Search Header Logo

ANBK Literasi Membaca Stilulus 4

Authored by Basyaroh Purbania

Education

8th Grade

Used 2+ times

ANBK Literasi Membaca Stilulus 4
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

6 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Media Image

Filosofi Jamu Gendong

Hayo, siapa yang suka minum jamu gendong? Jika suka minum Jamu gendong ini, pasti kalian akan merasakan tubuhnya sehat dan bugar. Kata nenekku, jamu gendong ini mengandung banyak khasiat yang bagus untuk kesehatan, Lho. Bahan yang digunakan pun bahan alami, yaitu dari tanaman yang berkhasiat sebagai obat sehingga tidak membahayakan tubuh. Makanya, aku sangat suka minum jamu gendong.

Tahu tidak, jenis jamu gendong beragam, lho, ada kunyit asam, beras kencur, cabe puyang, pahitan, kunci suruh, kudu laos, uyup-uyup atau gepyokan, dan sinom. Urutan rasanya adalah manis-asam, sedikit pedas- hangat, pedas, pahit, tawar, hingga manis lagi.

Menurut nenekku semua jenis jamu gendong mengandung fisolofi kehidupan. Filosofi tersebut tersirat pada urutan jenis jamu yang memiliki simbol siklus perjalanan kehidupan manusia dari masa bayi hingga dewasa atau tua.

Rasa asam manis pada kunyit asam merupakan simbol dari kehidupan yang terasa manis ketika bayi hingga praremaja. Sementara itu, beras kencur memiliki rasa sedikit pedas hangat. Beras kencur melambangkan kehidupan masa remaja. Di masa ini manusia mulai memiliki sikap egoistis. Pada masa remaja pula, seseorang baru sedikit mencicipi kehidupan yang sebenarnya. Hal ini dilambangkan dengan rasa sedikit pedas.

Cabe puyang memiliki rasa pedas-manis. Hal ini melambangkan kehidupan manusia di usia 19-21 tahun yang mulai labil. Rasa pahit pada jamu pahitan merupakan simbol seseorang dalam menjalani rintangan demi rintangan. Masa ini penuh perjuangan. Pada jamu kunci sirih seseorang akan mendapatkan hasil dari perjuangan yang telah dipelajarinya sejak kecil.

Kudu laos melambangkan fase kehidupan manusia ketika harus mampu menjadi penghangat dan pengayom bagi orang di sekelilingnya. Jamu uyup-uyup/gepyokan bersifat penetral. Makna dari jamu ini adalah pengabdian diri seutuhnya dan kepasrahan tulus seorang hamba kepada Tuhannya. Terakhir adalah jamu sinom. Sinom melambangkan bahwa jika manusia dilahirkan dengan fitrah, harus kembali kepada Tuhan dengan keadaan fitrah juga.

Nah, ternyata jamu gendong tidak hanya kaya akan manfaat, tetapi juga sarat makna dan filosofi. Tentunya jika dapat kita renungkan akan membuat kita menjadi manusia yang lebih baik.

(Sumber: Badanbahasa.kemdikbud.go.id)

Manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah dan akan kembali pada fitrahnya. Filosofi ini terkandung pada jenis jamu.....

pahitan

sinom

kunci sirih

kunyit asam

2.

CATEGORIZE QUESTION

1 min • 1 pt

Setelah mengalami masa yang manis dan menjalani berbagai rintangan, seseorang akan mengalami perubahan fase kehidupan. Perubahan apakah itu?

Groups:

(a) Benar

,

(b) Salah

Kesuksesan

Keberhasilan

Kegagalan

Kepandaian

3.

FILL IN THE BLANK QUESTION

1 min • 1 pt

Merupakan simbol perjalanan hidup seseorang pada masa apakah rasa asam manis pada jamu?

4.

CATEGORIZE QUESTION

2 mins • 1 pt

Kelompokkan sesuai dengan kategorinya masing-masing

Groups:

(a) Manis -asam

,

(b) Pedas

,

(c) Pahit

,

(d) Tawar

Masa di mana sudah memasuki usia tua.

Seseorang yang memasuki 22 tahun.

Masa di mana banyak rintangan yang harus dihadapi.

Saat anak-anak masih usisa pra-TK.

5.

CATEGORIZE QUESTION

2 mins • 1 pt

Jamu gendong memiliki makna filosofi bagi kehidupan manusia. bagaimana makna filosofi jamu gendong tersebut?

Groups:

(a) Sesuai

,

(b) Tidak Sesuai

Manusia tidak dapat mengelak apa pun yang sudah digariskan oleh Tuhan.

Setiap orang harus menjalani setiap siklus yang Tuhan telah tetapkan.

Manusia ditakdirkan untuk menjalani setiap fase di dalam hidupnya.

Jalan hidup manusia ditentukan oleh cara ia berusaha melalui setiap masalahnya.

6.

CATEGORIZE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bagaimanakah tingkat akurasi (ketepatan) informasi dalam teks tersebut?

Groups:

(a) Benar

,

(b) Salah

Informasi kurang tepat karena tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya.

Informasi sudah akurat karena diadaptasi dari sumber yang tepercaya.

Filosofi jamu sangat tepat untuk menggambarkan pengetahuan tentang hakikat kehidupan manusia.

Informasi kurang valid karena bersumber pada satu rujukan saja.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?