Search Header Logo

Soal UH 12 informatika dan masa depan 25-26

Authored by Yanto Yanto

Computers

12th Grade

Used 8+ times

Soal UH 12 informatika dan masa depan 25-26
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

25 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 4 pts

​Seorang pakar teknologi, Ibu Renata, menyatakan bahwa di masa depan, banyak pekerjaan rutin akan digantikan oleh kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi. Sebagai contoh, di sebuah pabrik tekstil, robot-robot telah menggantikan sebagian besar tugas pemotongan dan penjahitan yang sebelumnya dilakukan oleh manusia, meningkatkan efisiensi produksi secara drastis. Namun, hal ini menyebabkan beberapa karyawan kehilangan pekerjaan. Untuk mengatasi dampak sosial dari perkembangan ini, pemerintah dan industri perlu mengambil langkah strategis. Manakah solusi paling komprehensif yang dapat diimplementasikan untuk menghadapi tantangan ini?

Melarang pengembangan AI di sektor industri untuk melindungi lapangan kerja tradisional.

Memberikan bantuan sosial kepada pekerja yang terkena dampak tanpa program pelatihan ulang.

Mendorong pendidikan ulang (reskilling) dan peningkatan keterampilan (upskilling), serta menciptakan pekerjaan baru

Mengurangi jam kerja karyawan secara drastis agar lebih banyak orang bisa bekerja, namun dengan penghasilan yang sama.

Menarik investasi asing di industri padat karya yang tidak menggunakan teknologi AI.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 4 pts

Sebuah perusahaan rintisan bernama 'LifeMetrics' mengembangkan aplikasi kesehatan yang mengumpulkan data detak jantung, pola tidur, dan aktivitas fisik penggunanya secara real-time. Data ini kemudian dianalisis untuk memberikan rekomendasi gaya hidup sehat. Namun, muncul kekhawatiran publik mengenai bagaimana data sensitif ini dikelola dan apakah ada jaminan bahwa data tidak akan disalahgunakan atau dijual kepada pihak ketiga tanpa persetujuan. Isu ini mencerminkan tantangan besar dalam era Big Data dan Internet of Things (IoT). Manakah langkah paling etis dan bertanggung jawab yang harus diprioritaskan oleh 'LifeMetrics' untuk menjaga kepercayaan pengguna?

Menyembunyikan kebijakan privasi di balik jargon hukum yang rumit sehingga sulit dipahami pengguna awam.

Mengumpulkan sebanyak mungkin data pengguna, termasuk data yang tidak relevan, karena 'lebih banyak lebih baik'.

Mengimplementasikan enkripsi data end-to-end, transparansi kebijakan privasi, kendali pengguna atas data mereka.

Membagikan data agregat pengguna kepada perusahaan asuransi kesehatan tanpa memberitahukan pengguna.

Mengabaikan kekhawatiran publik karena teknologi mereka membawa banyak manfaat kesehatan.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 4 pts

​Di kota 'Smartville', pemerintah telah menerapkan sistem transportasi cerdas yang menggunakan sensor IoT di setiap persimpangan untuk mengoptimalkan lampu lalu lintas berdasarkan kepadatan kendaraan secara real-time. Sistem ini sangat efektif mengurangi kemacetan. Namun, baru-baru ini terjadi insiden di mana sistem lalu lintas di salah satu area utama 'Smartville' tiba-tiba mati total, menyebabkan kemacetan parah dan kekacauan. Penyelidikan awal menunjukkan adanya serangan siber yang menargetkan infrastruktur IoT tersebut. Jika Anda adalah kepala keamanan siber 'Smartville', Tindakan pencegahan jangka panjang manakah yang paling prioritas untuk memastikan insiden serupa tidak terulang?

Memutus koneksi internet semua perangkat IoT di kota untuk mencegah serangan siber.

Hanya mengandalkan sistem manual untuk kontrol lalu lintas karena dianggap lebih aman.

Mengembangkan protokol keamanan siber, audit keamanan berkala, melatih staf

Berinvestasi pada asuransi siber yang mahal sebagai satu-satunya bentuk perlindungan.

Menaikkan gaji staf TI tanpa memberikan pelatihan tambahan tentang keamanan siber.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 4 pts

​Di desa 'Terpencil', akses internet sangat terbatas dan biaya perangkat komputasi mahal. Akibatnya, sebagian besar anak-anak di sana tidak memiliki kesempatan untuk belajar coding atau mengakses sumber daya pendidikan online yang kini menjadi standar di perkotaan. Kesenjangan ini menciptakan 'kesenjangan digital' yang signifikan, membatasi peluang mereka di masa depan yang semakin didominasi teknologi. Jika Anda adalah seorang advokat digital yang ingin menutup kesenjangan ini, inisiatif paling efektif manakah yang akan Anda rekomendasikan untuk desa 'Terpencil'?

