
Farmako Anti Diabetes
Authored by Nurlaili Susanti
Science
University
Used 2+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
5 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Seorang laki-laki usia 70 tahun didiagnosis DM tipe 2 dan mendapat terapi metformin dan glibenclamid sejak 6 bulan yang lalu. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar GDP 92 mg/dl, GD2PP 254 mg/dl, dan HbA1c 9%. Pasien juga memiliki riwayat penyakit hati dan ginjal. Dokter akan memberikan obat tambahan untuk mencapai kontrol glikemik pada pasien tersebut. Pasien fobia jarum suntik.
Manakah pilihan obat di bawah ini yang tepat untuk pasien tersebut?
Canagliflozin
Nateglinide
Rosiglitazone
Pramlintide
Sitagliptin
Answer explanation
A. Gol SGLT2 inh, kontraindikasi penyakit ginjal
B. Gol Meglitinid, tidak boleh memberikan obat dengan mekanisme kerja sama dengan sulfonylurea
C. Gol TZD, kontraindikasi penyakit hati
D. Preparat injeksi, pasien fobia
*E. DPP-4 inhibitor : aman untuk penyakit hati dan ginjal
Metformin harus hati2 pada penyakit hati dan ginjal, gunakan dosis optimal paling kecil
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Seorang pasien Wanita usia 52 tahun dengan riwayat DM tipe 2 selama 5 tahun dan sulit terkontrol dengan obat antidiabetes oral. Dokter berencana memberikan insulin yang disuntikkan dua kali sehari untuk menekan produksi glukosa di hati dan mempertahankan kontrol glikemik dalam keadaan puasa.
Manakah bentuk insulin yang tepat digunakan untuk pasien tersebut?
NPH
aspart
regular
detemir
glargine
Answer explanation
*A. NPH - Intermediate
B. Aspart - Rapid, 2-3x/d
C. Reguler - Short, 2-3x/d
D. Detemir - Long, 1x/d
E. Glargine - Long, 1x/d
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Seorang laki-laki usia 50 tahun diantar keluarganya ke klinik dengan keluhan mual muntah dan sakit perut. Ia telah didiagnosis menderita DM tipe 2 1 bulan yang lalu dan meminum obat dari dokter. Pemeriksaan fisik didapatkan laju pernapasan meningkat dan analisis laboratorium darah menunjukkan asidosis laktat.
Manakah dari obat berikut yang paling mungkin bertanggung jawab menyebabkan kondisi tersebut?
Glibenclamid
Rosiglitazon
Metformin
Akarbose
Insulin
Answer explanation
A. Glibenclamid ES hipoglikemia dan BB naik
B. Rosiglitazon ES edema dan BB naik
*C. Metformin menghambat gluconeogenesis -> mengganggu metabolisme asam laktat di hati -> asidosis laktat, ES. Lain gangguan GIT, defisiensi vit B12, BB turun
D. Akarbose ES. Gangguan GIT, kembung, diare
E. Insulin ES. Hipoglikemik, BB meningkat, lipodistrofi
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Seorang pasien Wanita, usia 44 tahun, di bawa ke IGD karena mual muntah dan berkeringat dingin. Ia menderita diabetes dan hari ini telah meminum obat tapi tidak sempat sarapan dan sedang banyak beraktivitas.
Manakah obat berikut ini yang paling mungkin menjadi penyebab kondisi pasien tersebut?
Akarbose
Sitagliptin
Metformin
Rosiglitazon
Glibenclamid
Answer explanation
A. Akarbose tidak menyebabkan hipoglikemi
B. DPP-4 inh meskipun meningkatkan efek GLP dalam potensiasi sekresi insulin, tapi sekresi insulin yang distimulasi glukosa, sehingga obat tidak bekerja pada kondisi glukosa normal/ rendah
C dan D golongan insulin sensitizer tidak menyebabkan hipoglikemik
*E. OAD yang bisa menyebabkan hipoglikemia adalah golongan insulin secretagogue (sulfonylurea dan meglitinide)
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Seorang pasien laki-laki usia 72 tahun dengan riwayat gagal jantung kongestif telah didiagnosis menderita DM tipe 2 dan membutuhkan terapi obat antidiabetes. Manakah dari obat berikut ini yang tidak boleh diberikan pada pasien tersebut?
Akarbose
Sitagliptin
Repaglinid
Rosiglitazon
Dapagliflozin
Answer explanation
A, Gol alfa glikosidase inh, efek samping dominan sal cerna shg dikontraindikasikan untuk penyakit pencernaan
B, Gol DPP-4 inh, hanya Saxa dan Alo yang meningkatkan resiko gagal jantung, tidak untuk Sita
C, Gol Meglitinid, hanya KI pada lansia dengan resiko hipoglikemi berat
*D. Gol TZD, Menyebabkan edema karena retensi cairan, meningkatkan beban jantung
E, Gol SGLT-2 inh, justru dapat menurunkan resiko kardiovaskuler melalui efek diuresisnya
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?