Search Header Logo

M36 Anestesi bedah digestif- VI

Authored by Anestesi uns

others

Used 2+ times

M36 Anestesi bedah digestif- VI
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

1. Seorang laki-laki 61 tahun datang ke IGD dengan keluhan lemas dan perut yang membesar sejak 3 hari yang lalu. Pasien juga mengatakan sudah tidak dapat BAB sejak 5 hari yang lalu. Dari pemeriksaan fisik didapatkan abdomen yang distensi dan didapatkan metalic sound saat dilakukan auskultasi abdomen. Pasien direncanakan dilakukan Laparotomy Eksplorasi dengan diagnosis awal Ileus Obstruktif. Pasien dilakukan anestesi umum dengan teknik GA-RSI. Saat proses induksi salah satu petugas anestesi melakukan penekanan pada krikoid pasien dengan harapan dapat menutup esofagus. Berikut pernyataan yang tepat mengenai esofagus adalah ?

a. Hanya terdapat satu sphincter esofagus didalam tubuh
b. Tekanan normal dari lower esophageal sphincter saat akhir ekshalasi sekitar 7-14 mmHg
c. Tekanan sphincter esofagus hanya menurun saat pasien diberikan obat anestesi dan kehilangan kesadaran
d. Anestesi umum menurunkan tekanan lower esophageal sphincter sekitar 7-14 mmHg , tergantung dari tingkat relaksasi otot skelet yang terjadi
e. Tindakan penekanan krikoid dapat meningkatkan tekanan dari lower esophageal sphincter

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

2. Manfaat kombinasi anestesi umum dan epidural pada operasi digestif meliputi:

A. Mengurangi risiko perdarahan intraoperatif
B. Mempercepat penyembuhan luka
C. Mengurangi nyeri pascaoperasi
D. Meningkatkan fungsi ginjal

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

3. Indikasi penggunaan rapid sequence induction (RSI) pada operasi digestif adalah:

A. Pasien dengan riwayat penyakit kardiovaskular
B. Pasien dengan risiko aspirasi tinggi
C. Pasien yang mengalami hipotermia
D. Pasien dengan tekanan darah rendah

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

4. Seorang perempuan 50 tahun datang ke Unit Gawat Darurat dengan keluhan nyeri perut sejak 2 hari yang lalu dikatakan perih dan nyeri tekan di seluruh lapang perut. Dikatakan sebelumnya pasien sering mengkonsumsi jamu pegel linu. Pemeriksaan fisik didapatkan GCS E4V5M6, tekanan darah awal 150/80 mmHg, HR 115x/menit teraba lemah reguler, RR 24-26x/menit, SpO2 95% dengan udara ruang posisi supine. Pasien didiagnosis dengan Susp perforasi gaster dan direncanakan dilakukan operasi laparotomy cito. Pernyataan yang tepat mengenai gaster adalah…

a. Mensekresi sekitar 2 Liter cairan dengan kisaran pH basa
b. Sekresi utamanya meliputi hydrochloric acid, pepsinogen, intrinsic factor dan mucus
c. Asam Clorida dan pepsinogen di produksi di sel parietal
d. Pengosongan gaster dari makanan padat lebih cepat daripada makanan cair
e. Volume cairan dan komposisi cairan tidak memengaruhi kecepatan pengosongan lambung

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

5. Komplikasi anestesi umum yang sering terjadi pada operasi digestif adalah:

A. Emboli udara
B. Ileus pascaoperasi
C. Aspirasi isi lambung
D. Pneumotoraks

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

6. Efek obat suksinilkolin yang perlu diwaspadai pada pasien dengan operasi digestif adalah:

A. Hipertensi berat
B. Hiperkalemia
C. Bradikardia
D. Anemia hemolitik

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

7. Seorang Wanita usia 45 tahun dibawa ke IGD dengan nyeri perut hebat sejak 3 jam SMRS. Dikatakan pasien sedang hamil trimester 1 dan memiliki Riwayat GERD yang cukup serius hingga sering menggangu aktifitas. Pasien mengatakan sebelumnya tidak pernah menjalani operasi. Pasien bukan seorang perokok. Dari hasil pemeriksaan didapatkan Tekanan darah 160/100 mmHg, HR 120x/menit, RR 22x/menit, SpO2 98% dengan udara ruang posisi supine dan dikatakan sudah tidak makan dan minum sejak 8 jam yang lalu. Pasien direncanakan untuk dilakukan laparotomy eksplorasi karena kecurigaan terjadi KET. Setelah operasi pasien mendapatkan infus opioid kontinyu sebagai agen analgetik pasca operasi. Berapakah skoring faktor resiko dan prosentase ternjadinya PONV pada pasien tersebut?

a. Skor 0 dengan resiko terjadinya PONV sekitar 10%
b. Skor 1 dengan resiko terjadinya PONV sekitar 20%
c. Skor 2 dengan resiko terjadinya PONV sekitar 40%
d. Skor 3 dengan resiko terjadinya PONV sekitar 60%
e. Skor 4 dengan resiko terjadinya PONV sekitar 80%

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?