Search Header Logo

Sudut Pandang

Authored by Nur Pratiwi

World Languages

Used 45+ times

Sudut Pandang
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

20 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Di sebuah lapangan berumput hijau, seorang anak laki-laki berlari-lari sambil memegang tali layang-layang. Layang-layang berwarna merah dan kuning itu berjuang melawan angin, sesekali oleng lalu menukik rendah. Anak itu sesekali tersandung, namun ia segera bangkit lagi, matanya terpaku pada layang-layang di atas. Beberapa orang dewasa yang duduk di pinggir lapangan mengamati aksinya. Seekor anjing kecil ikut berlari di belakangnya, sesekali melompat mencoba menangkap ekor layang-layang yang menjuntai. Akhirnya, dengan embusan angin yang kuat, layang-layang itu melayang tinggi, semakin kecil di pandangan.

Sudut pandang dalam kutipan cerita tersebut adalah ....

sudut pandang orang pertama pelaku utama

sudut pandang orang pertama pelaku sampingan

sudut pandang orang ketiga serba tahu

sudut pandang orang ketiga pengamat

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Aku membuka mata, disambut cahaya matahari yang menyelinap dari celah tirai. Aroma kopi yang baru diseduh langsung menyerbu indra penciumanku, berasal dari dapur kecilku. Itulah ritual pagiku: bangun, hirup kopi, dan biarkan pikiran melayang. Hari ini adalah hari penting. Presentasi proyek besar yang sudah kutunda-tunda selama berminggu-minggu. Gugup? Tentu saja. Tapi aroma kopi ini selalu memberiku ketenangan yang aneh, seperti janji bahwa semuanya akan baik-baik saja. Aku bangkit dari tempat tidur, menarik napas dalam-dalam, dan bersiap menghadapi hari.

Sudut pandang dalam kutipan cerita tersebut adalah ....

sudut pandang orang pertama pelaku utama

sudut pandang orang pertama pelaku sampingan

sudut pandang orang ketiga serba tahu

sudut pandang orang ketiga pengamat

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Hujan sudah reda, tapi tanah masih lembap di bawah sepatu botku. Aku melangkah lebih dalam ke hutan, hanya suara gemericik air dari dedaunan dan bisikan angin yang menemaniku. Sejak kecil, tempat ini adalah pelarianku. Setiap kali dunia luar terasa terlalu bising, aku datang ke sini, mencari kedamaian di antara pohon-pohon raksasa. Hari ini, aku datang dengan beban yang lebih berat. Sebuah keputusan sulit harus kuambil, dan entah mengapa, aku merasa hutan ini akan memberiku jawaban, atau setidaknya, ketenangan untuk menemukannya sendiri. Aku menghentikan langkahku di dekat sebuah sungai kecil, membiarkan air dingin membasahi ujung jariku, dan menutup mata.

Sudut pandang dalam kutipan cerita tersebut adalah ....

sudut pandang orang pertama pelaku utama

sudut pandang orang pertama pelaku sampingan

sudut pandang orang ketiga serba tahu

sudut pandang orang ketiga pengamat

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Aku sering melihatnya, si anak pendiam di bangku paling depan. Namanya Rizky. Aku tak pernah tahu apa yang ada di pikirannya, tapi setiap kali guru menyuruhnya maju ke papan tulis, ada sesuatu yang berubah. Guratan kapur di tangannya selalu rapi, tulisannya jelas dan mudah dibaca. Aku, di sisi lain, seringkali membuat tulisan yang miring dan coret-coretan tak jelas. Aku ingat suatu hari, aku melihatnya tersenyum kecil saat berhasil memecahkan soal matematika yang paling sulit. Bagiku, papan tulis itu adalah momok, tapi baginya, entah mengapa, papan tulis itu seperti medan magnet yang menariknya untuk menunjukkan kemampuannya. Aku belajar banyak darinya, bukan dari apa yang ia katakan, melainkan dari cara ia berinteraksi dengan papan tulis itu.

Sudut pandang dalam kutipan cerita tersebut adalah ....

sudut pandang orang pertama pelaku utama

sudut pandang orang pertama pelaku sampingan

sudut pandang orang ketiga serba tahu

sudut pandang orang ketiga pengamat

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Di sudut ruang tamu yang sedikit berdebu, berdirilah sebuah piano tua yang sudah lama tidak dimainkan. Arjun, seorang anak laki-aki berusia sepuluh tahun, sering menatapnya dengan rasa ingin tahu yang besar. Ia tahu bahwa piano itu dulunya milik kakeknya, seorang musisi handal yang karyanya dikenal luas. Namun, setelah kakek meninggal, piano itu seolah membisu, tak ada lagi alunan melodi yang mengisi rumah. Arjun selalu bertanya-tanya, apakah piano itu menyimpan rahasia nada-nada indah yang belum terungkap? Suatu sore, saat ibu sedang sibuk di dapur, Arjun diam-diam mendekati piano. Ia tahu ia tidak seharusnya menyentuhnya tanpa izin, tapi dorongan rasa ingin tahu jauh lebih kuat. Jari-jari kecilnya menyentuh tuts-tuts usang itu, dan sebuah nada sumbang pun terdengar. Ibu yang mendengarnya hanya tersenyum tipis, ia tahu bahwa hasrat musik kakeknya kini telah menurun kepada cucunya, meski Arjun belum menyadarinya.

Sudut pandang dalam kutipan cerita tersebut adalah ....

sudut pandang orang pertama pelaku utama

sudut pandang orang pertama pelaku sampingan

sudut pandang orang ketiga serba tahu

sudut pandang orang ketiga pengamat

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Di sebuah kedai kopi yang sepi, seorang pria duduk di dekat jendela, memegang cangkir kopi panas. Uap tipis mengepul dari permukaan kopi. Ia tidak berbicara dengan barista, hanya mengangguk saat kopi disajikan. Matanya menatap ke luar jendela, ke arah jalanan yang basah setelah hujan. Sebuah taksi melintas dengan cepat, memercikkan air. Seorang wanita dengan payung merah berjalan tergesa-gesa di trotoar. Pria itu mengangkat cangkirnya, menyeruput kopi perlahan, lalu meletakkannya kembali di meja. Ia tetap diam, hanya mengamati pemandangan di luar.

Sudut pandang dalam kutipan cerita tersebut adalah ....

sudut pandang orang pertama pelaku utama

sudut pandang orang pertama pelaku sampingan

sudut pandang orang ketiga serba tahu

sudut pandang orang ketiga pengamat

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Sebuah mobil berwarna biru berhenti di lampu merah persimpangan yang ramai. Pengemudinya, seorang pria paruh baya, menekan tombol radio. Sebuah lagu pop ceria mengalun. Di sampingnya, sebuah sepeda motor berhenti. Pengendaranya, seorang pemuda berjaket kulit, mengeluarkan ponselnya dan mulai mengetik pesan. Tak jauh dari situ, seorang pedagang koran melambaikan tumpukan beritanya kepada pengendara. Lampu lalu lintas berubah hijau, dan semua kendaraan mulai bergerak maju, melaju mengikuti alur kota.

Sudut pandang dalam kutipan cerita tersebut adalah ....

sudut pandang orang pertama pelaku utama

sudut pandang orang pertama pelaku sampingan

sudut pandang orang ketiga serba tahu

sudut pandang orang ketiga pengamat

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?

Discover more resources for World Languages