
Memahami Isi Wawancara
Authored by Violetta Cley
World Languages
5th Grade
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 mins • 1 pt
Dita: "Selamat sore, Kek. Dita mau wawancara Kakek sebentar, boleh?"
Kakek: "Sore, Nak. Boleh sekali, silakan."
Dita: "Apa mata pelajaran yang paling Kakek sukai saat masih SD?"
Kakek: "Dulu Kakek paling suka pelajaran olahraga, Nak. Kakek senang bisa lari-lari dan main bola bersama teman-teman."
Dita: "Di mana Kakek bersekolah dulu?"
Kakek: "Kakek bersekolah di sebuah SD di desa seberang. Letaknya dekat sungai, jadi saat pulang sekolah kami sering main di sana."
Dita: "Siapa guru favorit Kakek?"
Kakek: "Guru favorit Kakek namanya Pak Budi. Beliau sangat sabar dan suka sekali bercerita tentang pahlawan."
Dita: "Kapan Kakek mulai suka membaca buku cerita?"
Kakek: "Kakek mulai suka membaca buku cerita sejak kelas tiga SD, saat Pak Budi meminjamkan buku pertamanya."
Dita: "Mengapa Kakek memilih jadi seorang guru setelah dewasa?"
Kakek: "Kakek memilih jadi guru karena ingin mencontoh Pak Budi. Kakek ingin membagikan ilmu dan cerita seru kepada banyak anak."
Dita: "Bagaimana rasanya sekolah zaman dulu, Kek? Apakah berbeda dengan sekarang?"
Kakek: "Tentu berbeda, Nak. Dulu belum ada komputer dan ponsel. Kami menulis di buku dengan pensil dan belajar sambil bermain di lapangan luas. Sangat menyenangkan!"
Dita: "Terima kasih banyak, Kek. Ceritanya seru sekali!"
Kakek: "Sama-sama, Dita."
Siapakah yang berperan sebagai narasumber dalam wawancara di atas?
Dita
Pak Budi
Kakek
Ibu
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 mins • 1 pt
Dita: "Selamat sore, Kek. Dita mau wawancara Kakek sebentar, boleh?"
Kakek: "Sore, Nak. Boleh sekali, silakan."
Dita: "Apa mata pelajaran yang paling Kakek sukai saat masih SD?"
Kakek: "Dulu Kakek paling suka pelajaran olahraga, Nak. Kakek senang bisa lari-lari dan main bola bersama teman-teman."
Dita: "Di mana Kakek bersekolah dulu?"
Kakek: "Kakek bersekolah di sebuah SD di desa seberang. Letaknya dekat sungai, jadi saat pulang sekolah kami sering main di sana."
Dita: "Siapa guru favorit Kakek?"
Kakek: "Guru favorit Kakek namanya Pak Budi. Beliau sangat sabar dan suka sekali bercerita tentang pahlawan."
Dita: "Kapan Kakek mulai suka membaca buku cerita?"
Kakek: "Kakek mulai suka membaca buku cerita sejak kelas tiga SD, saat Pak Budi meminjamkan buku pertamanya."
Dita: "Mengapa Kakek memilih jadi seorang guru setelah dewasa?"
Kakek: "Kakek memilih jadi guru karena ingin mencontoh Pak Budi. Kakek ingin membagikan ilmu dan cerita seru kepada banyak anak."
Dita: "Bagaimana rasanya sekolah zaman dulu, Kek? Apakah berbeda dengan sekarang?"
Kakek: "Tentu berbeda, Nak. Dulu belum ada komputer dan ponsel. Kami menulis di buku dengan pensil dan belajar sambil bermain di lapangan luas. Sangat menyenangkan!"
Dita: "Terima kasih banyak, Kek. Ceritanya seru sekali!"
Kakek: "Sama-sama, Dita."
Apa topik utama yang dibahas dalam wawancara tersebut?
Hobi Kakek
Pengalaman Kakek saat SD
Profesi Kakek sekarang
Sekolah Dita
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 mins • 1 pt
Dita: "Selamat sore, Kek. Dita mau wawancara Kakek sebentar, boleh?"
Kakek: "Sore, Nak. Boleh sekali, silakan."
Dita: "Apa mata pelajaran yang paling Kakek sukai saat masih SD?"
Kakek: "Dulu Kakek paling suka pelajaran olahraga, Nak. Kakek senang bisa lari-lari dan main bola bersama teman-teman."
Dita: "Di mana Kakek bersekolah dulu?"
Kakek: "Kakek bersekolah di sebuah SD di desa seberang. Letaknya dekat sungai, jadi saat pulang sekolah kami sering main di sana."
Dita: "Siapa guru favorit Kakek?"
