Search Header Logo

UTS Farmasi Fisika

Authored by Hasnawati S.Farm

Physics

University

Used 1+ times

UTS Farmasi Fisika
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

OPEN ENDED QUESTION

5 mins • 15 pts

Media Image

Diketahui data penimbangan Asam Oksalat yaitu berat kertas + Sampel =9,1010g  dan berat kertas kosong =0,2217 yang akan dibuat laritan dengan konsentrasi 1N sebanyak 200 mL.

a.     Berapakah konsentrasi Asam Oksalat dan Natrium Hidroksida secara praktikum?

b.     Sebutkan bahan baku primer dan bahan baku sekunder dari standarisasi tersebut!

Evaluate responses using AI:

OFF

Answer explanation

a. konsentrasi asam Oksalat dan NaOH

Berat Asam Oksalat = 9,1010 g- 0,2217 9= 8,8793 gram

  1. N Asam Oksalat Secara Praktikum= 8,8793g/90 x 1000/200 x 2 = 17.758,6/18.000=0,98658 ek/L= 0,9866 ek/L

  2. N. NaOH secara praktikum = 0,9866 ek/L x 10 mL / 8,73 mL= 1,13012 ek/L.

  3. b. Baku Primer : Asam Oksalat dan Baku Sekunder Natrium Hidroksida (NaOH)

2.

OPEN ENDED QUESTION

2 mins • 10 pts

Dalam standarisasi larutan NaOH 1N  menggunakan HCL 1N digunakan indikator fenolfthalein 0,5% sebanyak 3 tetes yang TAT nya ditandai dengan terbentuknya warna merah muda, sedangkan pada standarisasi Natrium Thiosulfas 0,01N menggunakan Kalium Dikromat 0,01N digunakan indikator amylum 05% yang membentuk warna biru gelap atau biru kehitaman.

Jelaskan reaksi apa yang terjadi terbentuknya warna merah muda dan warna biru gelap pada kedua standarisasi tersebut!

Evaluate responses using AI:

OFF

Answer explanation

a. Pada pembakuan menggunakan indikator phenolfthalein penambahan NaOH sebagai titran akan terjadi reaksi dengan ion hidroksida (OH-) dalam larutan basa. phenolfthalein adalah asam lemah yang tidak berwarna dalam larutan asam atau netral, sehingga pada penambahan larutan basa, phenolfthalein melepaskan ion hidrogen dan berubah menjadi bentuk ion berwarna merah muda (terjadi pada pH rentang tertentu bisanya diatas 8,2)

b. pada pembakuan menggunakan indikator amylum pada penambahan iodium berubah menjadi biru gelap karena terjadi reaksi antara amilum (pati) dan iodium dengan membentuk senyawa kompleks antara amilosa (bagian dari amilum) dan iodium. iodium masuk kedalam struktur heliks amilosa, membentuk senyawa kompleks dan menyerap cahaya pada panjang gelombang tertentu sehingga menghasilkan warna biru.

3.

OPEN ENDED QUESTION

3 mins • 10 pts

Media Image

Berapakah bobot jenis dan rapat jenis dari sampel Alkohol?

Evaluate responses using AI:

OFF

Answer explanation

Bj Alkohol= 60,6671g-28,5071g / 25 mL = 32,16g/25 mL= 1,2864g/mL

Bj Aquadest = 53,2781g-29,2371g / 25 mL= 24,041g/25mL= 0,96164g/mL

Rj Alkohol = 1,2864g/mL / 0,96164g/mL = 1,3377.

4.

OPEN ENDED QUESTION

5 mins • 15 pts

Media Image

Data pengamatan diatas merupakan data penentuan kadar asam benzoat pada berbagai jenis pelarut, Diketahui Normalitas NaOH 0,1N secara praktikum 0,0987ek/L. Tentukan kadar asam benzoat pada masing-masing jenis pelarut tersebut dan simpulkan hasil yang diperoleh berdasarkan data tersebut!

