NEW
Font size
WorksheetsAudit Internal dan RTM
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Audit merupakan kegiatan mengumpulkan informasi factual dan signifikan
Audit merupakan instrument bagi manajemen untuk melakukan pemeriksaan dalam mencari siapa yang salah jika terjadi suatu masalah
Audit merupakan instrument untuk membantu manajemen dalam mencapai visi, misi, dan tujuan organisasi
Audit merupakan kegiatan yang sistematis, objektif, terdokumentasi tanpa harus ada proses interaksi
Audit tidak harus berorientasi pada azas penggalian nilai atau manfaat
Kriteria audit adalah
Bukti-bukti fakta atau informasi yang relevan dan dapat diverifikasi
Kumpulan kebijakan, prosedur atau persyaratan yang dipakai sebagai acuan audit
Hasil evaluasi terhadap bukti-bukti yang dikumpulkan sehingga dapat menentukan upaya perbaikan
Faktor-faktor yang perlu diidentifikasi jika akan melakukan audit
Audit internal adalah:
Audit oleh pihak kedua atau pelanggan
Audit yang dilakukan di dalam organisasi oleh auditor internal yang adalah karyawan organisasi tersebut
Audit yang dilakukan di dalam organisasi oleh auditor yang boleh dari dalam maupun dari luar organisasi
Audit oleh institusi independen
Tujuan audit adalah:
Mendapat data dan informasi untuk diinformasikan ke public tentang mutu dan kinerja organisasi
Mendapat data dan informasi factual dan signifikan berupa data, hasil analisis, hasil penilaian, rekomendasi sebagai dasar pengembilan keputusan untuk perbaikan
Mendapat data dan informasi factual dan signifikan berupa data, hasil analisis, dan rekomendasi yang tidak harus ditindak lanjut
Merupakan upaya manajemen untuk memperoleh data dan fakta dalam menentukan pembagian jasa pelayanan
Kegiatan audit internal meliputi:
Menilai kinerja output sebagai dasar pengambilan keputusan untuk upaya peningkatan kinerja output
Memastikan melalui konfirmasi dan verifikasi, melakukan penilaian atau pengukuran, dan memberikan rekomendasi untuk ditindak lanjuti
Konfirmasi dan verifikasi, penilaian atau pengukuran, dan menyusun rencana solusi
Konfirmasi, verifikasi dan pengukuran
Dasar menetapkan tujuan audit internal antara lain adalah:
Rencana pengembangan SDM
Prioritas masalah yang dihadapi organisasi, adanya potensi risiko kegiatan pelayanan, dan persyaratan peraturan perundangan
Persyaratan rekanan atau perjanjian kerjasama
Permintaan dari pelanggan untuk dilakukan audit kinerja
Auditor internal adalah
Karyawan atau pihak ekternal yang diminta oleh manajemen untuk melakukan audit
Karyawan atau tim yang terdiri dari karyawan dalam organisasi yang merupakan katalisator untuk mempercepat perubahan dalam upaya memperbaiki system mutu dan system pelayanan
Karyawan yang diberi tugas untuk melakukan penilaian kinerja organisasi
Karyawan yang diberi tugas untuk melakukan audit internal tetapi bukan agen perubahan
Kompetensi auditor internal adalah:
Memahami keseluruhan jenis pelayanan yang disediakan oleh organisasi
Memahami prosedur dan metoda audit, kompeten dalam mengumpulkan informasi, menyimpulkan tingkat kesesuaian terhadap bukti-bukti objerktif
Sopan santun dan ramah dalam berkomunikasi dengan auditee
Memahami bahasa tubuh auditee
Tahap pertama dari audit internal adalah menyusun rencana audit meliputi
Menyusun standar yang akan digunakan sebagai kriteria audit
Menentukan unit kerja yang akan diaudit, tujuan dan jadwal aduit, dan menyiapkan instrument standar yang jelas
Melakukan tindak lanjut atau solusi dari temuan audit
Melakukan analisis hasil audit
Pengumpulan data pada saat pelaksanaan audit internal, antara lain meliputi
Harus menggunakan tehnik survey yang baku
Mengamati, memeriksa dokumen, meminta peragaan, melakukan pemeriksaan silang, mencari bukti-bukti
Instrumen audit tidak perlu dibuat untuk mengumpulkan data
Mengamati proses yang sedang berlangsung tanpa harus membandingkan dengan kriteria tertentu
