Search Header Logo

Bahasa Indonesia Kelas 6 Bab 7. Aku Bisa Berempati

Authored by Junaizah Junaizah

World Languages

6th Grade

Used 8+ times

Bahasa Indonesia Kelas 6 Bab 7. Aku Bisa Berempati
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

25 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 4 pts

Hari Pertama yang Berkesan


Di ruang kelas VI SD Tunas Harapan, Lina, Rani, Dina, Andi, dan Budi sedang asyik mengerjakan tugas kelompok. Tiba-tiba, Lina merasa sakit di perutnya dan melihat noda merah di seragamnya. Ia panik dan memanggil Rani. "Ran, aku kenapa ya? Aku takut," bisik Lina dengan suara gemetar. Rani, yang sudah belajar tentang menstruasi, segera menenangkannya. "Tenang, Lin. Itu menstruasi. Aku temani kamu ke UKS, ya," ujarnya sambil memegang tangan Lina.

Dina, yang mendengar percakapan mereka, segera mengambil pembalut dari tasnya. "Aku selalu bawa ini, Lina. Ini untukmu," katanya dengan ramah. Andi dan Budi, yang awalnya bingung, bertanya apa yang terjadi. Rani menjelaskan dengan sabar, "Lina sedang mengalami hal alami yang dialami perempuan. Kita harus bantu dia, ya." Andi dan Budi pun mengangguk, "Kami jaga di sini, Lina. Jangan khawatir."

Setelah dibantu, Lina merasa lebih tenang. "Terima kasih, teman-teman. Aku tadi sangat takut, tapi kalian membuatku merasa aman," ujarnya dengan senyum lega. Mereka pun kembali ke kelas dan melanjutkan tugas kelompok. Andi dan Budi membantu mengambilkan air minum untuk Lina, sementara Rani dan Dina terus memastikan Lina baik-baik saja. Hari itu, Lina belajar bahwa menstruasi adalah hal normal, dan ia bersyukur memiliki teman-teman yang penuh empati. Kebersamaan mereka semakin erat, karena mereka tahu bahwa saling peduli adalah hal terpenting.

Apa yang harus dilakukan teman-teman Lina ketika melihat Lina sakit perut dan ada noda di rok Lina?

Menertawakan Lina

Membantu Lina dan menenangkannya

Membiarkan Lina sendiri

Melaporkan ke guru tanpa membantu Lina

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 4 pts

Bacalah cerita berikut!

Hari Pertama yang Berkesan


Di ruang kelas VI SD Tunas Harapan, Lina, Rani, Dina, Andi, dan Budi sedang asyik mengerjakan tugas kelompok. Tiba-tiba, Lina merasa sakit di perutnya dan melihat noda merah di seragamnya. Ia panik dan memanggil Rani. "Ran, aku kenapa ya? Aku takut," bisik Lina dengan suara gemetar. Rani, yang sudah belajar tentang menstruasi, segera menenangkannya. "Tenang, Lin. Itu menstruasi. Aku temani kamu ke UKS, ya," ujarnya sambil memegang tangan Lina.

Dina, yang mendengar percakapan mereka, segera mengambil pembalut dari tasnya. "Aku selalu bawa ini, Lina. Ini untukmu," katanya dengan ramah. Andi dan Budi, yang awalnya bingung, bertanya apa yang terjadi. Rani menjelaskan dengan sabar, "Lina sedang mengalami hal alami yang dialami perempuan. Kita harus bantu dia, ya." Andi dan Budi pun mengangguk, "Kami jaga di sini, Lina. Jangan khawatir."

Setelah dibantu, Lina merasa lebih tenang. "Terima kasih, teman-teman. Aku tadi sangat takut, tapi kalian membuatku merasa aman," ujarnya dengan senyum lega. Mereka pun kembali ke kelas dan melanjutkan tugas kelompok. Andi dan Budi membantu mengambilkan air minum untuk Lina, sementara Rani dan Dina terus memastikan Lina baik-baik saja. Hari itu, Lina belajar bahwa menstruasi adalah hal normal, dan ia bersyukur memiliki teman-teman yang penuh empati. Kebersamaan mereka semakin erat, karena mereka tahu bahwa saling peduli adalah hal terpenting. Rani bisa langsung memahami hal yang terjadi pada Lina karena . . .

Rani sudah pernah mengalami menstruasi

Rani sudah belajar tentang menstruasi

Rani sudah berteman lama dengan Lina

Rani menjadi dokter cilik di sekolah

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 4 pts

Bacalah cerita berikut!

Hari Pertama yang Berkesan


Di ruang kelas VI SD Tunas Harapan, Lina, Rani, Dina, Andi, dan Budi sedang asyik mengerjakan tugas kelompok. Tiba-tiba, Lina merasa sakit di perutnya dan melihat noda merah di seragamnya. Ia panik dan memanggil Rani. "Ran, aku kenapa ya? Aku takut," bisik Lina dengan suara gemetar. Rani, yang sudah belajar tentang menstruasi, segera menenangkannya. "Tenang, Lin. Itu menstruasi. Aku temani kamu ke UKS, ya," ujarnya sambil memegang tangan Lina.

Dina, yang mendengar percakapan mereka, segera mengambil pembalut dari tasnya. "Aku selalu bawa ini, Lina. Ini untukmu," katanya dengan ramah. Andi dan Budi, yang awalnya bingung, bertanya apa yang terjadi. Rani menjelaskan dengan sabar, "Lina sedang mengalami hal alami yang dialami perempuan. Kita harus bantu dia, ya." Andi dan Budi pun mengangguk, "Kami jaga di sini, Lina. Jangan khawatir."

