
Latihan Soal Redoks dan Elektrokimia
Authored by Desi Sari
Chemistry
12th Grade
Used 3+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 10 pts
Aluminium merupakan jenis logam yang ringan. Logam yang aktif dan mudah teroksidasi menjadi ion 3+. Aluminium memiliki sifat alami yang tahan korosi karena lapisan alumnium oksida (Al2O3) yang terbentuk secara spontan. Logam aluminium ini biasa digunakan sebagai pelapis untuk melindungi logam yang mengalami korosi dengan reaksi yang disebut sebagai reaksi aluminotermik. Berdasarkan peristiwa tersebut, tentukan:
a. Reaksi kimia yang terlibat!
b. Tentukan oksidator dan reduktornya!
a. 4Al + 3O2 --> 2Al2O3
b. oksidator Al dan reduktor O2
a. 4Al + 3O2 --> 2Al2O3
b. oksidator O2 dan reduktor Al
a. 2Al2O3 --> 4Al + 3O2
b. oksidator Al dan reduktor O2
a. 2Al2O3 --> 4Al + 3O2
b. oksidator O2 dan reduktor Al
a. 2Al2O3 --> 4Al + 3O2
b. oksidator Al dan reduktor O2
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 10 pts
Dalam sebuah sel elektrolisis, larutan natrium klorida (NaCl) digunakan sebagai elektrolit dengan elektroda karbon (inert). Reaksi yang terjadi di katoda dan anoda adalah sebagai berikut:
NaCl --> Na+ + Cl-
K : 2H2O + 2e- --> 2OH- + H2
A : 4OH- + 2Cl- --> Cl2 + 2e-
Apabila arus yang digunakan dinaikkan, bagaimana laju reaksi di anoda dan katoda?
Jika arus dinaikkan, jumlah elektron yang mengalir akan menurun. Hal ini menyebabkan laju reaksi elektrolisis di anoda dan katoda juga menurun karena reaksi oksidasi dan reduksi tidak terjadi cepat
Jika arus dinaikkan, maka katoda dan anoda tidak mengalami kenaikan ataupun penurunan, karena arus listrik bukan merupakan faktor yang dapat mempercepat terjadinya reaksi redoks
Jika arus dinaikkan, jumlah elektron yang mengalir juga meningkat. Hal ini menyebabkan laju reaksi elektrolisis di anoda dan katoda meningkat karena reaksi oksidasi dan reduksi terjadi lebih cepat
Jika arus dinaikkan, maka reaksi di katoda berjalan semakin cepat sementara itu, reaksi di anoda berjalan semakin lambat. Hal ini dikarenakan pada katoda terjadi reaksi reduksi dan pada anoda terjadi reaksi oksidasi
Jika arus dinaikkan, maka reaksi di anoda berjalan semakin cepat sementara itu, reaksi di katoda berjalan semakin lambat. Hal ini dikarenakan pada katoda terjadi reaksi reduksi dan pada anoda terjadi reaksi oksidasi
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 10 pts
Mula-mula dilakukan elektrolisis 100 mL larutan perak nitrat (AgNO3) dengan arus listrik 10A menggunakan elektroda Pt selama 5 menit, berapa nilai pH yang terbentuk?
1 – log 5
1 – log 4
1 – log 3
1 – log 2
1 – log 1
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
10 mins • 10 pts
Reaksi reduksi dapat ditunjukkan oleh terjadinya?
Penambahan proton
Pengurangan elektron
Penangkapan oksigen
Pengurangan bilangan oksidasi
Pelepasan elektron
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 10 pts
Bilangan oksidasi nitrogen dalam HNO3 adalah
-3
+3
0
-5
+5
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 10 pts
Di antara reaksi berikut, manakah yang bukan reaksi redoks?
NaOH + HCl --> NaCl + H2O
Mg + HCl --> MgCl2 + H2
Fe2O3 + CO --> Fe + CO2
CuO + H2 --> Cu + H2O
Na + H2O --> NaOH + H2
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 10 pts
Reaksi klorin dengan basa membentuk klorida dan hipoklorit menurut reaksi:
Cl2(g) + 2NaOH (aq) → NaCl (aq) + NaClO (aq) + H2O (l)
Zat yang mengalami reaksi autoredoks beserta perubahan bilangan oksidasinya adalah
Cl2 dari -1 menjadi +1 dan 0
NaOH dari 0 menjadi -1 dan +1
Cl2 dari 0 menjadi -1 dan +1
Cl2 dari +1 menjadi -1 dan 0
NaOH dari -1 menjadi +1 dan 0
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?