SOAL REMEDIAL PTS GENAP BAHASA INDONESIA

SOAL REMEDIAL PTS GENAP BAHASA INDONESIA

7th Grade

10 Qs

quiz-placeholder

Similar activities

Quiz Teks Tanggapan

Quiz Teks Tanggapan

7th Grade

10 Qs

Kandungan dan manfaat sayur

Kandungan dan manfaat sayur

7th Grade

10 Qs

Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara

Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara

7th Grade

15 Qs

BSMM SMKTD2 - khemah & pemasangan

BSMM SMKTD2 - khemah & pemasangan

7th - 11th Grade

13 Qs

Pemilu

Pemilu

KG - University

10 Qs

7_PG PH PKN Bab 6

7_PG PH PKN Bab 6

7th Grade

10 Qs

ANALISIS SITUASI

ANALISIS SITUASI

1st - 10th Grade

11 Qs

Latihan PPKn

Latihan PPKn

7th Grade

10 Qs

SOAL REMEDIAL PTS GENAP BAHASA INDONESIA

SOAL REMEDIAL PTS GENAP BAHASA INDONESIA

Assessment

Quiz

Other

7th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Siti Juniati

Used 2+ times

FREE Resource

AI

Enhance your content in a minute

Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Bacalah kutipan teks berita berikut.

Data yang bersumber dari Pos Komando (Posko) Penanganan Darurat Bencana Erupsi Semeru, meunjukkan bahwa pada 25 Desember 2021), tercatat ada 54 orang meninggal dunia, sedangkan 6 warga dinyatakan hilang. Berdasarkan data pengungsian, jumlah warga mengungsi berjumlah 9.417 jiwa yang tersebar di 402 titik. Pengungsian terpusat di 3 Kecamatan, yakni di Pasirian 15 titik 1.657 jiwa, Candipuro 22 titik 3.897 jiwa dan Pronojiwo 7 titik 1.136 jiwa. Sementara itu, jumlah rumah penduduk yang mengalami kerusakan 1.027 unit. Kerusakan rumah tersebut tersebar di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, dengan kategori rusak berat 505 unit.

Informasi yang sesuai dengan kutipan teks berita tersebut adalah ...

Korban bencana eurupsi Semeru tercatat 50 orangmeninggal dunia dan 6 orang dinyatakan hilang.

Jumlah rumah penduduk yang mengalami kerusakan 505 unit.

Jumlah warga yang mengungsi akibat bencana eurupsi Semeru berjumlah 9.417 jiwa.

Pengungsian warga terbanyak berada di kecamatan Pasirian, yaitu 1.657 jiwa.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Cermati kutipan teks berita berikut.

(1) Sepanjang 2021 terhitung mulai 1 Januari hingga 28 Desember 2021, bencana alam yang terjadi di Indonesia mencapai 3.058 kejadian. (2) Bencana banjir mendominasi kejadian bencana alam yang melanda hampir seluruh wilayah Indonesia, yaitu mencapai 1.288 kejadian atau 42,1%. (3) Selain banjir, cuaca ekstrem merupakan kejadian bencana alam yang juga banyak terjadi di Indonesia, yakni ada 791 kejadian. (4) Lalu, 623 kejadian bencana alam yang melanda Indonesia sepanjang tahun ini merupakan tanah longsor.

Unsur when (kapan) dari kutipan teks berita tersebut terdapat pada kalimat nomor ....

(1)

(2)

(3)

(4)

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Cermati kutipan teks berita berikut.

Sepanjang 2021 terhitung mulai 1 Januari hingga 28 Desember 2021, bencana alam yang terjadi di Indonesia mencapai 3.058 kejadian. Bencana banjir mendominasi kejadian bencana alam yang melanda hampir seluruh wilayah Indonesia, yaitu mencapai 1.288 kejadian atau 42,1%. Selain banjir, cuaca ekstrem merupakan kejadian bencana alam yang juga banyak terjadi di Indonesia, yakni ada 791 kejadian. Lalu, 623 kejadian bencana alam yang melanda Indonesia sepanjang tahun ini merupakan tanah longsor.

Berdasarkan struktur teks berita, kutipan teks tersebut termasuk bagian ....

kepala berita

teras berita

tubuh berita

kaki berita

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Bacalah kutipan teks berita berikut.

