Search Header Logo
Stabilitas Politik pada Demokrasi Liberal

Stabilitas Politik pada Demokrasi Liberal

Assessment

Interactive Video

History

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Yandri Pitay

FREE Resource

10 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Periode sejarah Indonesia antara tahun 1950-1959 dikenal sebagai masa apa?

Demokrasi Terpimpin

Orde Baru

Demokrasi Liberal

Reformasi

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Salah satu alasan utama pembubaran Republik Indonesia Serikat (RIS) adalah karena dianggap sebagai apa?

Bentuk negara yang terlalu modern

Warisan kolonial yang berpotensi memecah belah bangsa

Sistem pemerintahan yang terlalu sentralistik

Tidak sesuai dengan cita-cita kemerdekaan

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Siapakah tokoh yang memimpin golongan unitaris yang menginginkan bentuk negara kesatuan setelah pembubaran RIS?

Raymond Westerling

Andi Aziz

Mohammad Yamin

Soemitro Djojohadikusumo

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Undang-Undang Darurat Nomor 11 Tahun 1950 mengatur tentang apa?

Pembentukan Republik Indonesia Serikat

Tata cara perubahan susunan kenegaraan dari Wilayah Republik Indonesia Serikat

Pembentukan kabinet parlementer

Pengangkatan Presiden dan Wakil Presiden

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Salah satu kesepakatan penting dalam Piagam Persetujuan yang dihasilkan dari Konferensi Segitiga adalah?

Membentuk negara federal yang kuat

Membentuk negara kesatuan berdasarkan Proklamasi 17 Agustus 1945

Mempertahankan Konstitusi RIS tanpa perubahan

Menetapkan Presiden dan Wakil Presiden secara langsung oleh rakyat

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Kapan Republik Indonesia Serikat (RIS) secara resmi dibubarkan dan Indonesia kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)?

20 Juli 1950

14 Agustus 1950

17 Agustus 1950

3 November 1945

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Bagaimana kedudukan Presiden dalam sistem pemerintahan pada masa Demokrasi Liberal?

Sebagai kepala pemerintahan yang memiliki kekuasaan penuh.

Sebagai kepala negara yang bertugas sebagai simbol pemersatu bangsa dan kegiatan seremonial.

Sebagai pemimpin tertinggi militer dan penentu kebijakan luar negeri.

Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan yang bertanggung jawab atas stabilitas politik.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?