
ASESMEN BERITA
Authored by SITI MARFU`AH
World Languages
11th Grade
Used 2+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Kasus Chromebook Rp 9,9 Triliun
Jakarta — Publik ramai membicarakan pengadaan Chromebook senilai Rp 9,9 triliun oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Kasus ini mencuat setelah Kejaksaan Agung memulai penyelidikan atas dugaan korupsi dalam proyek tersebut. Berdasarkan laporan, dana proyek ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan tahun 2023.
Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, pengadaan dilakukan untuk menunjang pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) di sekolah-sekolah seluruh Indonesia. Namun, ditemukan sejumlah kejanggalan, antara lain perubahan spesifikasi dari laptop berbasis Windows menjadi Chromebook tanpa alasan teknis yang jelas.
Distribusi perangkat juga menjadi sorotan. Banyak sekolah di daerah belum memiliki jaringan internet memadai sehingga perangkat tidak bisa digunakan secara optimal. Pakar pendidikan Dr. Sinta Mahardika menilai proyek ini kurang memperhatikan kesiapan infrastruktur. “Tanpa pelatihan guru dan perbaikan jaringan, perangkat mahal ini hanya jadi pajangan,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, pihak Kemendikbudristek menyatakan siap bekerja sama dengan pihak kejaksaan dan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek digitalisasi sekolah. Masyarakat berharap penyelidikan berlangsung transparan dan menjadi pelajaran agar pengelolaan dana pendidikan lebih hati-hati di masa depan.
Unsur “apa” dalam berita di atas adalah …
A. Pemerintah membagikan Chromebook ke sekolah
B. Pembelajaran daring yang gagal
C. Pelatihan guru di sekolah-sekolah
D. Evaluasi terhadap dana pendidikan
E. Dugaan korupsi proyek pengadaan Chromebook senilai Rp 9,9 triliun
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Siswa SMP Tak Bisa Membaca
Buleleng, Bali — Dunia pendidikan kembali dikejutkan oleh temuan ratusan siswa SMP yang belum lancar membaca di Kabupaten Buleleng. Berdasarkan data Dinas Pendidikan setempat, terdapat 155 siswa yang tidak bisa membaca sama sekali dan 208 siswa yang membaca terbata-bata. Temuan ini berasal dari hasil asesmen literasi dasar pada 34.062 siswa SMP di wilayah tersebut.
Pakar pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Achmad Hidayatullah, menjelaskan bahwa lemahnya kemampuan membaca ini merupakan dampak dari pembelajaran daring selama pandemi COVID-19. “Selama pandemi, banyak siswa tidak mendapatkan pendampingan belajar yang cukup,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah harus melakukan pendataan ulang terhadap siswa yang mengalami kesulitan membaca dan memberikan program remedial literasi di setiap sekolah. Selain itu, guru juga perlu diberi pelatihan metode membaca yang sesuai dengan kebutuhan siswa.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng mengaku telah menurunkan tim pendamping dan psikolog pendidikan ke sekolah-sekolah terdampak. Pemerintah daerah berjanji akan memperbaiki kualitas pembelajaran dasar agar kasus serupa tidak terjadi lagi.
Bagian kalimat yang menunjukkan peristiwa utama berita adalah …
A. Pemerintah menurunkan tim pendamping ke sekolah
B. Ratusan siswa SMP di Buleleng belum bisa membaca
C. Guru diberi pelatihan membaca
D. Pandemi menyebabkan gangguan belajar
E. Pemerintah memperbaiki sistem pendidikan
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Kebijakan Sekolah Lima Hari
Jakarta — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi kembali menguji kebijakan sekolah lima hari (Senin–Jumat) untuk jenjang SD hingga SMA. Program ini sedang diuji coba di beberapa kota besar, termasuk Bandung, Surabaya, dan Yogyakarta.
Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Ir. Suharti, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan keseimbangan antara waktu belajar dan waktu keluarga. “Anak-anak butuh waktu berkualitas bersama orang tua, bukan hanya di sekolah,” katanya.
Namun, kebijakan ini menuai beragam tanggapan. Sejumlah guru dan orang tua menilai jadwal belajar menjadi terlalu padat, sementara waktu istirahat siswa berkurang. “Kalau jam pulang terlalu sore, anak-anak capek dan sulit belajar di rumah,” ujar seorang guru di Surabaya.
Di sisi lain, beberapa sekolah menilai sistem lima hari justru membuat manajemen lebih efisien. Kepala Sekolah SMA 2 Bandung menyebutkan bahwa siswa lebih fokus dan kegiatan ekstrakurikuler bisa dilaksanakan pada akhir pekan.
