Search Header Logo

TES ELEMEN PANCASILA KELAS XI

Authored by SUM YANTO

Education

11th Grade

Used 2+ times

TES ELEMEN PANCASILA KELAS XI
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

45 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Sebuah perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia dituduh melakukan praktik diskriminasi dalam perekrutan karyawan. Mereka lebih memilih kandidat dari latar belakang etnis dan agama tertentu, mengabaikan kualifikasi dan kompetensi. Praktik ini secara terang-terangan bertentangan dengan semangat persatuan dan kesatuan yang diusung Pancasila. Jika Anda adalah seorang manajer HR di perusahaan tersebut yang sadar akan nilai-nilai Pancasila, langkah manakah yang paling mencerminkan penerapan sila ketiga, 'Persatuan Indonesia', dalam konteks profesional?

Mengusulkan program pelatihan 'keberagaman dan inklusi' bagi seluruh staf rekrutmen untuk meningkatkan kesadaran akan bias yang tidak disadari.

Melaporkan praktik diskriminatif perusahaan kepada serikat pekerja agar dapat dilakukan advokasi dan negosiasi untuk perubahan kebijakan.

Secara diam-diam memberikan preferensi kepada kandidat dari kelompok minoritas untuk menyeimbangkan komposisi demografis tenaga kerja.

Mengundurkan diri dari perusahaan sebagai bentuk protes pribadi terhadap kebijakan yang tidak adil dan tidak sesuai dengan nurani.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Pemerintah daerah dihadapkan pada dilema antara melindungi situs warisan budaya tak benda, seperti ritual adat suku pedalaman, dengan tuntutan modernisasi dan pembangunan infrastruktur yang akan melewati wilayah sakral mereka. Di satu sisi, pembangunan jalan akan meningkatkan akses ekonomi bagi masyarakat luas. Di sisi lain, hal itu akan mengganggu dan berpotensi menghilangkan praktik budaya yang telah berlangsung turun-temurun. Dalam kerangka Pancasila, pendekatan mana yang paling sesuai dengan sila kedua, 'Kemanusiaan yang adil dan beradab'?

Memprioritaskan pembangunan infrastruktur karena memberikan manfaat ekonomi yang lebih konkret dan terukur bagi mayoritas penduduk.

Memindahkan komunitas adat tersebut ke lokasi baru yang similar, dengan kompensasi finansial, agar ritual mereka tetap bisa dijalankan.

Melakukan dialog mendalam dengan tetua adat dan antropolog untuk merancang ulang rute pembangunan atau menerapkan teknologi konstruksi yang minim dampak.

Membatalkan proyek pembangunan sepenuhnya untuk melestarikan warisan budaya sebagai prioritas utama negara di atas kepentingan ekonomi.

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Sebuah gerakan sosial baru muncul dan mengadvokasikan interpretasi tunggal dan kaku terhadap sila pertama, 'Ketuhanan Yang Maha Esa', dan mendesak pemerintah untuk mengimplementasikannya menjadi hukum positif yang berlaku bagi semua warga negara, tanpa kecuali. Gerakan ini mengklaim bahwa hanya dengan cara inilah moralitas bangsa dapat diselamatkan. Menganalisis dari perspektif Pancasila secara utuh, mengapa argumen gerakan ini problematis?

Karena bertentangan dengan sila kelima, sebab penyeragaman keyakinan akan menghambat terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Karena mengabaikan prinsip Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi jiwa dari sila ketiga, di mana persatuan justru dirajut dari keragaman, termasuk keragaman keyakinan.

Karena usulan tersebut berpotensi melanggar hak asasi manusia untuk memilih agama dan kepercayaan yang dijamin oleh sila kedua.

Karena sila pertama, dalam konteks UUD 1945, memberikan kebebasan bagi setiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Dalam sebuah debat publik mengenai kebijakan impor pangan, terjadi polarisasi tajam. Satu pihak berargumen bahwa impor necessary untuk menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan domestik. Pihak lain menentang keras, menyatakan bahwa impor merugikan petani lokal dan mengancam kedaulatan pangan. Proses musyawarah mufakat yang ideal sesuai sila keempat Pancasila tampaknya sulit tercapai. Sebagai seorang legislator yang memimpin rapat, langkah manakah yang paling mencerminkan kebijaksanaan dalam permusyawaratan?

