Search Header Logo

Soal HOTS Kemerdekaan Indonesia

Authored by SMPN1 Batu Sopang

Social Studies

7th Grade

Used 2+ times

Soal HOTS Kemerdekaan Indonesia
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

5 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Setelah Proklamasi Kemerdekaan, Belanda berupaya kembali menguasai Indonesia dengan memboncengi Sekutu. Respons awal rakyat Indonesia terhadap kedatangan Sekutu dan Belanda di berbagai daerah menunjukkan variasi, dari sambutan kooperatif hingga perlawanan bersenjata. Faktor utama yang melatarbelakangi perbedaan respons ini adalah...

Tingkat kesadaran politik dan nasionalisme masyarakat di masing-masing daerah.

Ada atau tidaknya pimpinan lokal yang kharismatik dan berpengaruh di daerah tersebut.

Ketersediaan senjata dan logistik yang memadai untuk melakukan perlawanan.

Pengalaman historis daerah tersebut dalam menghadapi penjajahan kolonial sebelumnya.

Informasi yang diterima masyarakat tentang status kemerdekaan Indonesia dan niat Sekutu.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Perjanjian Linggarjati (1946) dan Renville (1948) adalah dua peristiwa penting dalam upaya diplomasi Indonesia mempertahankan kemerdekaan. Meskipun kedua perjanjian tersebut menimbulkan pro dan kontra di kalangan pejuang, substansi utama yang menjadi kritik keras terhadap kedua perjanjian tersebut dari sebagian besar pihak Indonesia adalah...

Mengakui kedaulatan Belanda atas wilayah di luar Jawa dan Sumatera.

Tidak mengakui kemerdekaan penuh Indonesia sebagai negara berdaulat.

Memberikan terlalu banyak konsesi ekonomi kepada Belanda.

Melegitimasi keberadaan tentara Belanda di wilayah Indonesia.

Mengancam persatuan dan kesatuan wilayah Republik Indonesia.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Agresi Militer Belanda I (1947) dan Agresi Militer Belanda II (1948) merupakan puncak upaya Belanda untuk memadamkan kemerdekaan Indonesia. Namun, alih-alih berhasil, agresi-agresi tersebut justru memicu simpati internasional dan mempercepat pengakuan kedaulatan Indonesia. Dampak paling signifikan dari agresi militer Belanda terhadap posisi politik Indonesia di mata dunia adalah...

Mendorong PBB untuk campur tangan lebih aktif dalam konflik Indonesia-Belanda.

Mempercepat pembentukan negara-negara boneka oleh Belanda di luar Jawa.

Menurunkan dukungan Amerika Serikat terhadap Belanda dalam rencana Marshall Plan.

Meningkatkan semangat juang rakyat Indonesia untuk perang semesta.

Memicu perpecahan di kalangan elit politik Belanda sendiri.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Perjuangan fisik (bersenjata) dan diplomasi merupakan dua strategi utama yang digunakan Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan. Meskipun terkadang tampak bertentangan, kedua strategi ini saling melengkapi. Pernyataan yang paling tepat menggambarkan hubungan saling melengkapi antara perjuangan fisik dan diplomasi adalah...

Perjuangan fisik menciptakan situasi yang memaksa Belanda untuk berunding, sementara diplomasi mengesahkan hasil perjuangan.

Diplomasi adalah pilihan utama ketika perjuangan fisik tidak lagi efektif.

Perjuangan fisik hanya digunakan untuk menekan Belanda agar mau berdialog.

Diplomasi selalu mendahului perjuangan fisik sebagai upaya menghindari konflik.

Kedua strategi tersebut dijalankan secara independen tanpa saling mempengaruhi.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda pada Konferensi Meja Bundar (KMB) tahun 1949 adalah titik kulminasi perjuangan panjang. Namun, pengakuan tersebut tidak sepenuhnya tanpa syarat, salah satunya terkait masalah Irian Barat. Mengapa isu Irian Barat menjadi ganjalan serius yang baru terselesaikan bertahun-tahun kemudian, padahal Indonesia telah diakui kedaulatannya?

Belanda masih memiliki kepentingan ekonomi dan sumber daya alam yang besar di Irian Barat.

Kekuatan militer Indonesia belum cukup kuat untuk mengambil alih Irian Barat secara paksa.

Adanya intervensi dari negara-negara besar yang memiliki kepentingan strategis di Pasifik.

Perbedaan pandangan historis dan budaya antara Indonesia dan Belanda mengenai status Irian Barat.

Indonesia memprioritaskan konsolidasi internal pasca-kemerdekaan daripada masalah Irian Barat.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?