Pemerintah akan mengevaluasi hasil uji coba sebelum menerapkan kebijakan ini secara nasional. Evaluasi mencakup penyesuaian kurikulum, jam pelajaran, dan kesejahteraan guru.
Struktur berita bagian kaki berita pada teks tersebut ditunjukkan oleh kalimat …
A. Kementerian menguji kebijakan sekolah lima hari
B. Sekretaris Jenderal menjelaskan tujuan kebijakan
C. Guru menilai jadwal belajar terlalu padat
D. Pemerintah akan mengevaluasi hasil uji coba sebelum penerapan nasional
E. Beberapa sekolah menilai sistem lebih efisien
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Keterlambatan Dana BOS
Jakarta — Sejumlah sekolah dasar di berbagai daerah mengeluhkan keterlambatan pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahap kedua tahun 2025. Laporan dari Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur menunjukkan bahwa beberapa sekolah terpaksa menunda kegiatan belajar karena kekurangan dana untuk membeli alat tulis dan membayar honor guru tidak tetap.
Kepala SDN 1 Ende, Maria Tasi, menyebut sekolahnya sudah menunggu pencairan sejak Juli namun belum juga diterima hingga Oktober. “Kami mengandalkan kas sekolah yang hampir habis,” ujarnya.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan bahwa keterlambatan terjadi karena verifikasi data rekening sekolah dan laporan keuangan tahap pertama belum lengkap.
Direktur Jenderal Pendidikan Dasar, Iwan Syahrir, menegaskan bahwa pemerintah sedang mempercepat proses administrasi. “Sekolah tidak perlu khawatir, dana akan cair sebelum akhir Oktober,” katanya.
Sementara itu, pengamat pendidikan Indra Maulana menilai pemerintah perlu memperbaiki sistem digitalisasi pelaporan agar proses penyaluran lebih cepat dan transparan.
Unsur “mengapa” dalam berita tersebut adalah …
A. Karena sekolah belum membuat laporan keuangan tahap pertama
B. Karena dana BOS tidak mencukupi
C. Karena guru tidak melapor
D. Karena dana digunakan untuk keperluan lain
E. Karena pemerintah memotong anggaran
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
PPDB Zonasi Menimbulkan Polemik
Teks Berita (±300 kata):
Jakarta — Awal tahun ajaran baru 2025 kembali diwarnai dengan polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi. Di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Semarang, orang tua mengeluhkan sistem yang dianggap tidak adil.
Seorang warga Jakarta Timur, Rahmawati, mengaku anaknya tidak diterima di sekolah negeri terdekat karena kuota zonasi penuh. “Padahal rumah kami hanya 500 meter dari sekolah,” keluhnya.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwanto, menjelaskan bahwa sistem zonasi bertujuan untuk pemerataan pendidikan dan mencegah penumpukan siswa di sekolah favorit. “Namun memang ada kendala teknis dalam penghitungan jarak menggunakan sistem daring,” ujarnya.
Pakar pendidikan, Darmaningtyas, menilai pemerintah perlu meninjau kembali aturan zonasi agar tidak merugikan masyarakat yang tinggal di perbatasan wilayah. Menurutnya, teknologi geolokasi harus diperbarui agar hasilnya lebih akurat.
Pemerintah daerah berjanji akan mengevaluasi sistem zonasi dan menampung aspirasi masyarakat untuk tahun depan.
Bagian yang menunjukkan struktur kepala berita adalah …
A. Pernyataan Rahmawati
B. Penjelasan Dinas Pendidikan
C. Tanggapan pakar pendidikan
D. Janji pemerintah untuk mengevaluasi sistem
E. Keluhan masyarakat
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Kasus Kekerasan di Sekolah
Yogyakarta — Sebuah video memperlihatkan tindakan kekerasan oleh guru terhadap siswa SMP viral di media sosial. Dalam video berdurasi 15 detik itu, seorang guru terlihat menampar siswa di depan kelas karena tidak membawa buku pelajaran.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Agus Prasetyo, menyatakan pihaknya sudah memanggil guru dan siswa yang terlibat untuk dimintai keterangan. “Guru tersebut mengaku khilaf dan siap diberi sanksi sesuai aturan,” ujarnya.
Kasus ini memicu perdebatan publik tentang penerapan disiplin di sekolah. Sebagian warganet menilai guru tetap perlu tegas, namun sebagian lain menilai kekerasan fisik tidak dapat dibenarkan.