Evaluate responses using AI:

OFF

Answer explanation

Kadar Asam Benzoat dalam:

a. Air = 0,0987ek/L x 18,5 mL x 12,21 mg / 0,1 ek/L = 22,2948mg/0,1= 222,948mg

b. Gliserin= 0,0987ek/L x 21,8 mL x 12,21 mg / 0,1 ek/L = 26,2717mg/0,1= 262,717mg

c. Alkohol = 0,0987ek/L x 22,5 mL x 12,21 mg / 0,1 ek/L = 27,11535mg/0,1= 271,1535mg

Berdasarkan data perhitungan kadar dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kelarutan asam benzoat dalam 3 jenis pelarut yaitu asam benzoat mudah larut dalam alkohol, dapat larut dalam gliserin dan agak sukar larut dalam air.

5.

OPEN ENDED QUESTION

30 sec • 5 pts

Jelaskan hubungan surfaktan dengan kelarutan zat asam benzoat !

Evaluate responses using AI:

OFF

Answer explanation

Surfaktan dapat meningkatkan kelarutan asam benzoat dalam air. Surfaktan bekerja dengan cara menurunkan tegangan permukaan air dan membentuk misel, yang memungkinkan asam benzoat untuk larut lebih baik. 

6.

OPEN ENDED QUESTION

3 mins • 10 pts

  Perhatikan formula berikut!

R/ Paraffin Cair 10%

Emulgator 20%

Aquadest ad 100 mL

Jika hendak dibuat sebanyak 10 mL emulsi menggunakan emulgator span 80 dan tween 80 tentukan bobot masing-masing bobot pada HLB butuh 12 dan 13. Nilai HLB span 80 (4,3) dan HLB tween 80 (15,0).

Evaluate responses using AI:

OFF

Answer explanation

Perhitungan Bahan:

Paraffin cair = 10% x 10 mL = 1 mL

Emulgator = 20% x 10 mL = 2 mL

Aquadest = 100/100x10 - (1+2) = 10-3 = 7 mL

HLB Butuh 12

%A = 12-4,3 / 15-4,3 x 100 % = 71,96%

%B = 100%-71,96% = 28,04%

%A (Tween) = 71,96% x 2 mL =1,4392 mL

%B (Span) = 28,04% x 2mL= 0,5608 mL

HLB Butuh 13

%A = 13-4,3 / 15-4,3 x 100 % = 81,30%

%B = 100%-81,30% = 18,7%

%A (Tween) = 81,30% x 2 mL =1,626 mL

%B (Span) = 18,7% x 2mL= 0,374 mL

7.

OPEN ENDED QUESTION

5 mins • 10 pts

Media Image

Data diatas merupakan data penimbangan residu serbuk Talk. Tentukan ukuran partikel serbuk talk tersebut!

Evaluate responses using AI:

OFF

Answer explanation

(dxa)

mesh 20 = 0,850x0,036= 0,0306

mesh 40 = 0,425 x 6,397= 2,718725

mesh 60 = 0,250 x 9,624= 2,406

mesh 80 = 0,180 x 8,074= 1,45332

mesh 100= 0,150 x 0,015= 0,00225

Jumlah dxa = 6,610895

Jumlah a = 24,146

(dxb)

mesh 20 = 0,850x0,18 = 0,153

mesh 40 = 0,425 x 15,992= 6,7966

mesh 60 = 0,250 x 16,04= 4,01

mesh 80 = 0,180 x 10,092= 1,81656

mesh 100= 0,150 x 0,015= 0,00225

Jumlah dxb = 12,12745

jumlah b= 42,319

jadi ukuran Partikel sebuk talk = jumlah dxa/jumlah a atau jumlah dxb/jumlah b= 6,610895/24,146 = 0,2737 mm atay 12,12745/42,319 = 0,2865 mm

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?