Search Header Logo

Latihan Literasi 1 ANBK

Authored by ARGELINA OKTAVIANA

History

5th Grade

Used 5+ times

Latihan Literasi 1 ANBK
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

60 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Media Image

Harus Bisa


Aldo masuk sekolah sepak bola Mitra Naga. Dia rajin berlatih karena ingin menjadi pemain penyerang. Aldo selalu bersemangat setiap latihan. Dia berlatih menggiring bola, berlari kencang, dan merebut bola. Aldo paling jago merebut bola dibandingkan teman-temannya.


Sayangnya, saat pertandingan, pelatih menunjuk Aldo menjadi pemain belakang. Aldo sangat kecewa.


Saat pertandingan berlangsung, Aldo terus menendang bola hingga ke depan gawang. Aldo melewati teman satu timnya yang berjaga di depan. Aldo tidak mengikuti arahan pelatih yang meminta Aldo mengoper bola. Akibatnya, saat pemain lawan menerobos, tidak ada yang menjaga bagian belakang. Tim lawan berhasil menciptakan gol. Teman-teman kesal pada Aldo. Pelatih menyuruh Aldo menjaga posnya.


Babak kedua berlangsung. Aldo menjaga posnya, di bagian belakang. Bola dioper dari satu pemain ke pemain lainnya, hingga mendarat di kaki Aldo. Teman satu tim Aldo yang berjaga di pos depan dihalangi tim lawan. Aldo ingin menggiring bola ke arah gawang lawan, tetapi dia pemain belakang.


Pelatih kebingungan. Dia lalu berteriak menyuruh Aldo untuk terus menggiring bola ke depan.


Aldo terus berlari menggiring bola. Dia melewati tim lawan yang berusaha merebut bola. Aldo melakukan tendangan kencang hingga bola meluncur ke gawang lawan. Aldo menciptakan satu gol, jadi pertandingan berakhir seri. Sekarang Aldo mengerti, permainan sepak bola adalah permainan tim. Semua posisi penting. Mereka harus bekerja sama untuk menciptakan gol.


Apa amanat yang terdapat dalam cerita "Harus Bisa"?

Dalam sepak bola, kerja sama tim sangat diperlukan.

Jika ingin menang, seseorang harus bersikap egois.

Kemenangan adalah hal utama dalam pertandingan.

Kerja sama sebaiknya dikesampingkan untuk mencapai kemenangan.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Media Image

Harus Bisa


Aldo masuk sekolah sepak bola Mitra Naga. Dia rajin berlatih karena ingin menjadi pemain penyerang. Aldo selalu bersemangat setiap latihan. Dia berlatih menggiring bola, berlari kencang, dan merebut bola. Aldo paling jago merebut bola dibandingkan teman-temannya.


Sayangnya, saat pertandingan, pelatih menunjuk Aldo menjadi pemain belakang. Aldo sangat kecewa.


Saat pertandingan berlangsung, Aldo terus menendang bola hingga ke depan gawang. Aldo melewati teman satu timnya yang berjaga di depan. Aldo tidak mengikuti arahan pelatih yang meminta Aldo mengoper bola. Akibatnya, saat pemain lawan menerobos, tidak ada yang menjaga bagian belakang. Tim lawan berhasil menciptakan gol. Teman-teman kesal pada Aldo. Pelatih menyuruh Aldo menjaga posnya.


Babak kedua berlangsung. Aldo menjaga posnya, di bagian belakang. Bola dioper dari satu pemain ke pemain lainnya, hingga mendarat di kaki Aldo. Teman satu tim Aldo yang berjaga di pos depan dihalangi tim lawan. Aldo ingin menggiring bola ke arah gawang lawan, tetapi dia pemain belakang.


Pelatih kebingungan. Dia lalu berteriak menyuruh Aldo untuk terus menggiring bola ke depan.


Aldo terus berlari menggiring bola. Dia melewati tim lawan yang berusaha merebut bola. Aldo melakukan tendangan kencang hingga bola meluncur ke gawang lawan. Aldo menciptakan satu gol, jadi pertandingan berakhir seri. Sekarang Aldo mengerti, permainan sepak bola adalah permainan tim. Semua posisi penting. Mereka harus bekerja sama untuk menciptakan gol.


Apa yang membuat Aldo kecewa?

Aldo tidak memiliki skill (keterampilan) sebagai penyerang.

Sekolah sepak bola Aldo tidak membutuhkan pemain penyerang.

Ia sudah rajin berlatih, namun seringkali tidak dipilih untuk bertanding oleh pelatih.

Aldo ingin menjadi pemain penyerang, namun pelatih menjadikannya pemain belakang.

3.

MULTIPLE SELECT QUESTION

1 min • 5 pts

Perempuan–perempuan Perkasa

karya Hartoyo Andangjaya, 1963

Perempuan-perempuan perkasa

Perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta, dari manakah mereka?

Ke stasiun kereta mereka datang dari bukit-bukit desa sebelum peluit kereta pagi terjaga

Sebelum hari bermula dalam pesta kerja

Perempuan-perempuan yang membawa bakul dalam kereta, kemanakah mereka

Di atas roda-roda baja mereka berkendara,

Mereka berlomba dengan surya menuju gerbang kota

Merebut hidup di pasar-pasar kota

Perempuan-perempuan perkasa yang membawa bakul di pagi buta, siapakah mereka

Mereka ialah ibu-ibu berhati baja, perempuan-perempuan perkasa akar-akar yang melata dari tanah perbukitan turun ke kota

Mereka cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa

( Hartoyo Andangjaya, 1963 )


Jika kamu membaca puisi tersebut, sikap apa yang dapat ditiru dari tokoh dalam puisi tersebut?