Setelah dibantu, Lina merasa lebih tenang. "Terima kasih, teman-teman. Aku tadi sangat takut, tapi kalian membuatku merasa aman," ujarnya dengan senyum lega. Mereka pun kembali ke kelas dan melanjutkan tugas kelompok. Andi dan Budi membantu mengambilkan air minum untuk Lina, sementara Rani dan Dina terus memastikan Lina baik-baik saja. Hari itu, Lina belajar bahwa menstruasi adalah hal normal, dan ia bersyukur memiliki teman-teman yang penuh empati. Kebersamaan mereka semakin erat, karena mereka tahu bahwa saling peduli adalah hal terpenting. Alasan Lina panik saat mengerjakan tugas kelompok di kelas yaitu. . .

A. waktu pengerjaan tugas segera habis

B. muncul noda merah pada seragamnya

C. kepala Lina terasa sakit dan pusing

D. mengalami kejadian yang tidak biasa

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 4 pts

Bacalah cerita berikut!

Hari Pertama yang Berkesan


Di ruang kelas VI SD Tunas Harapan, Lina, Rani, Dina, Andi, dan Budi sedang asyik mengerjakan tugas kelompok. Tiba-tiba, Lina merasa sakit di perutnya dan melihat noda merah di seragamnya. Ia panik dan memanggil Rani. "Ran, aku kenapa ya? Aku takut," bisik Lina dengan suara gemetar. Rani, yang sudah belajar tentang menstruasi, segera menenangkannya. "Tenang, Lin. Itu menstruasi. Aku temani kamu ke UKS, ya," ujarnya sambil memegang tangan Lina.

Dina, yang mendengar percakapan mereka, segera mengambil pembalut dari tasnya. "Aku selalu bawa ini, Lina. Ini untukmu," katanya dengan ramah. Andi dan Budi, yang awalnya bingung, bertanya apa yang terjadi. Rani menjelaskan dengan sabar, "Lina sedang mengalami hal alami yang dialami perempuan. Kita harus bantu dia, ya." Andi dan Budi pun mengangguk, "Kami jaga di sini, Lina. Jangan khawatir."

Setelah dibantu, Lina merasa lebih tenang. "Terima kasih, teman-teman. Aku tadi sangat takut, tapi kalian membuatku merasa aman," ujarnya dengan senyum lega. Mereka pun kembali ke kelas dan melanjutkan tugas kelompok. Andi dan Budi membantu mengambilkan air minum untuk Lina, sementara Rani dan Dina terus memastikan Lina baik-baik saja. Hari itu, Lina belajar bahwa menstruasi adalah hal normal, dan ia bersyukur memiliki teman-teman yang penuh empati. Kebersamaan mereka semakin erat, karena mereka tahu bahwa saling peduli adalah hal terpenting. Upaya yang dilakukan oleh Dina untuk membantu Lina yaitu. . .

mengajak Lina ke UKS

menenangkan Lina yang panik

memberikan Lina pembalut

mengambilkan air minum untuk Lina

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 4 pts

Bacalah cerita berikut!

Hari Pertama yang Berkesan


Di ruang kelas VI SD Tunas Harapan, Lina, Rani, Dina, Andi, dan Budi sedang asyik mengerjakan tugas kelompok. Tiba-tiba, Lina merasa sakit di perutnya dan melihat noda merah di seragamnya. Ia panik dan memanggil Rani. "Ran, aku kenapa ya? Aku takut," bisik Lina dengan suara gemetar. Rani, yang sudah belajar tentang menstruasi, segera menenangkannya. "Tenang, Lin. Itu menstruasi. Aku temani kamu ke UKS, ya," ujarnya sambil memegang tangan Lina.

Dina, yang mendengar percakapan mereka, segera mengambil pembalut dari tasnya. "Aku selalu bawa ini, Lina. Ini untukmu," katanya dengan ramah. Andi dan Budi, yang awalnya bingung, bertanya apa yang terjadi. Rani menjelaskan dengan sabar, "Lina sedang mengalami hal alami yang dialami perempuan. Kita harus bantu dia, ya." Andi dan Budi pun mengangguk, "Kami jaga di sini, Lina. Jangan khawatir."

Setelah dibantu, Lina merasa lebih tenang. "Terima kasih, teman-teman. Aku tadi sangat takut, tapi kalian membuatku merasa aman," ujarnya dengan senyum lega. Mereka pun kembali ke kelas dan melanjutkan tugas kelompok. Andi dan Budi membantu mengambilkan air minum untuk Lina, sementara Rani dan Dina terus memastikan Lina baik-baik saja. Hari itu, Lina belajar bahwa menstruasi adalah hal normal, dan ia bersyukur memiliki teman-teman yang penuh empati. Kebersamaan mereka semakin erat, karena mereka tahu bahwa saling peduli adalah hal terpenting. Pesan moral yang bisa kita teladani dari cerita "Hari Pertama yang Berkesan" yaitu. . .

kita harus berteman dengan siapa saja

kita harus jujur dan menghormati teman

kita harus berempati dan peduli

kita tidak boleh sombong dan serakah

6.

DRAG AND DROP QUESTION

5 mins • 4 pts

Saat haid, penting untuk mengganti (a)   secara teratur agar terhindar dari infeksi. Kata yang tepat untuk mengisi kalimat rumpang di atas yaitu . . .

menstruasi

pembalut

canggung

seragam

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

5 mins • 4 pts

Perhatikan kalimat berikut! Rina urung pergi ke rumah neneknya karena tiba-tiba merasa tidak enak badan.

batal

tertunda

berhasil

perhitungan

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Microsoft

Continue with Microsoft

or continue with

Facebook

Facebook

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?

Discover more resources for World Languages