Membangun lebih banyak jalan tol menuju desa untuk meningkatkan mobilitas fisik penduduk.

Mewajibkan setiap keluarga untuk membeli laptop dengan harga subsidi.

Mendirikan pusat komunitas digital dengan akses internet gratis, menyelenggarakan pelatihan literasi digital dan keterampilan teknologi

Menyediakan buku teks fisik tentang informatika dan membatasi penggunaan perangkat digital di sekolah.

Mengajak seluruh penduduk desa untuk pindah ke kota besar agar mendapatkan akses teknologi yang lebih baik.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 4 pts

​Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa 60% pekerjaan saat ini berpotensi diotomatisasi dalam dua dekade ke depan, dan pekerjaan baru yang muncul akan sangat bergantung pada keterampilan komputasi, analitis, dan kreativitas. Sebagai respons terhadap fenomena ini, sekolah-sekolah di seluruh dunia sedang merevisi kurikulum mereka untuk mempersiapkan siswa menghadapi masa depan yang berubah dengan cepat. Dalam konteks ini, jika Anda adalah seorang perumus kebijakan pendidikan, fokus utama manakah yang harus Anda prioritaskan dalam kurikulum informatika untuk siswa SMA agar mereka siap menghadapi tantangan 'masa depan pekerjaan'?

Menghafal sebanyak mungkin sintaks bahasa pemrograman yang sudah ada.

Pengembangan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah kompleks, kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi baru.

Mengajarkan semua detail tentang sejarah komputer dari awal hingga saat ini.

Mengurangi alokasi waktu untuk mata pelajaran informatika agar siswa bisa fokus pada mata pelajaran tradisional.

Melarang siswa menggunakan internet di sekolah untuk menghindari informasi yang tidak relevan.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 4 pts

Stimulus: Sebuah kompleks perumahan modern, "Green Living Residence," baru saja mengimplementasikan sistem rumah pintar berbasis IoT secara menyeluruh. Lampu, pendingin ruangan, kunci pintu, bahkan kulkas dan mesin cuci di setiap unit terhubung ke internet dan dapat dikontrol melalui aplikasi smartphone. Warga sangat antusias dengan kemudahan dan efisiensi energi yang ditawarkan. Namun, sekelompok peretas berhasil meretas salah satu unit rumah pintar dan mengunci penghuninya di dalam, serta mematikan seluruh aliran listrik, menyebabkan kepanikan. ​

Soal: Insiden di "Green Living Residence" menyoroti risiko keamanan yang serius pada implementasi IoT. Sebagai seorang konsultan keamanan siber, manakah strategi paling efektif untuk mencegah insiden serupa dan memastikan keamanan sistem rumah pintar di masa depan?

Menganjurkan pengguna untuk mematikan semua perangkat IoT saat tidak digunakan untuk mengurangi risiko.

Membatasi fitur konektivitas smartphone pada perangkat IoT dan lebih mengandalkan kontrol manual.

Melakukan edukasi pengguna secara rutin tentang pentingnya kata sandi yang kuat dan tidak membagikan informasi akun.

Mengembangkan standar keamanan firmware, penetration testing berkala, serta segmentasi jaringan.

Mengganti semua perangkat IoT dengan merek yang berbeda setiap tahun untuk menghindari celah keamanan yang terdeteksi.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 4 pts

Sebuah kota metropolitan besar, "Kota Harapan," bercita-cita menjadi smart city dengan menerapkan IoT di berbagai sektor, termasuk pengelolaan sampah. Sensor-sensor dipasang di tong sampah umum untuk mendeteksi tingkat kepenuhan, dan data dikirim ke pusat kendali. Truk sampah kemudian mengoptimalkan rute penjemputan berdasarkan data ini, mengurangi biaya operasional dan kemacetan lalu lintas. Namun, proyek ini menghadapi kritik karena adanya kekhawatiran terkait privasi data lokasi truk sampah dan potensi surveillance terhadap warga jika data ini disalahgunakan. Soal: Bagaimana 'Kota Harapan' dapat menyeimbangkan efisiensi pengelolaan sampah berbasis IoT dengan menjaga privasi data dan kepercayaan warganya?

Menghentikan seluruh proyek smart city yang menggunakan IoT untuk menghindari masalah privasi.

Hanya mengumpulkan data tingkat kepenuhan tong sampah tanpa mencatat rute atau lokasi truk sampah.

Mengimplementasikan data anonymization dan data aggregation, menjelaskan penggunaan dan perlindungan data.

Memberikan denda berat kepada warga yang protes mengenai masalah privasi data untuk memastikan proyek berjalan lancar.

Membatasi akses data hanya untuk pemerintah pusat dan melarang audit oleh pihak eksternal.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Microsoft

Continue with Microsoft

or continue with

Facebook

Facebook

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?