Psikolog anak, Lestari Nuraini, menegaskan bahwa tindakan fisik hanya akan menimbulkan trauma pada siswa. Ia mendorong sekolah mengutamakan pendekatan edukatif dan komunikasi yang sehat.
Kementerian Pendidikan menyatakan akan memberikan pelatihan pengelolaan emosi bagi guru. “Kami tidak ingin kejadian ini terulang,” kata Sekretaris Ditjen GTK.
Unsur “bagaimana” dalam berita di atas adalah …
A. Dengan memanggil guru dan siswa untuk dimintai keterangan
B. Dengan memecat guru yang bersalah
C. Dengan menghapus video di media sosial
D. Dengan memindahkan siswa ke sekolah lain
E. Dengan menutup sekolah sementara
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Bacalah teks berikut!
Pola Hidup Sehat Dapat Menurunkan Risiko Penyakit Ginjal Kronis di Indonesia
Jakarta, 9 Oktober 2025 — Kasus penyakit ginjal kronis di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa lebih dari 10 juta penduduk Indonesia mengalami gangguan fungsi ginjal. Para ahli menilai, peningkatan ini disebabkan oleh pola makan tidak seimbang, konsumsi garam berlebihan, serta kurangnya aktivitas fisik.
Dr. Rahmawati, seorang dokter spesialis ginjal di RS Cipto Mangunkusumo, menjelaskan bahwa banyak masyarakat baru menyadari gangguan ginjal ketika kondisinya sudah parah. “Ginjal bekerja tanpa terasa, tetapi jika rusak, dampaknya sangat besar bagi tubuh,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa menjaga asupan air putih dan mengurangi konsumsi makanan olahan dapat membantu memperlambat kerusakan ginjal.
Pemerintah kini gencar mengampanyekan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan urine dan tekanan darah secara rutin. Program ini tidak hanya difokuskan di kota besar, tetapi juga menjangkau daerah terpencil yang memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk berhenti merokok dan mengendalikan kadar gula darah.
Meski upaya pencegahan sudah dilakukan, kesadaran masyarakat masih rendah. Banyak orang lebih memilih mengobati daripada mencegah, padahal biaya perawatan pasien ginjal kronis sangat tinggi. Menurut Dr. Rahmawati, dibutuhkan kolaborasi antara tenaga medis, pemerintah, dan masyarakat untuk menekan angka kasus ginjal di Indonesia. Dengan perubahan gaya hidup dan pemeriksaan rutin, risiko gagal ginjal dapat diminimalkan, dan kualitas hidup masyarakat akan meningkat.
Berdasarkan teks tersebut, terdapat kalimat "Kasus penyakit ginjal kronis di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya." Makna kata kronis pada kalimat tersebut adalah …
A. Penyakit yang menular dengan cepat
B. Penyakit yang berlangsung lama dan sulit disembuhkan
C. Penyakit yang muncul tiba-tiba dan berbahaya
D. Penyakit yang dapat disembuhkan dalam waktu singkat
E. Penyakit yang disebabkan oleh virus
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?
Similar Resources on Wayground
10 questions
Quiz Bahasa Indonesia Kelas XII IPA/IPS PAC
Quiz
•
9th - 12th Grade
14 questions
SYAIR BURUNG NURI
Quiz
•
1st Grade - University
15 questions
Bahasa Arab - الأسرة (Keluarga)
Quiz
•
9th - 12th Grade
11 questions
Włochy Italia
Quiz
•
4th Grade - Professio...
10 questions
Hikayat dan Cerpen: Uji Pengetahuan
Quiz
•
10th Grade - University
15 questions
الإعلان في العربية
Quiz
•
10th - 12th Grade
15 questions
MATEMATIKA
Quiz
•
1st Grade - University
10 questions
PTS 1 BI 11
Quiz
•
11th Grade
Popular Resources on Wayground
8 questions
2 Step Word Problems
Quiz
•
KG - University
20 questions
Comparing Fractions
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Latin Bases claus(clois,clos, clud, clus) and ped
Quiz
•
6th - 8th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
7 questions
The Story of Books
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for World Languages
20 questions
-AR -ER -IR present tense
Quiz
•
10th - 12th Grade
10 questions
Los mandatos y las recetas
Lesson
•
11th Grade
25 questions
Preterito regular
Quiz
•
10th - 12th Grade
20 questions
Spanish Demonstrative Adjectives
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
verbos reflexivos en español
Quiz
•
9th - 12th Grade
18 questions
El presente perfecto
Quiz
•
9th - 12th Grade
28 questions
Ser vs estar
Quiz
•
9th - 12th Grade
30 questions
Saber vs conocer
Quiz
•
9th - 12th Grade