Dua orang warga dikabarkan meninggal akibat banjir bandang yang melanda Desa Gubug, Kabupaten Grobogan, Minggu (22/1) sekitar pukul 21.15 itu. Banjir ini akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang karena hujan yang terus mengguyur daerah tersebut dan wilayah Salatiga sejak dua hari lalu.

Konjungsi kronologis dari kutipan teks berita tersebut adalah ....

akibat

karena

dan

sejak

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Bacalah teks berita berikut dengan cermat.

Warganet ramai memperbincangkan video viral tentang awan berbentuk tsunami di atas Kota Meulaboh, Provinsi Aceh, Senin (10/8/2020). Akun Twitter @masawep atau Arief Arbianto yang menggunggah video tersebut menulis, "Mohon doanya agar Kota Meulaboh baik-baik saja. Pemandangan awan pagi ini di atas kota Meulaboh, Aceh Barat.” Melihat fenomena alam yang viral ini, sebagian masyarakat bertanya-tanya apakah awan ini pertanda datangnya bencana alam.

Menanggapi viralnya video fenomena awan tersebut, Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini BMKG, Miming Saepudin, pun angkat bicara. Miming menuturkan bahwa memang benar fenomena awan berbentuk seperti tsunami di video tersebut merupakan fenomena yang relatif jarang terjadi.

"Secara ilmiah, fenomena awan tersebut dinamakan dengan awan arcus," kata Miming kepada Kompas.com, Senin (10/8/2020).

Untuk diketahui, awan arcus adalah jenis awan rendah dan memiliki formasi pembentukan horizontal. Dijelaskan Miming, awan arcus ini terbentuk sebagai hasil ketidakstabilan atmosfer sepanjang atau di depan pertemuan massa udara yang lebih dingin yang mendorong massa udara hangat dan lembap naik. "Sehingga terbentuklah tipe awan arcus yang pola pembentukannya horizontal," jelasnya.

Penggunaan kalimat tidak langsung dari teks berita tersebut adalah ...

"Secara ilmiah, fenomena awan tersebut dinamakan dengan awan arcus," kata Miming kepada Kompas.com, Senin (10/8/2020).

Miming menuturkan bahwa memang benar fenomena awan berbentuk seperti tsunami di video tersebut merupakan fenomena yang relatif jarang terjadi.

Menanggapi viralnya video fenomena awan tersebut, Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini BMKG, Miming Saepudin, pun angkat bicara.

Melihat fenomena alam yang viral ini, sebagian masyarakat bertanya-tanya apakah awan ini pertanda datangnya bencana alam.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Cermati teks berita berikut.

Warganet ramai memperbincangkan video viral tentang awan berbentuk tsunami di atas Kota Meulaboh, Provinsi Aceh, Senin (10/8/2020). Akun Twitter @masawep atau Arief Arbianto yang menggunggah video tersebut menulis, "Mohon doanya agar Kota Meulaboh baik-baik saja. Pemandangan awan pagi ini di atas kota Meulaboh, Aceh Barat.” Melihat fenomena alam yang viral ini, sebagian masyarakat bertanya-tanya apakah awan ini pertanda datangnya bencana alam.

Menanggapi viralnya video fenomena awan tersebut, Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini BMKG, Miming Saepudin, pun angkat bicara. Miming menuturkan bahwa memang benar fenomena awan berbentuk seperti tsunami di video tersebut merupakan fenomena yang relatif jarang terjadi.

"Secara ilmiah, fenomena awan tersebut dinamakan dengan awan arcus," kata Miming kepada Kompas.com, Senin (10/8/2020).

Untuk diketahui, awan arcus adalah jenis awan rendah dan memiliki formasi pembentukan horizontal. Dijelaskan Miming, awan arcus ini terbentuk sebagai hasil ketidakstabilan atmosfer sepanjang atau di depan pertemuan massa udara yang lebih dingin yang mendorong massa udara hangat dan lembap naik. "Sehingga terbentuklah tipe awan arcus yang pola pembentukannya horizontal," jelasnya.

Berikut yang termasuk kata kerja pewarta dari teks berita tersebut adalah ....

mengunggah

menuturkan

menanggapi

melihat

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 1 pt

Perhatikan macam-macam buku berikut.

(1) novel

(2) jurnal

(3) puisi

(4) biografi

Yang termasuk jenis buku fiksi terdapat pada nomor ....

1 dan 2

3 dan 4

1 dan 3

2 dan 4

Create a free account and access millions of resources

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?