
Sumatif bab 1 dan 2
Authored by cici marini
Religious Studies
12th Grade
Used 2+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
40 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Dalam ajaran Islam, israf dipandang sebagai salah satu akhlak tercela yang harus dijauhi. Istilah ini berasal dari bahasa Arab “asrafa–yusrifu–israfan” yang berarti melewati batas atau berlebihan. Dalam konteks syariat, israf bukan hanya tentang makanan atau minuman, melainkan segala bentuk perilaku yang melampaui batas kewajaran. Misalnya, penggunaan listrik secara berlebihan tanpa kebutuhan, membeli barang mewah hanya demi gengsi, atau menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia. Semua itu menunjukkan kurangnya kesadaran akan amanah dan tanggung jawab terhadap nikmat Allah. Penting dipahami bahwa israf bukan sekadar menghabiskan, tetapi juga mencakup penggunaan yang tidak tepat, meskipun jumlahnya sedikit. Oleh karena itu, pemahaman israf harus menyeluruh agar seorang Muslim mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan semata. Manakah pengertian israf yang paling tepat menurut konteks ajaran Islam?
Menggunakan sesuatu secara sedikit tetapi tidak sesuai tujuan
Menggunakan sesuatu secara berlebihan atau melampaui batas kewajaran
Menghemat segala sumber daya untuk menghindari kerugian
Membeli barang mahal sebagai bentuk penghargaan diri
Menggunakan sesuatu sesuai keperluan tanpa melihat kualitas
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Al-Qur’an menegaskan larangan israf dalam beberapa ayat. Salah satunya terdapat dalam QS. Al-A’raf ayat 31: "Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." Ayat ini turun dalam konteks perintah menjaga kesucian diri saat beribadah dan mengingatkan bahwa kenikmatan dunia adalah amanah. Tafsir ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud berlebih-lebihan adalah melewati batas kebutuhan sehingga menimbulkan mudarat, baik fisik maupun moral. Ayat ini mencakup semua aspek kehidupan, tidak terbatas pada makanan dan minuman, tetapi juga pada gaya hidup, konsumsi energi, dan penggunaan harta. Dengan memahami ayat ini, seorang Muslim akan lebih berhati-hati dalam mengatur pola hidup agar seimbang, hemat, dan sesuai tuntunan syariat. Apa pesan utama dari QS. Al-A’raf ayat 31 terkait israf?
Makan secukupnya dan minum sepuasnya
Mengutamakan kesehatan daripada ibadah
Menjaga diri dari berlebihan dalam segala hal
Memperbanyak sedekah untuk menghapus dosa
Menjauhi semua bentuk kenikmatan dunia
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Rasulullah ﷺ bersabda: "Makanlah, minumlah, berpakaianlah, dan bersedekahlah tanpa berlebihan dan tanpa kesombongan." (HR. Ibnu Majah). Hadis ini menunjukkan keseimbangan dalam memenuhi kebutuhan jasmani. Ulama menjelaskan bahwa larangan berlebihan di sini tidak hanya soal kuantitas, tetapi juga kualitas yang berlebihan untuk tujuan riya atau kesombongan. Misalnya, memakai pakaian super mahal untuk pamer, atau membeli makanan mewah semata untuk diposting di media sosial. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa seorang Muslim boleh menikmati rezeki, tetapi harus menghindari sikap mubazir dan sombong. Hadis ini juga menjadi pedoman agar harta tidak digunakan untuk hal yang sia-sia dan agar setiap pengeluaran bernilai ibadah. Menurut hadis di atas, yang dilarang adalah...
