
Kontribusi Ilmu Pengetahuan Zaman Keemasan Islam
Authored by muliawan revan
History
10th Grade

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
15 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Kapan dimulainya Zaman Keemasan Islam?
Abad ke-6 hingga ke-11 Masehi
Abad ke-7 hingga ke-12 Masehi
Abad ke-8 hingga ke-13 Masehi
Abad ke-9 hingga ke-14 Masehi
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Mengapa mencari ilmu sangat ditekankan dalam Islam pada masa itu?
Karena ilmu pengetahuan adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan kekayaan.
Karena Al-Qur'an dan Hadis menekankan pentingnya membaca dan memahami.
Karena para khalifah memerintahkan semua orang untuk belajar.
Karena ilmu pengetahuan adalah warisan utama para nabi.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Penemuan penting apa yang didapatkan Kekhalifahan Abbasiyah dari tawanan perang Tiongkok setelah Pertempuran Talas, yang kemudian memicu produksi buku secara massal?
Teknik pembuatan sutra
Teknologi percetakan
Cara membuat kertas
Sistem irigasi canggih
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Institusi apakah yang menjadi simbol utama Zaman Keemasan Islam dan merupakan perpustakaan terbesar di dunia pada masanya?
Universitas Al-Azhar
Madrasah Cordoba
Bayt al-Hikmah
Observatorium Baghdad
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Apa perbedaan utama antara aliran Maturidiyyah dan Asy'ariyyah dalam pandangan mereka tentang akal dan kehendak bebas manusia?
Maturidiyyah menganggap akal penting untuk memahami agama dan manusia memiliki kehendak bebas, sedangkan Asy'ariyyah menganggap akal terbatas dan kehendak bebas manusia juga terbatas.
Maturidiyyah menolak penggunaan akal dalam agama, sedangkan Asy'ariyyah sangat menekankan rasionalisme.
Keduanya sepakat bahwa akal tidak penting dalam memahami agama, tetapi berbeda dalam konsep kehendak bebas.
Maturidiyyah percaya pada takdir mutlak, sedangkan Asy'ariyyah percaya pada kehendak bebas penuh.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Bagaimana pandangan Plato dan Aristoteles berbeda mengenai keberadaan bentuk atau esensi suatu benda?
Plato percaya bentuk ada di dunia nyata, sedangkan Aristoteles percaya bentuk ada di dunia ide.
Plato percaya bentuk ada di dunia bentuk yang terpisah, sedangkan Aristoteles percaya bentuk adalah sifat intrinsik benda itu sendiri.
Keduanya sepakat bahwa bentuk tidak dapat dipahami oleh akal manusia.
Plato menekankan substansi, sedangkan Aristoteles menekankan ide abstrak.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Eksperimen pemikiran "Manusia Mengambang" yang dikembangkan oleh Ibnu Sina bertujuan untuk menjelaskan konsep...
Pentingnya pengalaman indrawi dalam kesadaran diri.
Bahwa kesadaran diri adalah aspek fundamental jiwa yang independen dari tubuh fisik.
Hubungan antara pikiran dan materi dalam realitas.
Keterbatasan akal manusia dalam memahami keberadaan.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Microsoft
or continue with
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?