Kerajaan/Kesultanan Ternate dan Kerajaan Islam di Nusa Tenggara

Kerajaan/Kesultanan Ternate dan Kerajaan Islam di Nusa Tenggara

12th Grade

20 Qs

quiz-placeholder

Similar activities

WK-KOLONIALISME DAN IMPERIALISME

WK-KOLONIALISME DAN IMPERIALISME

12th Grade

15 Qs

sejarah indonesia

sejarah indonesia

9th - 12th Grade

20 Qs

Quiz Sejarah Indonesia

Quiz Sejarah Indonesia

12th Grade

25 Qs

Sejarah Indonesia_XII MIA 1

Sejarah Indonesia_XII MIA 1

12th Grade

25 Qs

Hikayat Hang Tuah

Hikayat Hang Tuah

9th - 12th Grade

25 Qs

LATIHAN PSAS XI PAI

LATIHAN PSAS XI PAI

12th Grade

20 Qs

Kerajaan/Kesultanan Ternate dan Kerajaan Islam di Nusa Tenggara

Kerajaan/Kesultanan Ternate dan Kerajaan Islam di Nusa Tenggara

Assessment

Quiz

Others

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Amy Ihromi

FREE Resource

AI

Enhance your content in a minute

Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...

20 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Kesultanan Ternate adalah salah satu kerajaan Islam yang terletak di Maluku, wilayah yang kaya akan rempah-rempah. Ternate bersama dengan saudaranya, Kesultanan Tidore, sering terlibat dalam persaingan dan konflik dengan bangsa asing seperti Portugis dan Spanyol. Kesultanan Ternate mencapai puncak kejayaannya di bawah Sultan Baabullah, yang berhasil mengusir Portugis dari wilayah kekuasaannya. Bagaimana peran Sultan Baabullah dalam mempertahankan kedaulatan Kesultanan Ternate dari pengaruh Portugis?

Sultan Baabullah menjalin aliansi dengan Portugis untuk menjaga stabilitas di Ternate.

Sultan Baabullah berhasil mengusir Portugis dari Ternate dan memperluas pengaruh Islam di wilayah Maluku.

Sultan Baabullah tunduk pada kekuasaan Portugis untuk melindungi Kesultanan Ternate dari serangan Spanyol.

Sultan Baabullah memperkuat hubungan dengan Portugis untuk memajukan perdagangan rempah-rempah.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Ternate dan Tidore dikenal sebagai dua kekuatan besar di Maluku yang saling bersaing dalam hal perdagangan rempah-rempah. Pada saat yang sama, bangsa Eropa seperti Portugis, Spanyol, dan Belanda datang ke wilayah ini untuk menguasai perdagangan. Kesultanan Ternate awalnya menjalin hubungan baik dengan Portugis, namun hubungan tersebut memburuk akibat campur tangan politik Portugis di dalam urusan kerajaan. Bagaimana dinamika hubungan antara Kesultanan Ternate dengan Portugis berubah dari kerja sama menjadi konflik?

Ternate mengusir Portugis setelah menyadari adanya ancaman dari campur tangan politik Portugis di kerajaan.

Portugis tetap mempertahankan hubungan baik dengan Ternate meskipun ada konflik internal.

Hubungan Ternate dengan Portugis tidak pernah berubah sejak awal dan tetap berjalan baik.

Konflik muncul karena Portugis memonopoli perdagangan rempah-rempah tanpa merugikan Ternate.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Perlawanan terhadap Portugis di Ternate tidak hanya datang dari kalangan istana, tetapi juga melibatkan rakyat biasa. Pengaruh Portugis yang semakin besar dalam urusan politik dan ekonomi kerajaan memicu ketidakpuasan di kalangan masyarakat. Perlawanan rakyat ini menjadi bagian penting dari perjuangan Sultan Baabullah dalam mengusir Portugis dari wilayah Ternate. Bagaimana peran rakyat Ternate dalam perlawanan terhadap Portugis di bawah kepemimpinan Sultan Baabullah?

Rakyat Ternate tidak terlibat dalam perlawanan melawan Portugis dan hanya mendukung kerajaan secara pasif.

Rakyat Ternate berperan aktif dalam mendukung perjuangan Sultan Baabullah mengusir Portugis dari wilayah kerajaan.

Perlawanan rakyat hanya terjadi setelah Sultan Baabullah tewas dalam pertempuran melawan Portugis.

