascagempabumi 27 Mei 2006, Kabupaten Bantul merupakan salah satu wilayah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang terbanyak mengalami perubahan kualitas air tanah. Selain menjadi lebih keruh, ada kemungkinan air banyak mengandung bakteri E. Coli. Terutama di beberapa daerah yang rusak parah.
Meski tidak terlihat kentara adanya di bawah tanah, gempa bumi tersebut diperkirakan merusak bangunan pembuangan (jamban) milik warga atau tempat-tempat limbah lainnya. Bakteri yang sebelumnya berada di tempat-tempat jamban (septic tank) kemudian meresap ke dalam tanah retak-retak, kemungkinan pula meresap ke sumur-sumur warga dan sumber air lainnya.
E. Coli merupakan salah satu jenis bakteri yang dapat menyebabkan penyakit saluran pencernaan dan pernafasan. Bakteri ini bisa berasal dari sampah atau limbah. Bakteri E. Coli dapat diatasi dengan memasak air secara sempurna.
Kabupaten Bantul merupakan daerah pusat gempa. Dapat dipastikan daerah ini mengalami kerusakan struktur tanah lebih parah. Kondisi seperti ini memperparah mutu air tanah. Selain itu, mengakibatkan permukaan tanah menjadi menyusut. Daerah yang mengalami penyusutan permukaan tanah antara lain Desa Wirokerten, Kecamatan Bangun Topan, Desa Siti Mulyo, Kecamatan Piyungan, Desa Sri Hardono, Kecamatan Pundong, dan Kecamatan Sewon bagian barat.
Simpulan dari paragraf kedua adalah ...
a. Gempa di Kabupaten Bantul menyebabkan perubahan kualitas air tanah.
b. Gempa menyebabkan rusaknya bangunan jamban milik warga
c. E. Coli adalah bakteri yang menyebabkan penyakit saluran pencernaan dan pernafasan yang penyebarannya melalui sampah atau limbah
d. Kabupaten Bantul merupakan daerah pusat gempa dan mengalami kerusakan struktur tanah.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 2 pts
Permukaan Danau Toba Turun Satu Meter
Permukaan air Danau Toba turun hingga satu meter akibat tidak ada curah hujan pada bulan Juni hingga Juli. Curah hujan bulan Agustus yang masih sedikit membuat permukaan air Danau Toba masih belum kembali normal.
Menurut Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Parapat, HendraSuwarta, turunnya permukaan air Danau Toba hingga satu meter terjadi akibat minimnya curah hujan selama tiga bulan terakhir. Bahkan, pada Juni hingga Juli hujan sama sekali tidak turun di sekitar wilayah Danau Toba.“Curah hujan pada bulan Agustus yang paling tinggi terjadi pada tanggal 26, itupun hanya 44 milimeter, yang tertinggi selama ini. Biasanya malah jauh di bawah itu,“ ujar Hendra di Parapat, Sumatra Utara, Rabu 30 Agustus.
Ia membantah jika permukaan air Danau Toba turun akibat gempa sistemik yang sering terjadi di bawah dasar danau. Menurut Hendra, Danau Toba yang terletak di jalur patahan Sumatra memang sering diguncang gempa, tetapi skalanya sangat kecil dan hanya tercatat pada seismograf.
Pernyataan yang sesuai isi paragraf kesatu adalah ...
a. Permukaan air Danau Toba turun hingga satu meter akibat tidak ada curah hujan pada bulan Juni hingga Juli
b. Permukaan air Danau Toba turun hingga satu meter akibat naiknya curah hujan pada bulan Juni hingga Juli.
c. Permukaan air Danau Toba turun hingga satu meter akibat gempa sistemik yang sering terjadi di bawah dasar danau.
d. Permukaan air Danau Toba turun hingga satu meter akibat tidak ada curah hujan pada bulan Juni hingga Agustus
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 2 pts
Permukaan Danau Toba Turun Satu Meter
Permukaan air Danau Toba turun hingga satu meter akibat tidak ada curah hujan pada bulan Juni hingga Juli. Curah hujan bulan Agustus yang masih sedikit membuat permukaan air Danau Toba masih belum kembali normal.