Kerja keras.

Hemat.

Rajin.

Santai.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Media Image

Membuat Gantungan Kunci


SD Cita Nusa akan mengadakan penggalangan dana untuk korban bencana alam. Anak-anak kelas 5 akan menyelenggarakan bazar untuk penggalangan dana tersebut. Naufa dan teman-temannya mempunyai ide yang berbeda. Mereka akan membuat gantungan kunci spesial.

Gantungan kunci spesial ini memiliki nama. Gantungan kunci ini akan bermanfaat sekali untuk menandai barang milik pribadi, seperti tas atau tempat pensil. Jika kamu ingin menggunakan kata-kata lain juga bisa, asalkan tidak terlalu panjang.

Naufa akan berbagi cara membuatnya untukmu, ikuti tahap-tahapnya ya.


Bahan apa saja yang diperlukan dalam membuat gantungan kunci?

spidol, pulpen warna, kertas, cincin gantungan

gunting, alat laminating, lem

tas, tempat pensil, gantungan kunci

cat, kanvas, gunting

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Media Image

Membuat Gantungan Kunci


SD Cita Nusa akan mengadakan penggalangan dana untuk korban bencana alam. Anak-anak kelas 5 akan menyelenggarakan bazar untuk penggalangan dana tersebut. Naufa dan teman-temannya mempunyai ide yang berbeda. Mereka akan membuat gantungan kunci spesial.

Gantungan kunci spesial ini memiliki nama. Gantungan kunci ini akan bermanfaat sekali untuk menandai barang milik pribadi, seperti tas atau tempat pensil. Jika kamu ingin menggunakan kata-kata lain juga bisa, asalkan tidak terlalu panjang.

Naufa akan berbagi cara membuatnya untukmu, ikuti tahap-tahapnya ya.


Untuk apa Naufa dan teman-temannya membuat gantungan kunci?

Menghadiahkan gantungan kunci kepada teman-temannya.

Memberikan gantungan kunci kepada guru dan Kepala Sekolah.

Menyumbangkan gantungan kunci kepada korban bencana alam.

Menjual gantungan kunci dalam bazar di SD Cita Nusa.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Media Image

Membuat Gantungan Kunci


SD Cita Nusa akan mengadakan penggalangan dana untuk korban bencana alam. Anak-anak kelas 5 akan menyelenggarakan bazar untuk penggalangan dana tersebut. Naufa dan teman-temannya mempunyai ide yang berbeda. Mereka akan membuat gantungan kunci spesial.

Gantungan kunci spesial ini memiliki nama. Gantungan kunci ini akan bermanfaat sekali untuk menandai barang milik pribadi, seperti tas atau tempat pensil. Jika kamu ingin menggunakan kata-kata lain juga bisa, asalkan tidak terlalu panjang.

Naufa akan berbagi cara membuatnya untukmu, ikuti tahap-tahapnya ya.


Apa tujuan penulis dalam menyusun wacana tersebut?

Mengajak pembaca peduli terhadap lingkungan.

Memberitahu cara membuat gantungan kunci sendiri.

Mengajak pembaca membuang sampah pada tempatnya.

Memberi informasi lengkap tentang bencana alam yang terjadi.

7.

MULTIPLE SELECT QUESTION

1 min • 5 pts

Rumah untuk Lek Tini


Suatu hari penduduk kampung di Gunungkidul dikagetkan dengan musibah kebakaran yang menimpa rumah yang ditinggali oleh keluarga Lek Tini. Tanpa pikir panjang, Lek Tini yang terkejut atas peristiwa itu berupaya lari keluar rumah sambil minta tolong diikuti anggota keluarganya. Kakinya terasa berat untuk digerakkan, tetapi tetap terus berupaya sebisanya. Bahkan, hanya diserat saja hingga akhirnya mencapai pohon asem depan rumah. Badannya menggigil duduk tersimpuh lemas tak berdaya sambil memandangi rumahnya dilalap si Jago Merah tanpa henti. Terbayang olehnya, diri dan keluarganya akan tidur tanpa atap. Masyarakat yang mengetahui peristiwa itu langsung datang dan menyingsingkan lengan baju. Ada yang menyelamatkan benda-benda di rumah yang terbakar, memadamkan api dan ada yang menggalang dana. Dalam waktu singkat terkumpul berbagai sumbangan untuk keluarga Lek Tini. Tidak berhenti sampai di situ saja. Masyarakat bersama pemerintah desa menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap korban kebakaran. Mereka berharap Lek Tini secepatnya mendapat tempat tinggal yang layak dan dapat beraktivitas seperti semula.


Dengan penuh semangat, mereka bergotong royong membangun rumah sementara untuk keluarga Lek Tini. Lebih dari 50 orang berpartisipasi dalam pembangunan rumah yang dimulai sejak pagi hari. Itu sebabnya, pada sore hari, rumah sementara ini telah selesai dibangun dan siap untuk ditinggali oleh keluarga Lek Tini.


Apa faktor pendukung rumah sementara Lek Tini sudah dapat dihuni hanya dalam waktu 12 jam?

Penduduk peduli terhadap semua warga korban kebakaran.

Penduduk bergotong-royong dengan berbagi tugas.

Masyarakat bersama pemerintah desa menggalang dana.

Rumah yang terbakar hanya rumah Lek Tini.

Banyak orang kaya yang bersedia menjadi donatur tetap.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?