WorksheetsTry Out Modul C PEDFI part III - 2019
Total questions: 25
Worksheet time: 16mins
Obat Metroprolol dimetabolisme lebih cepat pada saat :
Pubertas
Anak-anak
Kehamilan
Setelah melahirkan
Obat yang memiliki therapeutic range yang sempit dan jika berlebihan menyebabkan toksisitas adalah:
Metampiron
Digoksin
Deferoksamin
Piperazin
Waktu yang diperlukan agar kadar plasma obat menjadi separuhnya, disebut :
Waktu paruh
Tmax
Waktu paruh plasma
Cmax
AUC ( Area under Curve ) menunjukkan jumlah obat didalam:
Jaringan
Otot
Pembuluh darah
Plasma
Makin panjang T1/2 (waktu paruh) suatu obat, makin lama kerja obat, namun hal ini tidak berlaku bagi obat :
Penghambat Enzim
Penghambat MAO
Penghambat natrium
Penghambat kalium
Jika dosis suatu obat 1X1, berarti eliminasi obat :
Lebih cepat
Lebih lambat
Lebih maksimal
Lebih simple & praktis
Steady-state suatu obat, biasanya :
5-6 kali waktu paruh
3-4 kali waktu paruh
4-5 kali waktu paruh
2-3 kali waktu paruh
Loading dose (dosis muat) yang lebih besar, hal ini dimaksudkan untuk :
Mencapai tingkat efikasi yg maksimal
Mempercepat penyembuhan
Mencapai tingkat steady lebih cepat
Hasil yang memuaskan
Obat dengan batas keamanan sempit, masih digunakan secara aman yakni :
Warfarin
Teofilin
Digoksin
Prazosin
Setiap efek yang tidak diinginkan yang timbul selama penggunaan obat, baik yang berhubungan atau tidak berhubungan dengan efek farmakodinamik obat tersebut :
Reaksi alergi
Reaksi Immun
Adverse event
Idionsinkrasi
Reaksi stimulasi SSP pada wanita yang mendapat Morfin :
Reaksi alergi
Idiosinkrasi
Reaksi berantai
BSSD (bukan salah satu diatas)
Program MESO menggunakan metode :
Wajib
Sukarela
Seadanya
BSSD (bukan salah satu diatas)
Untuk membuktikan efikasi obat baru, dibutuhkan uji klinik dengan standar yang tinggi yaitu uji klinik yang menggunakan :
RCT & Double blind
Multi center & Double blind
Single blind & double blind
RCT & Multi center
Metode penelitian yang banyak menimbulkan bias yang besar dalam hasil penelitian adalah
Double blind
Single blind
Open label
Randomized
Suatu hasil penelitian, dikatakan Signifikant (berbeda bermakna) jika nilai statistik p-value adalah kisaran antara :
p<0,05 atau p<0,01
p<0,06 atau p<0,01
p<0,06 atau p<0,02
BSSD (bukan salah satu diatas)
Terdapat perbedaan secara klinik, namun tidak berbeda secara statistic, hal ini akibat dari jumlah sampel yang :
Terlalu banyak
Terlalu banyak yang drop out
Terlalu sedikit
Tidak konsisten minum obat
Pada uji komparatif, Plasebo dapat digunakan pada keadaan dimana, :
Obat standar untuk penyakit tersebut belum ada
Respon terapi yang diukur hanya bersifat subjektif mis; rasa nyeri
Pada kondisi hipertensi ringan dan hanya sebagai terapi tambahan
Semua pernyataan diatas benar
Obat anti Kanker analog purin dan pirimidin, mekanisme kerjanya adalah :
Interaksi dengan ion
Masuk dalam komponen sel
Efek non spesifik
BSSD ( bukan salah satu diatas)
Obat dalam bentuk syrup, yakni larutan oral yang mengandung sukrosa atau gula lain dalam kadar yang :
Rendah
Sedang
Tinggi
Sangat rendah
Obat-obat hipnotika, termasuk dalam golongan obat :
Obat Farmakodinamis
Obat Diagnostik
Obat Kemoterapis
Obat Analgesik
Sebagai obat diagnostik, obat yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit pada saluran lambung-usus adalah :
Asam iod
Barium nitrat
Barium Sulfat
Barium dihidroklorida
1. Natrium propanoat, obat yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit :
Saluran Pankreas
Saluran empedu
Saluran hormon
Saluran kemih
Untuk membanjiri suatu organ misalnya pada penderita kanker hati , maka dilakukan penyuntikan secara :
Intra Peritoneal
Intra Pleural
Intra Lumbal
Intra Arteri
Lokasi ikatan obat dengan protein dapat merupakan tempat :
Interaksi obat
Absorbsi
Distribusi Obat
Eliminasi obat
Seluruh kegiatan tentang endeteksian,penilaian,pemahaman dan pencegahan efek samping atau masalah lainnya terkait dengan penggunaan obat adalah :
Farmakologi
Farmakovigilance
Farmakognosi
Farmako science
