Search Header Logo

Peribahasa dan Ungkapan

Authored by Inge Avianti

World Languages

6th Grade

Used 1+ times

Peribahasa dan Ungkapan
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

20 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 2 pts

Apa makna dari peribahasa 'lempar batu sembunyi tangan'?

Melakukan perbuatan buruk tetapi tidak mau bertanggung jawab.

Suatu kesalahan yang sudah terlanjur dan tidak bisa diperbaiki.

Pengeluaran lebih besar daripada pendapatan.

Karena satu kesalahan kecil, seluruh kebaikan bisa rusak.

Answer explanation

Peribahasa 'lempar batu sembunyi tangan' menggambarkan tindakan melakukan sesuatu yang buruk, seperti berbuat jahat, namun tidak mau mengakui atau bertanggung jawab atas perbuatan tersebut. Ini sesuai dengan pilihan yang benar.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 2 pts

Apa makna dari peribahasa 'nasi sudah menjadi bubur'?

Melakukan perbuatan buruk tetapi tidak mau bertanggung jawab.

Suatu kesalahan yang sudah terlanjur dan tidak bisa diperbaiki.

Pengeluaran lebih besar daripada pendapatan.

Karena satu kesalahan kecil, seluruh kebaikan bisa rusak.

Answer explanation

Peribahasa 'nasi sudah menjadi bubur' menggambarkan situasi di mana suatu kesalahan telah terjadi dan tidak dapat diperbaiki lagi. Oleh karena itu, pilihan yang tepat adalah 'Suatu kesalahan yang sudah terlanjur dan tidak bisa diperbaiki.'

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 2 pts

Apa makna dari peribahasa 'besar pasak daripada tiang'?

Pengeluaran lebih besar daripada pendapatan.

Melakukan perbuatan buruk tetapi tidak mau bertanggung jawab.

Suatu kesalahan yang sudah terlanjur dan tidak bisa diperbaiki.

Karena satu kesalahan kecil, seluruh kebaikan bisa rusak.

Answer explanation

Peribahasa 'besar pasak daripada tiang' berarti pengeluaran lebih besar daripada pendapatan, menggambarkan situasi di mana seseorang menghabiskan lebih banyak uang daripada yang mereka miliki.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 2 pts

Apa makna dari peribahasa 'karena nila setitik, rusak susu sebelanga'?

Karena satu kesalahan kecil, seluruh kebaikan bisa rusak.

Pengeluaran lebih besar daripada pendapatan.

Melakukan perbuatan buruk tetapi tidak mau bertanggung jawab.

Suatu kesalahan yang sudah terlanjur dan tidak bisa diperbaiki.

Answer explanation

Peribahasa 'karena nila setitik, rusak susu sebelanga' menggambarkan bahwa satu kesalahan kecil dapat merusak seluruh kebaikan yang telah ada, sehingga pilihan yang benar adalah 'Karena satu kesalahan kecil, seluruh kebaikan bisa rusak.'

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 2 pts

Apa makna dari peribahasa 'sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui'?

Melakukan satu tindakan yang membawa banyak hasil.

Suka duka ditanggung bersama.

Menyesuaikan diri dengan adat setempat.

Memanfaatkan apa yang ada saat kekurangan.

Answer explanation

Peribahasa 'sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui' berarti melakukan satu tindakan yang dapat menghasilkan banyak manfaat atau hasil sekaligus, atau melakukan beberapa pekerjaan secara bersamaan (multi tasking). Contohnya, seorang ibu memasak sambil mencuci dan mengasuh anak.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 2 pts

Apa makna dari peribahasa 'berat sama dipikul, ringan sama dijinjing'?

Suka duka ditanggung bersama.

Melakukan satu tindakan yang membawa banyak hasil.

Menyesuaikan diri dengan adat setempat.

Memanfaatkan apa yang ada saat kekurangan.

Answer explanation

Peribahasa 'berat sama dipikul, ringan sama dijinjing' berarti bahwa dalam kehidupan, suka dan duka harus ditanggung bersama. Ini mencerminkan semangat kebersamaan dan saling membantu di antara sesama.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

20 sec • 2 pts

Apa makna dari peribahasa 'di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung'?

Menyesuaikan diri dengan adat setempat.

Suka duka ditanggung bersama.

Melakukan satu tindakan yang membawa banyak hasil.

Memanfaatkan apa yang ada saat kekurangan.

Answer explanation

Peribahasa 'di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung' berarti kita harus menyesuaikan diri dengan adat dan kebiasaan setempat di mana kita berada. Ini mencerminkan pentingnya adaptasi dalam kehidupan sosial.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?