Kakek: "Guru favorit Kakek namanya Pak Budi. Beliau sangat sabar dan suka sekali bercerita tentang pahlawan."
Dita: "Kapan Kakek mulai suka membaca buku cerita?"
Kakek: "Kakek mulai suka membaca buku cerita sejak kelas tiga SD, saat Pak Budi meminjamkan buku pertamanya."
Dita: "Mengapa Kakek memilih jadi seorang guru setelah dewasa?"
Kakek: "Kakek memilih jadi guru karena ingin mencontoh Pak Budi. Kakek ingin membagikan ilmu dan cerita seru kepada banyak anak."
Dita: "Bagaimana rasanya sekolah zaman dulu, Kek? Apakah berbeda dengan sekarang?"
Kakek: "Tentu berbeda, Nak. Dulu belum ada komputer dan ponsel. Kami menulis di buku dengan pensil dan belajar sambil bermain di lapangan luas. Sangat menyenangkan!"
Dita: "Terima kasih banyak, Kek. Ceritanya seru sekali!"
Kakek: "Sama-sama, Dita."
Pernyataan yang tidak sesuai dengan isi teks adalah...
Kakek bersekolah di desa seberang.
Kakek suka pelajaran olahraga.
Kakek suka membaca sejak kelas satu SD.
Guru favorit Kakek bernama Pak Budi.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 mins • 1 pt
Dita: "Selamat sore, Kek. Dita mau wawancara Kakek sebentar, boleh?"
Kakek: "Sore, Nak. Boleh sekali, silakan."
Dita: "Apa mata pelajaran yang paling Kakek sukai saat masih SD?"
Kakek: "Dulu Kakek paling suka pelajaran olahraga, Nak. Kakek senang bisa lari-lari dan main bola bersama teman-teman."
Dita: "Di mana Kakek bersekolah dulu?"
Kakek: "Kakek bersekolah di sebuah SD di desa seberang. Letaknya dekat sungai, jadi saat pulang sekolah kami sering main di sana."
Dita: "Siapa guru favorit Kakek?"
Kakek: "Guru favorit Kakek namanya Pak Budi. Beliau sangat sabar dan suka sekali bercerita tentang pahlawan."
Dita: "Kapan Kakek mulai suka membaca buku cerita?"
Kakek: "Kakek mulai suka membaca buku cerita sejak kelas tiga SD, saat Pak Budi meminjamkan buku pertamanya."
Dita: "Mengapa Kakek memilih jadi seorang guru setelah dewasa?"
Kakek: "Kakek memilih jadi guru karena ingin mencontoh Pak Budi. Kakek ingin membagikan ilmu dan cerita seru kepada banyak anak."
Dita: "Bagaimana rasanya sekolah zaman dulu, Kek? Apakah berbeda dengan sekarang?"
Kakek: "Tentu berbeda, Nak. Dulu belum ada komputer dan ponsel. Kami menulis di buku dengan pensil dan belajar sambil bermain di lapangan luas. Sangat menyenangkan!"
Dita: "Terima kasih banyak, Kek. Ceritanya seru sekali!"
Kakek: "Sama-sama, Dita."
Berdasarkan teks tersebut, mengapa Kakek memilih menjadi seorang guru?
Karena ingin mencontoh Pak Budi.
Karena suka bermain di lapangan.
Karena pekerjaannya tidak sulit.
Karena ingin mengajari Dita.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 mins • 1 pt
Dita: "Selamat sore, Kek. Dita mau wawancara Kakek sebentar, boleh?"
Kakek: "Sore, Nak. Boleh sekali, silakan."
Dita: "Apa mata pelajaran yang paling Kakek sukai saat masih SD?"
Kakek: "Dulu Kakek paling suka pelajaran olahraga, Nak. Kakek senang bisa lari-lari dan main bola bersama teman-teman."
Dita: "Di mana Kakek bersekolah dulu?"
Kakek: "Kakek bersekolah di sebuah SD di desa seberang. Letaknya dekat sungai, jadi saat pulang sekolah kami sering main di sana."
Dita: "Siapa guru favorit Kakek?"
Kakek: "Guru favorit Kakek namanya Pak Budi. Beliau sangat sabar dan suka sekali bercerita tentang pahlawan."
Dita: "Kapan Kakek mulai suka membaca buku cerita?"
Kakek: "Kakek mulai suka membaca buku cerita sejak kelas tiga SD, saat Pak Budi meminjamkan buku pertamanya."
Dita: "Mengapa Kakek memilih jadi seorang guru setelah dewasa?"
Kakek: "Kakek memilih jadi guru karena ingin mencontoh Pak Budi. Kakek ingin membagikan ilmu dan cerita seru kepada banyak anak."
Dita: "Bagaimana rasanya sekolah zaman dulu, Kek? Apakah berbeda dengan sekarang?"
