
Soal Asesmen Harian (puisi)
Authored by media pembelajaran
World Languages
6th Grade
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
13 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang anak laki-laki menghampiri Erin yang sedang menyusun lego di beranda rumah. Anak itu memakai penyangga tangan. Erin termangu menatap anak laki-laki di hadapannya.
"Bolehkah aku ikut bermain?" tanya anak laki-laki itu.
"Tentu saja... kamu bisa membantuku menyusun lego ini," ucap Erin.
Ia takut menyinggung perasaan anak itu. Erin menatap anak itu dengan iba.
"Hei, kamu tidak perlu iba begitu. Aku baik-baik saja, kok." Keduanya lalu sibuk merakit lego.
"Kita berhasil merakit lego ini sampai selesai!" Tama tampak senang. Erin menatap lego yang sudah disusun menjadi berbentuk pesawat di tangan Tama.
Erin sudah berusaha menyusun lego itu berhari-hari, tetapi tidak berhasil. Bahkan, ia merasa menyusun lego menjadi pesawat bagaikan menegakkan benang basah. Namun, Tama bisa dengan mudah melakukannya.
"Kamu hebat, Tama," ucap Erin tulus.
Perasaan Erin saat melihat Tama adalah...
kasihan
malu
sedih
kecewa
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang anak laki-laki menghampiri Erin yang sedang menyusun lego di beranda rumah. Anak itu memakai penyangga tangan. Erin termangu menatap anak laki-laki di hadapannya.
"Bolehkah aku ikut bermain?" tanya anak laki-laki itu.
"Tentu saja... kamu bisa membantuku menyusun lego ini," ucap Erin.
Ia takut menyinggung perasaan anak itu. Erin menatap anak itu dengan iba.
"Hei, kamu tidak perlu iba begitu. Aku baik-baik saja, kok." Keduanya lalu sibuk merakit lego.
"Kita berhasil merakit lego ini sampai selesai!" Tama tampak senang. Erin menatap lego yang sudah disusun menjadi berbentuk pesawat di tangan Tama.
Erin sudah berusaha menyusun lego itu berhari-hari, tetapi tidak berhasil. Bahkan, ia merasa menyusun lego menjadi pesawat bagaikan menegakkan benang basah. Namun, Tama bisa dengan mudah melakukannya.
"Kamu hebat, Tama," ucap Erin tulus.
Erin menunjukkan sikap bersahabat dengan cara...
berkenalan dengan Tama
memandang iri kepada Tama
mengizinkan Tama bermain lego
mengajari Tama bermain lego
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang anak laki-laki menghampiri Erin yang sedang menyusun lego di beranda rumah. Anak itu memakai penyangga tangan. Erin termangu menatap anak laki-laki di hadapannya.
"Bolehkah aku ikut bermain?" tanya anak laki-laki itu.
"Tentu saja... kamu bisa membantuku menyusun lego ini," ucap Erin.
Ia takut menyinggung perasaan anak itu. Erin menatap anak itu dengan iba.
"Hei, kamu tidak perlu iba begitu. Aku baik-baik saja, kok." Keduanya lalu sibuk merakit lego.
"Kita berhasil merakit lego ini sampai selesai!" Tama tampak senang. Erin menatap lego yang sudah disusun menjadi berbentuk pesawat di tangan Tama.
Erin sudah berusaha menyusun lego itu berhari-hari, tetapi tidak berhasil. Bahkan, ia merasa menyusun lego menjadi pesawat bagaikan menegakkan benang basah. Namun, Tama bisa dengan mudah melakukannya.
"Kamu hebat, Tama," ucap Erin tulus.
Ungkapan yang tepat untuk menggambarkan sikap Tama adalah...
kecil hati
besar hati
tinggi hati
rendah hati
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Peribahasa bagai menegakkan benang basah mengandung makna...
melakukan hal yang mustahil
terheran-heran melihat keadaan
orang yang tidak memiliki keahlian
sangat bersedih hati atas sesuatu
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Rena tidak habis pikir. Gio bilang kalau di perutnya akan tumbuh pohon rambutan gara-gara Rena tidak sengaja menelan biji rambutan tadi siang. Rena bertanya kepada ibu dan mencari informasi di internet. Tapi, semua informasi yang didapatnya menyatakan kalau biji tidak mungkin tumbuh di dalam perut. Rena sebal karena Gio menertawakannya di kelas [...] teman-teman lain ikut tertawa.
Mitos yang terdapat pada teks tersebut adalah...
Gio menertawakan Rena di hadapan teman-teman.
Biji rambutan tidak mungkin tertelan oleh manusia.
Informasi di internet bisa saja keliru dan tidak sesuai fakt
memakan biji buah dapat membuat pohon tumbuh di perut
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Rena tidak habis pikir. Gio bilang kalau di perutnya akan tumbuh pohon rambutan gara-gara Rena tidak sengaja menelan biji rambutan tadi siang. Rena bertanya kepada ibu dan mencari informasi di internet. Tapi, semua informasi yang didapatnya menyatakan kalau biji tidak mungkin tumbuh di dalam perut. Rena sebal karena Gio menertawakannya di kelas [...] teman-teman lain ikut tertawa.
konjungsi yang tepat pada teks tersebut adalah...
seandainya
sehingga
bagaikan
apabila
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Rena tidak habis pikir. Gio bilang kalau di perutnya akan tumbuh pohon rambutan gara-gara Rena tidak sengaja menelan biji rambutan tadi siang. Rena bertanya kepada ibu dan mencari informasi di internet. Tapi, semua informasi yang didapatnya menyatakan kalau biji tidak mungkin tumbuh di dalam perut. Rena sebal karena Gio menertawakannya di kelas [...] teman-teman lain ikut tertawa.
Dialog yang menyatakan kekesalan Rena adalah...
"Untung saja Gio memberitahuku informasi ini."
"Harusnya aku tidak menelan biji rambutan itu!"
"Gio menyebalkan sekali karena mengerjaiku!"
"Kenapa sih Gio tidak mau berbagi rambutan?"
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?