Search Header Logo

Tes Sumatif Teks Cerita Sejarah

Authored by Merisa Kristianah

World Languages

12th Grade

20 Questions

Used 1+ times

Tes Sumatif Teks Cerita Sejarah
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 5 pts

Berikut yang bukan termasuk struktur teks cerita sejarah adalah ....

Orientasi

Resolusi

Amanat

Komplikasi

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 5 pts

Cermati teks berikut!

Arya tadah rupanya benar-benar sakit, Arya tadah bermaksud berdiri, tetapi rasa nyeri di ulu hati memaksa Arya tadah duduk kembali.

“Tidak apa-apa paman. Silakan paman bicara sambil duduk” kata Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

Arya tadah mendahului suaranya dengan batuk. “Hamba, Tuan Putri Prabu” Ucap Mahapatih Arya Tadah. “Tak hanya karena usia dan kesehatan hamba, tetapi ke depan , membutuhkan tangan yang lebih kekar dan orang yang mampu bekerja lebih keras untuk kesejahteraan dan kejayaan Majapahit. Oleh karena itu, hamba mohon diperkenankan untuk lenser dari jabatan hamba sebagai patih amangkubumi. Selanjutnya, silakan Prabu Putri memilih siapa orang yang pantas menjadi pengganti hamba. Prabu Putri Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa saling pandang untuk beberapa jenak.

Isi kutipan di atas adalah ... .

Arya tadah ingin mundur dari jabatannya karena dorongan dari Prabu Putri Srigitarja.

Arya tadah ingin mundur dari jabatannya karena usia dan kesehatannya sudah menurun.

Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa akan menggantikan Arya Tadah yang sudah usia tua dan sakit-sakitan.

Prabu Putri Sri Gitarja memerintahkan Arya Tadah untuk mendur dari jabatannya karena desakan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

Arya tadah merasa sudah memajukan kerajaan Majapahit dan rakyat sudah sejahtera.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

10 mins • 5 pts

Cermati kutipan teks berikut!

(1) Dyah Wiyat melanjutkan berdoa. (2) Kami memutuskan ...,” ucap Dyah wiyat dengan suara pelan, tetapi jelas.

(3) Semua degup jantung berhenti sejenak. (4) Tidak ada seorangpun yang membiarkan degup jantung terdengar keras untuk bisa menangkap dengan jelas siapa nama yang akan disebut oleh Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa.

(5) “Demi membangun Majapahit yang besar,” sambung Dyah Wiyat. (6) “Majapahit yang Jaya dan Gemilang, diperlukan tangan yang kukuh, kuat, dan kekar. Majapahit menunjuk Gajah Mada!”

Mula-mula pelan goyangan itu. Namun yang pelan itu makin lama makin keras menyebabkan pilar pendapa Bale Manguntur berderak keras seiring bumi tempat mereka berpijak bergoyang makin keras. Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak. Namun yang hening itu dengan segera berubah menjadi hingar-bingar oleh tepuk tangan yang diawali oleh Bhayangkara Kendit Galih.

Pucat pasi wajah Mahamenteri Halu yang sebelumnya merasa yakin dirinyalah yang akan diangkat menjadi mahapatih. Pucat pasi dan senyum kecut Mahamenteri Hino Dyah Janardana yang tidak menyangka orang yang dipilih sebagai mahapatih berasal dari arah yang sama sekali tidak terduga.

Orang yang dengan seketika melonjak berteriak adalah Mahamentri Sirikan Dyah Mano, yang akhirnya melihat orang yang dijagokan Arya Tadah benar. Andaikan Arya Tadah tidak menyebut nama Gajah Mada, ia akan menempatkan diri ikut bersaing.


Permasalahan yang tampak dalam kutipan teks novel sejarah di atas adalah ... .

Orang yang memutuskan pengangkatan mahapatih hanyalah seorang perempuan.

Pemilihan mahapatih yang tidak mencerminkan kehendak rakyat.

Penyebutan nama Gajah Mada menyebabkan hening beberapa jenak.

Beberapa pejabat menunjukkan rasa tidak suka atas diangkatnya Gajah Mada menjadi mahapatih

Dyah Wiyat termakan bujukan orang terdekatnya untuk mengangat Gajah Mada menjadi mahapatih.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 5 pts

Cermati kutipan berikut!

Kala itu tahun 1309. Segenap rakyat berkumpul di alun-alun. Semua berdoa, apa pun warna agamanya, apakah Siwa, Buddha, maupun Hindu. Semua arah perhatian ditujukan dalam satu pandang ke Purawaktra yang tidak dijaga terlampau ketat. Segenap prajurit bersikap sangat ramah kepada siapa pun karena memang demikian sikap keseharian mereka. Lebih dari itu, segenap prajurit merasakan gejolak yang sama, oleh duka mendalam atas gering yang diderita Kertarajasa Jayawardhana.


Nilai kehidupan yang terdapat dalam kutipan teks di atas adalah ... .

budaya

sosial

moral

estetika

politik

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 5 pts

Salah satu ciri kebahasaan teks sejarah adalah menggunakan kata kerja mental (menyatakan sesuatu yang dipikirkan atau dirasakan). Kalimat berikut yang menggunakan kata kerja mental adalah ...

Raja kertarajasa membacakan keputusan itu dengan lantang

Senopati Gajah Engon mengarahkan senjatanya kepada musuh di depannya

Dyah Wiyat menitikkan air matanya menahan sedih hatinya.

Para prajurit membersihkan gedung bekas asrama

Gajah Mada mengharapkan semua anak buahnya setia kepadanya

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 5 pts

Perhatikan kutipan teks berikut dengan seksama!

(1) Yang mencuri perhatian kali ini bukan hanya soal desas-desus itu. (2) Sepeninggal Kalagemet Sri Jayanegara dengan segera muncul pertanyaan, siapa yang akan naik tahta menggantikannya. (3) Dua pewaris yang masing-masing berwajah cantik itu memang bersih tetapi apa yang terlihat tidak sesederhana yang tampak. (4) Pancaksara bahkan melihat persaingan amat tajam bakal terjadi, terutama riuhnya barisan orang-orang di belakang Kudamerta dan barisan orang-orang di belakang Cakradara? (5) Karena beristrikan ratu pewaris tahta tidak ubahnya ikut numpang mewarisi tahta itu sendiri.


Kalimat bermakna lampau dalam kutipan di atas adalah ... .

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

3 mins • 5 pts

Cermati kutipan teks berikut

Setelah Raden Wijaya berhasil menjadi raja Majapahit pertama bergelar Kertarajasa Jayawardhana, beliau tidak melupakan jasa-jasa para senopati (perwira) yang setia dan banyak membantunya semenjak dahulu itu membagi-bagikan pangkat kepada mereka. Ronggolawe diangkat menjadi adipati di Tuban dan yang lain-lain pun diberi pangkat pula. Dan junjungan ini dengan para pembantunya, sejak perjuangan pertama sampai Raden Wijaya menjadi raja, amatlah erat dan baik.


Kata bercetak miring dalam kutipan teks di atas yang merupakan verba mental adalah ... .

berhasil

bergelar

melupakan

membantunya

diangkat

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?