Menurut Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Parapat, HendraSuwarta, turunnya permukaan air Danau Toba hingga satu meter terjadi akibat minimnya curah hujan selama tiga bulan terakhir. Bahkan, pada Juni hingga Juli hujan sama sekali tidak turun di sekitar wilayah Danau Toba.“Curah hujan pada bulan Agustus yang paling tinggi terjadi pada tanggal 26, itupun hanya 44 milimeter, yang tertinggi selama ini. Biasanya malah jauh di bawah itu,“ ujar Hendra di Parapat, Sumatra Utara, Rabu 30 Agustus.
Ia membantah jika permukaan air Danau Toba turun akibat gempa sistemik yang sering terjadi di bawah dasar danau. Menurut Hendra, Danau Toba yang terletak di jalur patahan Sumatra memang sering diguncang gempa, tetapi skalanya sangat kecil dan hanya tercatat pada seismograf.
Kalimat tanya yang sesuai dengan isi paragraf ketiga adalah ...
a. Apa yang terjadi pada permukaan Danau Toba?
b. Dimana permukaan Danau Toba mengalami penurunan?
c. Mengapa Danau Toba sering mengalami gempa didasarnya?
d. Kapan curah hujan di Danau Toba mengalami peningkatan?
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 2 pts
Permukaan Danau Toba Turun Satu Meter
Permukaan air Danau Toba turun hingga satu meter akibat tidak ada curah hujan pada bulan Juni hingga Juli. Curah hujan bulan Agustus yang masih sedikit membuat permukaan air Danau Toba masih belum kembali normal.
Menurut Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Parapat, HendraSuwarta, turunnya permukaan air Danau Toba hingga satu meter terjadi akibat minimnya curah hujan selama tiga bulan terakhir. Bahkan, pada Juni hingga Juli hujan sama sekali tidak turun di sekitar wilayah Danau Toba.“Curah hujan pada bulan Agustus yang paling tinggi terjadi pada tanggal 26, itupun hanya 44 milimeter, yang tertinggi selama ini. Biasanya malah jauh di bawah itu,“ ujar Hendra di Parapat, Sumatra Utara, Rabu 30 Agustus.
Ia membantah jika permukaan air Danau Toba turun akibat gempa sistemik yang sering terjadi di bawah dasar danau. Menurut Hendra, Danau Toba yang terletak di jalur patahan Sumatra memang sering diguncang gempa, tetapi skalanya sangat kecil dan hanya tercatat pada seismograf.
Bagaimana keadaan Danau Toba pada Bulan Agustus?
a. Permukaan air DanauToba mengalami penurunan.
b. Permukaan air Danau Toba mengalami kenaikan.
c. Danau Toba sering mengalami gempa.
d. Curah hujan di Danau Toba mengalami penurunan.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 2 pts
Permukaan Danau Toba Turun Satu Meter
Permukaan air Danau Toba turun hingga satu meter akibat tidak ada curah hujan pada bulan Juni hingga Juli. Curah hujan bulan Agustus yang masih sedikit membuat permukaan air Danau Toba masih belum kembali normal.
Menurut Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Parapat, HendraSuwarta, turunnya permukaan air Danau Toba hingga satu meter terjadi akibat minimnya curah hujan selama tiga bulan terakhir. Bahkan, pada Juni hingga Juli hujan sama sekali tidak turun di sekitar wilayah Danau Toba.“Curah hujan pada bulan Agustus yang paling tinggi terjadi pada tanggal 26, itupun hanya 44 milimeter, yang tertinggi selama ini. Biasanya malah jauh di bawah itu,“ ujar Hendra di Parapat, Sumatra Utara, Rabu 30 Agustus.
Ia membantah jika permukaan air Danau Toba turun akibat gempa sistemik yang sering terjadi di bawah dasar danau. Menurut Hendra, Danau Toba yang terletak di jalur patahan Sumatra memang sering diguncang gempa, tetapi skalanya sangat kecil dan hanya tercatat pada seismograf.
Mengapa di sekitar Danau Toba sering mengalami gempa?
a. Karena curah hujannya tinggi.
b. Karena curah hujannya rendah.
c. Karena terletak di patahan Sumatra.
d. Karena permukaan airnya menurun setiap tahun.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Microsoft
or continue with
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?