Search Header Logo

Asesmen Formatif

Authored by hamdan halid

World Languages

7th Grade

Used 1+ times

Asesmen Formatif
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

5 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Garis nasib memang sering tak terduga. B. Subono yang lahir di Klaten 3 Februari 1954 dari kalangan dalang, bahkan sempat memperdalam ilmu pedalangan di tingkat akademi, ternyata telah banyak mengalami darmanya sebagai penata gending. Nama Bono demikian dia biasa dipanggil kini disebut empu karawitan. Bono secara khusus menggeluti karawitan dalam bidang iringan pertunjukan wayang kulit di wilayah Jawa Tengah setelah Ki Nartosabdho tiada.

Garis nasib sering tak terduga

B. Subono lahir di Klaten 3 Februari 1954

Bono kini disebut empu karawitan

Bono memperdalam ilmu pedalangan di tingkat akademi

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

(1) Pada hari Rabu (20/12) Ronaldinho kembali menangis saat berada di Porto Alegre, tempat kelahirannya, 21 Maret 1980. (2) “Ini peristiwa paling emosional dalam hidup saya,” ujarnya saat berpidato di hadapan 400 hadirin, termasuk politik lokal dan pelatih Brasil Dunga yang juga berasal dari wilayah Porto Alegre. (3) “Saya selalu bermimpi kejadian ini dan akhirnya menjadi kenyataan. (4) Ini merupakan ‘gol’ terbaik yang pernah saya lakukan,” ujar pemain Barcelona tersebut. (5) Pemain Barcelona itu memang telah dua kali meraih Pemain Terbaik Dunia (tahun 2004 dan 2005).

Jangan menangis secara berlebihan.

Menangis bukan luapan emosional sesaat.

Menangis dapat meringankan beban pikiran.

Masalah tidak dapat diselesaikan dengan menangis.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 2 pts

Bacalah teks ini untuk menjawab soal nomor 3-5!

Kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah perlu untuk ditingkatkan sebab selama ini, masih ada sifat menyepelekan terhadap permasalahan yang satu itu. Misalnya saja, warga yang berada di sekitar sungai cenderung untuk membuang sampah ke sungai tersebut. Seperti tidak pernah berpikir bahwa hal itu dapat berdampak negatif. Padahal dalam jangka panjang, selain mengakibatkan luapan banjir pada musim penghujan, banyaknya sampah di sungai juga membuat lingkungan kotor yang pada akhirnya rawan penyakit.

Di sisi lain, juga masih minim kesadaran masyarakat tentang keharusan membayar retribusi pengelolaan sampah. Di kota, padahal peran para pengangkut sampah amat besar. Dapat dibayangkan jika tidak ada pengangkut sampah, jelas kota akan sangat kotor.

Selain itu rata-rata warga hanya membayar tarif retribusi terendah, yakni Rp1.000,00 walaupun tariff sebenarnya berkisar antara Rp1.000,00 s/d Rp5.000,00 tergantung kualifikasinya masing-masing. Oleh karena itu, untuk kelurahan kami, misalnya kami coba dengan program intensifikasi yang dalam praktiknya dibantu oleh Dispenda. Bahkan pihak Dispenda sudah membuat kartu yang dipakai untuk membayar.

Gagasan utama tajuk tersebut adalah ....

Minimnya kesadaran masyarakat membayar retribusi

Sifat menyepelekan sampah dapat mengakibatkan banjir

Pentingnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah

Masyarakat lebih memilih membayar retribusi terendah

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Penulis dalam tajuk tersebut di atas berpihak kepada ....

Pejabat

masyarakat

pemerintah

pimpinan

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Kalimat yang berupa fakta dalam tajuk tersebut di atas adalah ....

Kalimat pertama paragraf pertama

Kalimat kedua paragraf pertama

Kalimat pertama paragraf kedua

Kalimat kedua paragraf kedua

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?