Rakyat Ternate lebih memilih bekerja sama dengan Portugis daripada terlibat dalam konflik.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Kesultanan Ternate dan Tidore sering terlibat dalam konflik, meskipun keduanya merupakan kerajaan Islam di Maluku. Konflik ini disebabkan oleh persaingan dalam menguasai perdagangan rempah-rempah dan pengaruh bangsa Eropa. Pada akhirnya, baik Ternate maupun Tidore menjalin kerja sama dengan bangsa asing yang berbeda untuk memperkuat posisi masing-masing. Bagaimana persaingan antara Kesultanan Ternate dan Tidore memengaruhi hubungan mereka dengan bangsa-bangsa Eropa?

Persaingan antara Ternate dan Tidore menyebabkan kedua kesultanan menjalin aliansi yang erat dengan bangsa Eropa untuk melawan satu sama lain.

Ternate dan Tidore memilih untuk bersatu melawan bangsa Eropa yang mencoba menguasai Maluku.

Persaingan tersebut membuat Ternate dan Tidore terisolasi dari hubungan perdagangan dengan bangsa Eropa. 

Persaingan di antara kedua kesultanan tidak berdampak signifikan terhadap hubungan mereka dengan bangsa Eropa.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Ketika Portugis pertama kali tiba di Maluku, mereka menawarkan bantuan militer kepada Kesultanan Ternate untuk mengalahkan musuh-musuh lokal. Sebagai imbalannya, Portugis meminta hak monopoli atas perdagangan rempah-rempah. Namun, seiring berjalannya waktu, Portugis mulai mencampuri urusan internal Ternate, yang akhirnya memicu ketegangan dan pemberontakan dari pihak kesultanan. Apa yang menyebabkan ketegangan antara Portugis dan Kesultanan Ternate meskipun awalnya mereka bekerja sama?

Portugis menolak memberikan bantuan militer kepada Ternate saat dibutuhkan.

Portugis memonopoli perdagangan rempah-rempah dan mencampuri politik dalam negeri Ternate.

Ternate menyerang Portugis untuk merebut hak monopoli perdagangan rempah-rempah.

Portugis tidak menunjukkan minat untuk terlibat dalam perdagangan rempah-rempah di Ternate.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Kesultanan Ternate adalah salah satu kerajaan di Nusantara yang menerapkan hukum Islam dalam pemerintahannya. Islam masuk ke wilayah ini melalui jalur perdagangan, dan para pedagang Muslim yang datang dari berbagai wilayah berperan penting dalam penyebaran agama di Ternate. Para sultan Ternate kemudian menjadikan Islam sebagai landasan dalam menjalankan roda pemerintahan dan mengatur kehidupan masyarakat. Bagaimana penerapan hukum Islam di Kesultanan Ternate memengaruhi struktur pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat?

Hukum Islam hanya berlaku bagi bangsawan, sementara rakyat biasa tetap menjalankan hukum adat.

Penerapan hukum Islam membawa perubahan besar dalam struktur pemerintahan dan cara hidup masyarakat.

Hukum Islam tidak terlalu memengaruhi kehidupan sosial masyarakat karena tradisi lokal lebih dominan.

Penerapan hukum Islam di Ternate lebih bersifat simbolis tanpa dampak nyata pada struktur pemerintahan.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 5 pts

Pada masa kepemimpinan Sultan Zainal Abidin, Kesultanan Ternate semakin memperkuat identitas Islamnya. Sultan Zainal Abidin dikenal sebagai salah satu penguasa yang sangat mendukung penyebaran Islam di Maluku, termasuk dengan mendatangkan ulama dari luar Maluku. Penerimaan Islam di Ternate menjadi semakin kuat dan menyebar luas di kalangan masyarakat. Bagaimana peran Sultan Zainal Abidin dalam memperkuat Islamisasi di Ternate?

Sultan Zainal Abidin menjadikan Islam sebagai agama resmi kerajaan dan mendukung dakwah ulama di seluruh wilayah Ternate.

Sultan Zainal Abidin hanya fokus pada hubungan perdagangan dan kurang memperhatikan penyebaran Islam.

Sultan Zainal Abidin membatasi pengaruh ulama dari luar Maluku agar tidak mengganggu tradisi lokal.

Sultan Zainal Abidin berusaha memperkuat tradisi lokal dan menolak pengaruh Islam dari luar.

Create a free account and access millions of resources

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?