Search Header Logo

Quiz Materi Puisi

Authored by Naufal Fadlil

World Languages

Professional Development

Quiz Materi Puisi
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

15 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 7 pts

Kutipan puisi berikut untuk soal nomor 1-4.

Saat Sebelum Berangkat

mengapa kita masih juga bercakap

 hari hampir gelap

menyekap beribu kata di antara karangan bunga

di ruang semakin maya, dunia purnama

sampai tak ada yang sempat bertanya mengapa musim tiba-tiba reda

 kita di mana. Waktu mereka tertahan di sini

di luar para pengiring jenazah menanti

(Sumber: Sapardi Djoko Damono, "Saat Sebelum Berangkat" dalam DukoMu Abodi, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 2017)

Nada yang digunakan dalam kutipan puisi tersebut adalah...

mengingatkan

menggurui

memerintah

mendikte

membantah

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 7 pts

Kutipan puisi berikut untuk soal nomor 1-4.

Saat Sebelum Berangkat

mengapa kita masih juga bercakap

 hari hampir gelap

menyekap beribu kata di antara karangan bunga

di ruang semakin maya, dunia purnama

sampai tak ada yang sempat bertanya mengapa musim tiba-tiba reda

 kita di mana. Waktu mereka tertahan di sini

di luar para pengiring jenazah menanti

(Sumber: Sapardi Djoko Damono, "Saat Sebelum Berangkat" dalam DukoMu Abodi, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 2017)

Tema dalam kutipan puisi tersebut adalah.....

kesenjangan

kemanusiaan

ketakutan

kebahagiaan

kematian

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 7 pts

Kutipan puisi berikut untuk soal nomor 1-4.

Saat Sebelum Berangkat

mengapa kita masih juga bercakap

 hari hampir gelap

menyekap beribu kata di antara karangan bunga

di ruang semakin maya, dunia purnama

sampai tak ada yang sempat bertanya mengapa musim tiba-tiba reda

 kita di mana. Waktu mereka tertahan di sini

di luar para pengiring jenazah menanti

(Sumber: Sapardi Djoko Damono, "Saat Sebelum Berangkat" dalam DukoMu Abodi, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 2017)

Imaji auditif terdapat pada larik....

mengapa kita masih juga bercakap

hari hampir gelap

di ruang semakin maya, dunia purnama

sampai tak ada yang sempat bertanya

di luar para pengiring jenazah menanti

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 7 pts

Kutipan puisi berikut untuk soal nomor 1-4.

Saat Sebelum Berangkat

mengapa kita masih juga bercakap

 hari hampir gelap

menyekap beribu kata di antara karangan bunga

di ruang semakin maya, dunia purnama

sampai tak ada yang sempat bertanya mengapa musim tiba-tiba reda

 kita di mana. Waktu mereka tertahan di sini

di luar para pengiring jenazah menanti

(Sumber: Sapardi Djoko Damono, "Saat Sebelum Berangkat" dalam DukoMu Abodi, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama, 2017)

Makna kata konkret pada larik mengapa kita masih juga bercakap adalah..

bergurau

bercanda

berbicara

Berpendapat

Berunding

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 7 pts

Kutipan puisi berikut untuk soal nomor 5-7.

Sajak Matahari

Matahari bangkit dari sanubariku.

Menyentuh permukaan samudra raya.

Matahari keluar dari mulutku,

Menjadi pelangi di cakrawala.

Wajahmu keluar dari jidatku,

Wahai kamu, wanita miskin!

Kakimu terbenam di dalam lumpur.

Kamu harapkan beras seperempat gantang.

Dan di tengah sawah tuan tanah menanammu!

Makna konkret pada larik tersebut adalah...

pagi hari

siang hari

sore hari

malam har

dini hari

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 7 pts

Kutipan puisi berikut untuk soal nomor 5-7.

Sajak Matahari

Matahari bangkit dari sanubariku.

Menyentuh permukaan samudra raya.

Matahari keluar dari mulutku,

Menjadi pelangi di cakrawala.

Wajahmu keluar dari jidatku,

Wahai kamu, wanita miskin!

Kakimu terbenam di dalam lumpur.

Kamu harapkan beras seperempat gantang.

Dan di tengah sawah tuan tanah menanammu!

Suasana dalam puisi tersebut adalah...

membahagiakan

mencekam

menakutkan

menyedihkan

mengkhawatirkan

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 7 pts

Kutipan puisi berikut untuk soal nomor 5-7.

Sajak Matahari

Matahari bangkit dari sanubariku.

Menyentuh permukaan samudra raya.

Matahari keluar dari mulutku,

Menjadi pelangi di cakrawala.

Wajahmu keluar dari jidatku,

Wahai kamu, wanita miskin!

Kakimu terbenam di dalam lumpur.

Kamu harapkan beras seperempat gantang.

Dan di tengah sawah tuan tanah menanammu!

Tema kutipan puisi tersebut adalah....

kemanusiaan

ketuhanan

patriotisme

pendidikan

percintaan

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?