Melakukan voting (pemungutan suara) segera untuk mengambil keputusan, karena musyawarah tidak menunjukkan tanda-tanda akan mencapai mufakat.

Membentuk panitia khusus yang terdiri dari perwakilan kedua belah pihak, akademisi, dan ahli ekonomi untuk mengkaji data secara komprehensif.

Mengambil jalan tengah dengan menyetujui impor untuk beberapa komoditas saja, sambil memberikan proteksi ketat pada komoditas lain yang diproduksi petani lokal.

Meyakinkan pihak yang menentang impor bahwa kebijakan pemerintah didasarkan pada data yang akurat dan bertujuan untuk kesejahteraan rakyat secara keseluruhan.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Konsep 'keadilan sosial' dalam sila kelima sering kali ditafsirkan berbeda. Ada yang memahaminya sebagai kesetaraan absolut (setiap orang mendapat bagian yang sama), ada pula yang memahaminya sebagai keadilan proporsional (setiap orang mendapat sesuai dengan kontribusinya). Sebuah program pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan nominal yang sama rata kepada seluruh keluarga miskin tanpa mempertimbangkan jumlah tanggungan keluarga atau tingkat kemiskinan. Manakah analisis yang paling tepat mengenai program ini jika ditinjau dari berbagai interpretasi sila kelima?

Program ini sudah sepenuhnya adil karena menerapkan prinsip kesetaraan mutlak, di mana negara tidak membeda-bedakan warganya dalam memberikan bantuan.

Program ini lebih mencerminkan belas kasihan daripada keadilan sosial, karena keadilan yang sejati seharusnya memberdayakan, bukan sekadar memberi.

Program ini problematis karena 'keadilan sosial' seharusnya mempertimbangkan proporsionalitas; keluarga dengan tanggungan lebih banyak atau kondisi lebih parah seharusnya mendapat lebih.

Program ini merupakan bentuk intervensi negara yang tidak perlu dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang pada akhirnya bertentangan dengan semangat kemandirian bangsa.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Di tengah era digital, penyebaran berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian yang mengatasnamakan suku atau agama tertentu marak terjadi, mengancam harmoni sosial. Pemerintah berencana menerapkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memonitor dan secara otomatis memblokir konten yang dianggap berpotensi memecah belah persatuan. Dari perspektif penerapan sila ketiga, 'Persatuan Indonesia', dilema etis utama dari kebijakan ini adalah...

Potensi ketidakakuratan AI dalam mengidentifikasi konten berbahaya, yang bisa saja salah memblokir ekspresi budaya atau kritik yang sah.

Biaya implementasi teknologi AI yang sangat mahal, yang dananya bisa dialokasikan untuk program de-radikalisasi yang lebih humanis.

Pelanggaran terhadap sila kedua, karena monitoring dan pemblokiran otomatis dapat dianggap sebagai pelanggaran privasi dan kebebasan berekspresi individu.

Ketidakefektifan teknologi dalam jangka panjang, karena masyarakat akan selalu menemukan cara baru untuk menyebarkan konten negatif.

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Seorang aktivis lingkungan ditangkap karena dianggap menghasut masyarakat untuk menolak pembangunan pabrik semen di kawasan karst yang menjadi sumber mata air vital bagi ribuan warga. Aktivis tersebut berargumen bahwa tindakannya adalah bentuk perjuangan untuk menegakkan sila kelima, 'Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia', yaitu hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Di sisi lain, pemerintah berdalih bahwa pabrik akan menyerap tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan daerah. Analisis yuridis-filosofis yang paling mendalam terkait kasus ini adalah...

Tindakan aktivis tersebut dapat dibenarkan jika terbukti bahwa dampak kerusakan lingkungan dari pabrik semen akan menciptakan ketidakadilan sosial yang lebih besar dalam jangka panjang.

Pemerintah memiliki otoritas penuh untuk menentukan proyek strategis nasional, dan perlawanan terhadapnya dapat dikategorikan sebagai tindakan subversif.

Sila kelima harus diinterpretasikan utamanya dari segi keadilan ekonomi (lapangan kerja), sementara isu lingkungan merupakan isu sekunder.

Aktivis tersebut seharusnya menempuh jalur musyawarah sesuai sila keempat, bukan melakukan aksi provokatif yang mengganggu ketertiban umum.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?