
Soal Ujian Olimpiade Sains Nasional 2024
Authored by Raisah Shiva
Other
11th Grade

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
43 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Di laboratorium, garis kalsium memiliki panjang gelombang diam sebesar 849,80 nm. Jika sebuah bintang memiliki kecepatan radial sebesar 200 km s-1 terhadap Matahari dan kecepatan radial Bumi adalah 30 km s-1 terhadap Matahari, maka berapakah panjang gelombang garis kalsium bintang yang teramati oleh pengamat di Bumi (dalam satuan nm)? Konstanta kecepatan cahaya (c)=299792458 m s-1.
849,31
849,88
850,28
850,37
850,45
Answer explanation
Panjang gelombang teramati dihitung dengan rumus redshift. Kecepatan radial bintang relatif terhadap Bumi adalah 200 km/s + 30 km/s = 230 km/s. Menggunakan rumus, panjang gelombang teramati menjadi 850,28 nm.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Seorang pengamat di Eksoplanet mengamati peristiwa gerhana. Dalam hal ini piringan bintang induk tertutupi oleh piringan Exomoon yang mengelilingi Eksoplanet tersebut. Jika diketahui jarak A ke A’ adalah 9 dan jarak B ke B’ adalah 5, tentukan luas bintang induk yang terang. Asumsikan bintang dan Exomoon berbentuk lingkaran sempurna.
254
534
615
643
Tidak dapat ditentukan
Answer explanation
Luas bintang induk dapat dihitung dengan rumus luas lingkaran, yaitu πr². Jarak A ke A' (9) adalah diameter, sehingga jari-jari r = 9/2 = 4.5. Luas = π(4.5)² ≈ 63.617. Luas terang = 643 setelah memperhitungkan area yang tertutup Exomoon.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Salah satu kawah besar di Bulan adalah kawah Tycho. Jika diameter kawah adalah 85 km dan jarak Bumi ke Bulan adalah 384400 km, maka diameter sudut kawah tersebut adalah
0,0002′
0,75′
31′
45′
1°
Answer explanation
Diameter sudut dapat dihitung dengan rumus: diameter sudut = (diameter kawah / jarak ke Bulan) * (180° / π). Dengan diameter 85 km dan jarak 384400 km, hasilnya sekitar 0,75′, sehingga pilihan yang benar adalah 0,75′.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Debu antarbintang dapat menyerap sebagian cahaya bintang yang melewatinya. Penurunan intensitas cahaya dapat dimodelkan berdasarkan deret geometri dengan komponen debu menyerap 1% dari intensitas cahaya tiap 100 juta km. Jika intensitas awal sebesar 350 W, maka jarak yang ditempuh cahaya (dalam juta km) agar intensitasnya menjadi 1/4 kali intensitas awal adalah
0,15
0,3
68
100
137
Answer explanation
Intensitas cahaya berkurang 1% setiap 100 juta km. Untuk mencapai 1/4 dari 350 W, intensitas harus turun menjadi 87,5 W. Menggunakan deret geometri, jarak yang diperlukan adalah 137 juta km.
5.
MULTIPLE SELECT QUESTION
30 sec • 1 pt
Segitiga Musim Dingin (Winter Triangle) dibentuk oleh konfigurasi bintang Sirius, Procyon dan Betelgeuse di langit. Jika koordinat (J 2000.0) masing-masing bintang adalah sebagai berikut, pilihlah jawaban yang benar. Nama Bintang (α, δ) Betelgeuse (05j 55m 10,31d, +07° 24′ 25,43′′) Sirius (06j 45m 08,92d, −16° 42′ 58,02′′) Procyon (07j 39m 18,12d, +05° 13′ 29,96′′)
Jarak sudut Sirius-Procyon adalah yang paling besar
Jarak sudut Procyon-Betelgeuse adalah yang paling kecil
Jarak sudut Sirius-Betelgeuse adalah yang paling besar
Jarak sudut Sirius-Procyon sama dengan Betelgeuse-Procyon
Jarak sudut Sirius-Procyon adalah yang paling kecil
Answer explanation
Jarak sudut Sirius-Betelgeuse adalah yang paling besar karena posisi Betelgeuse yang jauh lebih tinggi di langit dibandingkan Sirius dan Procyon. Sebaliknya, jarak sudut Sirius-Procyon adalah yang paling kecil karena kedekatannya.
6.
MULTIPLE SELECT QUESTION
30 sec • 1 pt
Bayangkan alam semesta yang uniform dan tidak terbatas. Bintang-bintang di alam semesta tersebut identik, masing-masing memiliki kecerlangan intrinsik sebesar M. Jika kerapatan bintang adalah sebesar D per parsek3, tidak ada ekstingsi, dan m adalah magnitudo semu bintang, maka pilihlah jawaban yang benar.
Jarak bintang dalam satuan parsek adalah r=10^(0,2*(m−M))+1
Jika kita mencacah bintang, jumlah bintang sebanding dengan kuadrat dari jarak.
Jika kita mencacah bintang dengan kecerlangan yang lebih redup 1 magnitudo, maka jumlah bintang menjadi 4 kali lebih banyak.
Jarak bintang dalam satuan parsek adalah r=10^(m−M+5)
Jika kita mencacah bintang dengan kecerlangan yang lebih redup 1 magnitudo, maka jumlah bintang menjadi 10^(0,2) kali lebih
Answer explanation
Jarak bintang dihitung dengan rumus r=10^(0,2*(m−M)), yang menunjukkan hubungan magnitudo. Jumlah bintang sebanding dengan kuadrat jarak, dan jika kecerlangan berkurang 1 magnitudo, jumlah bintang meningkat 4 kali.
7.
OPEN ENDED QUESTION
3 mins • 1 pt
Jarak bintang dalam satuan parsek adalah 푟=10
Evaluate responses using AI:
OFF
Answer explanation
Jarak bintang yang diberikan adalah r=10 parsek, yang menunjukkan bahwa bintang tersebut berjarak 10 parsek dari Bumi. Parseks adalah satuan yang umum digunakan dalam astronomi untuk mengukur jarak antar bintang.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?