Search Header Logo

kkkk

Authored by Putri Vanesha Rizkika Gobel

Other

Professional Development

Used 1+ times

kkkk
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

40 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Dasar utama dalam menentukan tujuan intervensi psikologis adalah...

Tujuan harus dirumuskan secara SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) dan kolaboratif dengan klien.
Tujuan harus berfokus untuk menghilangkan semua gejala yang dilaporkan oleh klien secepat mungkin.
Tujuan ditentukan sepenuhnya oleh diagnosis klien, di mana setiap diagnosis memiliki protokol tujuan yang baku.
Tujuan utama adalah membuat klien merasa lebih baik dan lebih bahagia pada setiap akhir sesi.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Klien didiagnosis Fobia Sosial. Dinamika psikologisnya menunjukkan adanya keyakinan inti 'saya akan mempermalukan diri sendiri'. Tujuan intervensi yang paling sesuai adalah...

Membantu klien mengidentifikasi dan merestrukturisasi keyakinan irasionalnya, serta secara bertahap menghadapi situasi sosial yang ditakuti.
Mengajarkan klien teknik relaksasi pernapasan dalam untuk digunakan setiap kali ia merasa cemas.
Mengeksplorasi pengalaman masa lalu klien untuk menemukan penyebab utama mengapa ia mengembangkan fobia sosial.
Meningkatkan kepercayaan diri klien secara umum melalui afirmasi positif dan visualisasi kesuksesan.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Untuk klien yang sangat logis, analitis, dan lebih nyaman dengan pendekatan terstruktur, pendekatan intervensi yang paling sesuai adalah...

Kognitif-Perilakuan (CBT), karena sifatnya yang terstruktur, berorientasi pada tujuan, dan berbasis logika.
Humanistik (Client-Centered), karena memberikan kebebasan pada klien untuk bereksplorasi tanpa arahan.
Psikodinamik, karena akan menantang klien untuk menganalisis konflik-konflik bawah sadarnya.
Terapi Gestalt, karena fokus pada pengalaman 'di sini dan saat ini' dan kesadaran tubuh.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Sebuah komunitas ingin mengurangi stigma terhadap kesehatan mental. Jenis intervensi yang paling tepat untuk kebutuhan ini adalah...

Intervensi promotif, berupa kampanye psikoedukasi dan kesadaran publik tentang kesehatan mental.
Intervensi preventif, berupa skrining depresi massal untuk mendeteksi kasus sejak dini.
Intervensi kuratif, berupa penyediaan layanan konseling gratis bagi anggota komunitas yang membutuhkan.
Intervensi krisis, berupa hotline 24 jam untuk kasus-kasus darurat kejiwaan.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Anda seorang psikolog umum. Klien Anda menunjukkan gejala psikotik aktif (halusinasi & waham). Tujuan intervensi yang paling sesuai dengan kewenangan Anda adalah...

Segera merujuk klien ke psikiater untuk evaluasi dan penanganan farmakoterapi, sambil menawarkan dukungan psikologis pendamping.
Melakukan intervensi kognitif untuk menantang delusi klien dan membuktikan bahwa keyakinannya salah.
Memberikan terapi suportif untuk membantu klien mengatasi stres akibat gejala-gejalanya sambil memonitor kondisinya.
Mengajarkan teknik-teknik relaksasi kepada klien untuk menurunkan tingkat kecemasan yang disebabkan oleh halusinasinya.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Seorang klien dengan kecemasan sosial memiliki karakteristik yang sangat introspektif dan suka mengeksplorasi makna di balik perasaannya. Teknik intervensi yang tepat mungkin melibatkan...

Pendekatan yang lebih humanistik-eksistensial, mengeksplorasi bagaimana kecemasan itu terkait dengan isu kebebasan dan makna hidup.
Terapi eksposur yang agresif, di mana klien langsung diminta menghadapi situasi sosial yang paling ia takuti.
Latihan keterampilan sosial (social skills training) yang sangat terstruktur dan berbasis instruksi.
Pemberian tugas rumah (homework) yang fokus pada pencatatan pikiran-pikiran otomatisnya setiap hari.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 1 pt

Dinamika psikologis klien menunjukkan bahwa depresinya dipelihara oleh penarikan diri dari aktivitas sosial. Intervensi kuratif yang paling tepat adalah...

Aktivasi Perilaku (Behavioral Activation), di mana klien dibantu untuk secara bertahap kembali terlibat dalam aktivitas yang bermakna.
Restrukturisasi Kognitif, di mana klien diajak untuk menantang pikiran-pikiran negatifnya tentang interaksi sosial.
Psikoedukasi, di mana klien diberikan pemahaman tentang bagaimana depresi dan penarikan sosial saling terkait.
Pelatihan Asertivitas, untuk meningkatkan kepercayaan diri klien dalam memulai interaksi dengan orang lain.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?