wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Alat Ukur TTL2

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.
Micrometer outside dapat digunakan untuk mengukur, kecuali :
a)
Tebal benda.
b)
Diameter luar benda.
c)
Diameter dalam benda.
d)
Lebar Benda
e)
.
2.
Micrometer inside dapat digunakan untuk mengukur :
a)
Tebal benda.
b)
Diameter luar benda.
c)
Diameter dalam benda.
d)
Lebar Benda
e)
.
3.
Micrometer adalah salah satu jenis alat ukur yang dapat melakukan pengukuran suatu benda kerja sampai pada ukuran micro. Karenanya untuk bisa mendapatkan hasil pengukuran yang sangat teliti , maka sebelum dipakai harus :
a)
Dibersihkan dari debu yang menempel
b)
Diberi lapisan oli
c)
Dikalibrasi / angka “0 “ pada skala sleeve harus tepat pada angka “0” pada skala thimble
d)
Memutar ratchet sampai berbunyi “klik”
e)
.
4.
Berikut ini yang bukan merupakan bagian – bagian dari micrometer adalah :
a)
Depth bar
b)
Skala thimble
c)
Skala sleeve
d)
Ratchet
e)
.
5.
Apabila poros bergerak dari micrometer sudah menyentuh permukaan bidang benda kerja yang diukur maka agar tidak merusak micrometer , maka bagian yang harus diputar adalah ;
a)
Skala thimble
b)
Skala sleeve
c)
Ratchet
d)
Pengunci
e)
.
6.
Micrometer adalah salah satu jenis alat ukur presisi yang memiliki tingkat ketelitian yang berbeda-beda pada setiap jenisnya. Jika anda ingin mengukur benda kerja dengan ukuran toleransi sebesar 28 ± 0.05mm, maka micrometer yang dipilih adalah:
a)
Ukuran 0 – 25 mm dengan ketelitian 0.01mm.
b)
Ukuran 0 – 25 mm dengan ketelitian 0.001mm.
c)
Ukuran 25 – 50 mm dengan ketelitian 0.01mm.
d)
Ukuran 25 – 50 mm dengan ketelitian 0.001mm.
e)
.
7.
Micrometer adalah salah satu jenis alat ukur presisi yang memiliki tingkat ketelitian yang berbeda-beda pada setiap jenisnya. Jika anda ingin mengukur benda kerja dengan ukuran toleransi sebesar 24 ± 0.013mm, maka micrometer yang dipilih adalah:
a)
Ukuran 0 – 25 mm dengan ketelitian 0.01mm.
b)
Ukuran 0 – 25 mm dengan ketelitian 0.001mm.
c)
Ukuran 25 – 50 mm dengan ketelitian 0.01mm.
d)
Ukuran 25 – 50 mm dengan ketelitian 0.001mm.
e)
.
8.
Dial gauge dapat digunakan untuk mengukur, kecuali :
a)
Kerataan bidang.
b)
Keolengan atau run out.
c)
Kemiringan bidang.
d)
Kebulatan sebuah poros.
e)
.
9.
Alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur diameter dalam sebuah silinder adalah :
a)
Vernier Caliper.
b)
Micrometer.
c)
Dial Gauge.
d)
Bore Gauge.
e)
.
10.
Alat bantu untuk memegang dial gauge saat pengukuran agar tidak bergerak adalah :
a)
Magnet stand.
b)
V-Block.
c)
Ragum.
d)
Jepitan.
e)
.
11.
Bagian yang menyentuk benda kerja saat pengukuran adalah :
a)
Probe.
b)
Spindle.
c)
Jarum panjang.
d)
Jarum pendek.
e)
.
12.
Diketahui ketelitian sebuah dial gauge adalah 0.01mm, jika jarum panjang bergerak dari posisi 0 ke 30. maka berapa hasil pengukurannya :
a)
0.003 mm.
b)
0.03 mm.
c)
0.3 mm.
d)
3 mm.
e)
.
13.
Diketahui ketelitian sebuah dial gauge adalah 0.01mm, jika jarum panjang berputar melebihi satu putaran penuh dari titik o kembali ketitik nol, maka berapa hasil pengukurannya :
a)
0.01 mm.
b)
0.1 mm.
c)
1 mm.
d)
10 mm.
e)
.
14.
Diketahui diameter silinder adalah 51 mm, maka ukuran rod dan washer yang tepat digunakan :
a)
50 dan 1.
b)
50 dan 2.
c)
55 dan 0.
d)
50 dan 3.
e)
.
15.
Dial gauge atau jam pengukur mempunyai bagian antara lain seperti dibawah ini kecuali :
a)
Jarum panjang
b)
Jarum pendek
c)
Tanda bata toleransi
d)
Skala nonius
e)
.