Kakek: "Tentu berbeda, Nak. Dulu belum ada komputer dan ponsel. Kami menulis di buku dengan pensil dan belajar sambil bermain di lapangan luas. Sangat menyenangkan!"
Dita: "Terima kasih banyak, Kek. Ceritanya seru sekali!"
Kakek: "Sama-sama, Dita."
Di mana letak sekolah tempat Kakek bersekolah dulu?
Di samping rumah Eyang
Di desa seberang, dekat sungai
Di kota besar
Di dalam kota
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 mins • 1 pt
Dita: "Selamat sore, Kek. Dita mau wawancara Kakek sebentar, boleh?"
Kakek: "Sore, Nak. Boleh sekali, silakan."
Dita: "Apa mata pelajaran yang paling Kakek sukai saat masih SD?"
Kakek: "Dulu Kakek paling suka pelajaran olahraga, Nak. Kakek senang bisa lari-lari dan main bola bersama teman-teman."
Dita: "Di mana Kakek bersekolah dulu?"
Kakek: "Kakek bersekolah di sebuah SD di desa seberang. Letaknya dekat sungai, jadi saat pulang sekolah kami sering main di sana."
Dita: "Siapa guru favorit Kakek?"
Kakek: "Guru favorit Kakek namanya Pak Budi. Beliau sangat sabar dan suka sekali bercerita tentang pahlawan."
Dita: "Kapan Kakek mulai suka membaca buku cerita?"
Kakek: "Kakek mulai suka membaca buku cerita sejak kelas tiga SD, saat Pak Budi meminjamkan buku pertamanya."
Dita: "Mengapa Kakek memilih jadi seorang guru setelah dewasa?"
Kakek: "Kakek memilih jadi guru karena ingin mencontoh Pak Budi. Kakek ingin membagikan ilmu dan cerita seru kepada banyak anak."
Dita: "Bagaimana rasanya sekolah zaman dulu, Kek? Apakah berbeda dengan sekarang?"
Kakek: "Tentu berbeda, Nak. Dulu belum ada komputer dan ponsel. Kami menulis di buku dengan pensil dan belajar sambil bermain di lapangan luas. Sangat menyenangkan!"
Dita: "Terima kasih banyak, Kek. Ceritanya seru sekali!"
Kakek: "Sama-sama, Dita."
Berdasarkan teks, apa yang membuat Kakek mulai suka membaca?
Dibelikan buku oleh orang tuanya.
Pak Budi meminjamkan buku pertamanya.
Mendapat tugas membaca dari sekolah.
Melihat teman-temannya membaca.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 mins • 1 pt
Dita: "Selamat sore, Kek. Dita mau wawancara Kakek sebentar, boleh?"
Kakek: "Sore, Nak. Boleh sekali, silakan."
Dita: "Apa mata pelajaran yang paling Kakek sukai saat masih SD?"
Kakek: "Dulu Kakek paling suka pelajaran olahraga, Nak. Kakek senang bisa lari-lari dan main bola bersama teman-teman."
Dita: "Di mana Kakek bersekolah dulu?"
Kakek: "Kakek bersekolah di sebuah SD di desa seberang. Letaknya dekat sungai, jadi saat pulang sekolah kami sering main di sana."
Dita: "Siapa guru favorit Kakek?"
Kakek: "Guru favorit Kakek namanya Pak Budi. Beliau sangat sabar dan suka sekali bercerita tentang pahlawan."
Dita: "Kapan Kakek mulai suka membaca buku cerita?"
Kakek: "Kakek mulai suka membaca buku cerita sejak kelas tiga SD, saat Pak Budi meminjamkan buku pertamanya."
Dita: "Mengapa Kakek memilih jadi seorang guru setelah dewasa?"
Kakek: "Kakek memilih jadi guru karena ingin mencontoh Pak Budi. Kakek ingin membagikan ilmu dan cerita seru kepada banyak anak."
Dita: "Bagaimana rasanya sekolah zaman dulu, Kek? Apakah berbeda dengan sekarang?"
Kakek: "Tentu berbeda, Nak. Dulu belum ada komputer dan ponsel. Kami menulis di buku dengan pensil dan belajar sambil bermain di lapangan luas. Sangat menyenangkan!"
Dita: "Terima kasih banyak, Kek. Ceritanya seru sekali!"
Kakek: "Sama-sama, Dita."
Pernyataan yang paling tepat untuk membandingkan sekolah zaman dulu dan sekarang menurut Kakek adalah...
Dulu ada komputer, sekarang tidak ada.
Dulu tidak ada ponsel, sekarang ada.
Dulu tidak ada guru, sekarang ada.
Dulu menulis dengan pulpen, sekarang dengan pensil.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Microsoft
or continue with
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?