Search Header Logo

LATIHAN SOAL PAS

Authored by Wina Budiarti

History

12th Grade

Used 31+ times

LATIHAN SOAL PAS
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

24 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Cikal bakal pemberontakan DI/TII yang meluas di beberapa wilayah Indonesia bermula dari sebuah gerakan di Jawa Barat yang dipimpin och S.M. Kartosuwiryo. la dulu adalah salah seorang tokoh Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII). Perjanjian Renville membuka peluang bagi Kartosuwiryo untuk lebih mendekatkan cita-cita lamanya untuk mendirikan negara Islam. Pemberontakan DII/TII pertama kali meletus di daerah . . . . .

Aceh
Jawa Barat
Jawa Tengah
Sulawesi Selatan
Kalimantan Selatan

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

April 1950, pemerintah memerintahkan Andi Aziz agar melapor ke Jakarta akibat peristiwa tersebut, dan menarik pasukannya dari tempat-tempat yang telah diduduki, menyerahkan senjata serta membebaskan tawanan yang telah mereka tangkap. Tenggat waktu melapor adalah 4 x 24 jam. Namun Andi Aziz ternyata terlambat melapor, sementara pasukannya telah berontak. Andi Aziz pun segera ditangkap di Jakarta setibanya ia ke sana dari Makasar. Ia juga kemudian mengakui bahwa aksi yang dilakukannya berawal dari rasa tidak puas terhadap APRIS. Pasukannya yang memberontak akhirnya berhasil ditumpas oleh tentara Indonesia di bawah pimpinan Kolonel Kawilarang. Pada awalnya, dalam mengatasi pemberontakan Andi aziz pemerintah menggunakan cara damai. Namun akhirnya mengadakan operasi militer juga sebab . . . .

Andi Aziz tidak segera melapor sehingga dianggap secara nyata membengkang terhadap NKRI
Gerakan yang dilakukan Andi Aziz mendapat dukungan dari masyarakat
Mendapat bantuan dana dan persenjataan dari Amerika
Kekuatan militer yang disusun Andi Aziz sangat besar
Semua jawaban benar

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) dibentuk oleh Kapten Raymond Westerling pada tahun 1949. Ini adalah milisi bersenjata yang anggotanya terutama berasal dari tentara Belanda: KNIL, yang tidak setuju dengan pembentukan Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS) di Jawa Barat, yang saat itu masih berbentuk negara bagian Pasundan. Basis pasukan APRIS di Jawa Barat adalah Divisi Siliwangi. APRA ingin agar keberadaan negara Pasundan dipertahankan sekaligus menjadikan mereka sebagai tentara negara Federal di Jawa Barat, Karena itu, pada Januari 1950 Westerling mengultimatum pemerintah RIS. Ultimatum ini segera dijawab Perdana Menteri Hatta dengan memerintahkan penangkapan terhadap Westerling. Salah satu tuntutan Kapten Westerling yang kemudian menjadi penyebab pemberontakan APRA pada 23 Januari 1950 ialah . . . .

Bandung harus menjadi daerah administrasi
APRA diakui sebagai negara Pasudan
APRA harus menjadi APRIS
Negara pasudan harus dibubarkan
Westerling harus diangkat menjadi pimpinan APRIS

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Sesuai dengan namanya, pemberontakan RMS dilakukan dengan tujuan memisahkan diri dari Republik Indonesia Serikat dan menggantinya dengan negara sendiri. Diproklamasikan oleh mantan Jaksa Agung Negara Indonesia Timur, Dr. Ch.R.S. Soumokil pada April 1950, RMS didukung oleh mantan pasukan KNIL. Upaya penyelesaian secara damai awalnya dilakukan oleh pemerintah Indonesia, yang mengutus dr. Leimena untuk berunding. Namun upaya ini mengalami kegagalan. Pemerintahpun langsung mengambil tindakan tegas, dengan melakukan operasi militer di bawah pimpinan Kolonel Kaliwerang. Tujuan gerakan republik Maluku Selatan (RMS) adalah . . . .

Mempertahankan berdirinya NIT
Mendirikan RMS yang terpisah dari NIT dan RIS
Membela kepentingan politik rakyat Maluku
Mencari keadilan bagi masyarakat Maluku
Menunjukkan pada pemerintah pusat bahwa negara tersebut dapat mandiri

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

Munculnya pemberontakan PRRI dan Permesta bermula dari adanya persoalan di dalam tubuh Angkatan Darat, berupa kekecewaan atas minimnya kesejahteraan tentara di Sumatera dan Sulawesi. Hal ini mendorong beberapa tokoh militer untuk menentang Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Persoalan kemudian ternyata malah meluas pada tuntutan otonomi daerah. Ada ketidakadilan yang dirasakan beberapa tokoh militer dan sipil di daerah terhadap pemerintah pusat yang dianggap tidak adil dalam alokasi dana pembangunan. Kekecewaan tersebut diwujudkan dengan pembentukan dewan-dewan daerah sebagai alat perjuangan tuntutan pada Desember 1956. Latar belakang munculnya gerakan PRRI adalah . . . .

Tidak setuju dengan bentuk negara
Tidak setuju dengan sistem pemerintahan
Adanya ketidakcocokan diantara para penguasa
Tidak adanya pemerataan pembangunan di daerah
Banyaknya ketidakadilan dipusat pemerintahan

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 2 pts

PKI lalu meniupkan isu tentang adanya Dewan Jenderal di tubuh AD yang tengah mempersiapkan suatu kudeta. Di sini, PKI menyodorkan "Dokumen Gilchrist" yang ditandatangani Duta Besar Inggris di Indonesia. Isi dokumen ditafsirkan sebagai isyarat adanya operasi dari pihak Inggris-AS dengan melibatkan our local army friend (kawan-kawan kita dari tentara setempat) untuk melakukan kudeta. Meski kebenaran isi dokumen ini diragukan dan Jenderal Ahmad Yani kemudian menyanggah keberadaan Dewan Jenderal ini saat Presiden Soekarno bertanya kepadanya, namun pertentangan PKI dengan Angkatan Darat kini tampaknya telah mencapai level yang akut. Tujuan PKI mengelurkan isu “Dewan Jenderal” ialah untuk . . . .

Menakuti lawan politiknya
Menarik perhatian dunia internasional
Melemahkan kedudukan presiden soekarno
Mengadu domba antara TNI AD dengan TNI yang lain
Menghilangkan kepercayaan terhadap TNI AD

7.

FILL IN THE BLANK QUESTION

30 sec • 4 pts

Sesudah pengakuan kedaulatan, Pemerintah Indonesia menanggung beban ekonomi dan keuangan yang cukup berat dampak dari disepakatinya ketentuan-ketentuan KMB, yaitu meningkatnya nilai utang Indonesia, baik utang luar negeri maupun utang dalam negeri. Struktur perekonomian yang diwarisi dari penguasa kolonial masih berat sebelah, nilai ekspor Indonesia pada saat itu masih sangat tergantung pada beberapa jenis hasil perkebunan yang nilainya jauh di bawah produksi pada era sebelum Perang Dunia II. Permasalahan yang dihadapi pemerintah Indonesia pada saat itu mencakup permasalahan jangka pendek dan permasalahan jangka panjang. Tinggimya jumlah mata uang yang beredar dan meningkatkan biaya hidup termasuk permasalahan jangka . . . .(isian harus huruf kecil semua)

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?