Search Header Logo

TEKNIK BODI KENDARAAN RINGAN 11 S1&S2 HAL 062

Authored by almas site

Other

11th Grade

TEKNIK BODI KENDARAAN RINGAN 11 S1&S2 HAL 062
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

5 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Apa saja yang harus diperhatikan saat melakukan pemasangan fender baru pada mobil?

Tidak perlu memeriksa adanya celah atau ketidakselarasan setelah pemasangan fender baru
Pastikan fender baru tidak cocok dengan sisi mobil yang benar

a. Pastikan fender baru sesuai dengan spesifikasi kendaraan.

b. Bersihkan area pemasangan dari kotoran dan karat.

c. Tempatkan fender baru di posisinya dan pasang pengencang di titik-titik yang mudah dijangkau.

d. Pasang kembali komponen tambahan seperti lampu sinyal jika dilepas sebelumnya.

e. Amankan fender dengan pengencang dan sesuaikan posisinya agar pas dan sejajar dengan bodi mobil.

f. Lakukan penyesuaian dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada celah yang tidak diinginkan.

g. Pastikan semua pengencang kencang dengan torsi yang sesuai.

h. Lakukan tes berkendara pendek untuk memastikan tidak ada suara berisik atau masalah fungsional.

Tidak perlu menyesuaikan fender baru sebelum mengencangkan baut

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bagaimana teknik perbaikan pelat bodi yang penyok menggunakan vacuum cup?

Tekan vacuum cup dengan keras untuk menekan pelat bodi yang penyok lebih dalam
Biarkan vacuum cup tetap pada posisi semula tanpa melakukan tarikan

a. Bersihkan permukaan bodi kendaraan dari kotoran atau debu agar vacuum cup dapat menempel dengan kuat.

b. Tempelkan vacuum cup pada area yang penyok.

c. Tarik vacuum cup ke arah luar untuk mengembalikan bentuk awal dari bodi.

d. Jika perlu, gunakan sliding hammer untuk menarik permukaan plat bodi yang tidak bisa hanya ditarik dengan tangan biasa.

e. Pada kerusakan pada permukaan atap kendaraan, gunakan alat bantu seperti crane untuk membantu menarik.

Gerakkan vacuum cup dengan cepat untuk memperbaiki pelat bodi yang penyok

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Jelaskan langkah-langkah perbaikan pelat bodi yang mengalami kerusakan dengan menggunakan teknik sliding hammer!

Pasang klip pengunci pada bagian yang tidak rusak di pelat bodi.
Gunakan palu biasa untuk menepuk pelat bodi yang rusak.
Tarik palu geser ke arah yang sama dengan kerusakan secara cepat.

a. Bersihkan area yang rusak dan tentukan tempat untuk menarik.

b. Jika perlu, buat lubang pada pelat bodi untuk memasang pengait.

c. Pasang pengait pada area yang rusak menggunakan las.

d. Tarik pengait dengan menggunakan sliding hammer untuk mengembalikan bentuk pelat bodi.

e. Setelah perbaikan selesai, lepas pengait dan ratakan permukaan pelat bodi yang dilas.

f. Lakukan pendempulan dan pengecatan untuk menyelesaikan perbaikan.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Sebutkan langkah-langkah teknik perbaikan bodi kendaraan dengan menggunakan alat hidraulis!

Persiapkan alat listrik
Gunakan alat hidraulis untuk menurunkan kendaraan

a. Bersihkan area yang rusak dan tentukan tempat untuk menarik atau menekan pelat bodi.

b. Buat lubang atau pasang pengait pada area yang rusak untuk menarik atau menekan.

c. Gunakan alat hidraulis untuk menarik atau menekan pelat bodi yang rusak.

d. Selama proses, gunakan palu dan dolly untuk membantu mempercepat perbaikan.

e. Setelah pelat bodi kembali ke bentuk semula, ratakan permukaan dengan palu dan dolly.

f. Lakukan pendempulan dan pengecatan untuk menyelesaikan perbaikan.

Lakukan perbaikan sebelum persiapan alat hidraulis

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Apa saja teknik perbaikan pelat bodi yang mulur akibat benturan?

a. Teknik vacuum cup: bersihkan permukaan bodi, tempelkan vacuum cup, dan tarik ke arah luar untuk mengembalikan bentuk awal.

b. Teknik batang penarik dengan sliding hammer: pasang pengait pada plat yang rusak, dan tarik menggunakan sliding hammer.

c. Teknik hidraulis: gunakan alat hidrolik untuk menarik atau menekan plat bodi yang rusak.

d. Teknik palu-on-dolly: pukul bagian pelat yang rusak dengan palu sambil menahan bagian bawah dengan dolly.

e. Teknik hot-shrinking: panaskan pelat dengan las oxyacetylene sampai kemerahan, lalu dinginkan tiba-tiba dengan air.

Menggunakan bahan kimia untuk mengecilkan area yang rusak
Menyemprotkan cat baru untuk menutupi kerusakan
Menggunakan palu untuk menepuk bagian yang mulur

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?