Berlebihan dalam konsumsi dan bersikap sombong
Makan dan minum dalam porsi kecil
Menggunakan harta untuk memenuhi kebutuhan pokok
Memberikan sedekah kepada orang miskin
Menggunakan pakaian sesuai syariat
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Dalam sebuah acara pernikahan, panitia menyediakan makanan berlimpah demi memuaskan tamu undangan. Namun, porsi yang disajikan terlalu besar sehingga banyak yang tersisa dan terbuang. Padahal, sebagian besar bahan makanan tersebut berasal dari hasil panen petani setempat yang sulit mencukupi kebutuhan sehari-hari. Perilaku ini mencerminkan israf, karena menggunakan sumber daya secara berlebihan dan tidak bermanfaat. Islam memerintahkan agar setiap Muslim bersyukur atas nikmat Allah, salah satunya dengan menggunakannya secara bijak. Menghabiskan makanan bukan berarti berlebihan, tetapi memastikan porsi sesuai kebutuhan dan tidak menimbulkan pemborosan. Dalam situasi seperti ini, pengaturan jumlah porsi dan pengelolaan sisa makanan menjadi bagian dari menghindari israf. Apa yang menjadi inti perilaku israf pada kasus di atas?
Menyediakan makanan untuk semua tamu
Menggunakan hasil panen petani lokal
Mengundang terlalu banyak orang
Menyajikan makanan melebihi kebutuhan sehingga terbuang
Mengatur porsi makanan sesuai kebutuhan
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Di sebuah madrasah, sebagian siswa terbiasa meninggalkan ruang kelas dengan lampu dan kipas angin tetap menyala, meskipun tidak ada kegiatan. Mereka beranggapan bahwa energi listrik bukanlah masalah karena tagihan dibayar oleh sekolah. Padahal, sikap seperti ini termasuk israf karena menggunakan sumber daya secara berlebihan dan tidak tepat guna. Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa seorang Muslim harus memanfaatkan nikmat Allah secara optimal tanpa menyia-nyiakan. Dalam konteks modern, hemat energi juga berarti menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak pemanasan global. Kesadaran bahwa setiap sumber daya adalah amanah Allah akan membantu seseorang menghindari perilaku israf. Mengapa kebiasaan meninggalkan lampu dan kipas menyala tanpa digunakan termasuk israf?
Karena dapat menghemat tagihan listrik
Karena melampaui batas penggunaan yang dibutuhkan
Karena menunjukkan rasa syukur kepada Allah
Karena membuat ruangan tetap nyaman
Karena memudahkan kegiatan selanjutnya
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Keluarga Pak Hasan memiliki kebiasaan membuat daftar belanja bulanan berdasarkan kebutuhan yang benar-benar mendesak. Mereka menetapkan anggaran, membedakan antara keinginan dan kebutuhan, serta selalu memanfaatkan barang hingga habis sebelum membeli baru. Selain itu, mereka menabung sebagian penghasilan untuk keperluan darurat. Kebiasaan ini membantu mereka terhindar dari israf, karena setiap pengeluaran dilakukan secara terencana dan bertanggung jawab. Dalam ajaran Islam, perencanaan adalah bagian dari manajemen diri yang baik, yang dapat meminimalkan pemborosan sekaligus memaksimalkan manfaat dari setiap nikmat yang Allah berikan. Apa kunci utama keluarga Pak Hasan terhindar dari israf?
Membeli barang mewah agar awet
Menabung seluruh penghasilan
Menggunakan barang sekali pakai
Membuat daftar belanja sesuai kebutuhan
Mengandalkan bantuan dari orang lain
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Ahmad sering menghabiskan waktu berjam-jam bermain game online hingga larut malam, sehingga ia sering terlambat salat Subuh dan kurang fokus belajar. Padahal, waktu adalah salah satu nikmat terbesar dari Allah yang tidak bisa diganti. Ulama menyebut menyia-nyiakan waktu untuk hal yang tidak bermanfaat termasuk bentuk israf, bahkan lebih berbahaya daripada pemborosan harta, karena waktu yang hilang tidak akan kembali. Rasulullah ﷺ mengingatkan bahwa setiap manusia akan dimintai pertanggungjawaban tentang umur yang dihabiskan, termasuk masa mudanya. Mengatur waktu dengan baik, memprioritaskan ibadah dan hal bermanfaat adalah cara menghindari israf dalam penggunaan waktu. Apa inti dari bentuk israf yang dilakukan Ahmad?
Menggunakan uang untuk membeli kuota internet
Mengabaikan kewajiban ibadah karena kesibukan dunia
Memanfaatkan waktu untuk bersenang-senang bersama teman
Menggunakan waktu untuk hiburan secara seimbang
Memperbanyak waktu untuk beristirahat
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?