wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Penggunaan GNSS di bidang kehutanan

Total questions: 32

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.
Satelit navigasi dalam konstelasi GNSS yang dikembangkan oleh Uni Eropa adalah ….
a)
COMPASS
b)
BEIDOU
c)
GALILEO
d)
GLONAS
e)
GPS
2.
Satelit navigasi dalam konstelasi GNSS yang dikembangkan oleh Rusia adalah ….
a)
COMPASS
b)
BEIDOU
c)
GALILEO
d)
GLONAS
e)
GPS
3.
Satelit navigasi dalam konstelasi GNSS yang dikembangkan oleh Amerika Serikat adalah ….
a)
COMPASS
b)
BEIDOU
c)
GALILEO
d)
GLONAS
e)
GPS
4.
Satelit navigasi dalam konstelasi GNSS yang dikembangkan oleh China adalah ….
a)
COMPASS
b)
BEIDOU
c)
GALILEO
d)
GLONAS
e)
GPS
5.
Penentuan posisi/titik diatas permukaan bumi dengan menggunakan satu receiver untuk menerima sinyal dari satelit adalah ….
a)
absolute
b)
differential
c)
geodetik
d)
statik
e)
kinematik
6.
Penentuan posisi relatif suatu titik terhadap titik lainnya yang sudah diketahui koordinatnya dengan mengguanakan dua receiver adalah ….
a)
absolute
b)
differential
c)
geodetik
d)
statik
e)
kinematik
7.
Perhitungan lanjutan untuk menentukan posisi titik setelah pengamatan adalah ….
a)
averaging
b)
post processing
c)
phase correction
d)
pseudo range
e)
real time
8.
Perhitungan sesaat untuk menentukan posisi titik pada saat pengamatan adalah ….
a)
averaging
b)
post processing
c)
phase correction
d)
pseudo range
e)
real time
9.
Jarak antara receiver dengan satelit yang dihitung dengan mengkalikan kecepatan cahaya dan selisih waktu sinyal ditransmisikan satelit dan diterima oleh receiver adalah ….
a)
baseline
b)
phase range
c)
path
d)
pseudo range
e)
range
10.
Jarak antara receiver dengan satelit yang dihitung dengan mengkalikan panjang gelombang dengan jumlah gelombang yang diterima oleh receiver dari satelit adalah ….
a)
baseline
b)
phase range
c)
path
d)
pseudo range
e)
range
11.
Interval waktu perekaman / pengambilan data GPS adalah ….
a)
averaging
b)
cycle
c)
epoch
d)
fase
e)
range
12.
Jaring kontrol geodesi aktif berupa stasiun permanen yang dilengkapi dengan receiver yang dapat menerima sinyal dari satelit GNSS yang beroperasi secara kontinyu selama dua puluh empat jam adalah ….
a)
BASE
b)
CORS
c)
JTKI
d)
JTKK
e)
SRGI
13.
Teknik perataan koordinat yang diambil dari dua atau lebih koordinat dari pembacaan GPS pada lokasi yang sama guna menghasilkan koordinat rata rata yang diasumsikan sebagai koordinat paling akurat adalah ….
a)
accuracy assesment
b)
averaging
c)
initial setup
d)
point positioning
e)
post processing
14.
Kesalahan dan bias pengukuran dengan GPS berupa jumlah gelombang penuh yang tidak terukur oleh receiver adalah ….
a)
anti spoofing
b)
phase ambiguity
c)
cycle slip
d)
multipath
e)
selective availability
15.
Kesalahan dan bias pengukuran dengan GPS berupa proteksi ketelitian posisi absolut secara real-time yang tinggi dari GPS adalah ….
a)
anti spoofing
b)
phase ambiguity
c)
cycle slip
d)
multipath
e)
selective availability
16.
Kesalahan dan bias pengukuran dengan GPS berupa ketidak-kontinyuan dalam jumlah gelombang penuh dari fase gelombang yang diamati karena terputus dalam pengamatan sinyal GPS adalah ….
a)
anti spoofing
b)
phase ambiguity
c)
cycle slip
d)
multipath
e)
selective availability
17.
Kesalahan dan bias pengukuran dengan GPS berupa perubahan sinyal GPS dari kode-P menjadi kode-Y, yang strukturnya hanya diketahui oleh pihak militer Amerika Serikat dan yang diizinkan adalah ….
a)
anti spoofing
b)
phase ambiguity
c)
cycle slip
d)
multipath
e)
selective availability
18.
Kesalahan dan bias pengukuran dengan GPS berupa fenomena dimana sinyal satelit tiba di antena GPS melalui dua atau lebih lintasan yang berbeda adalah ….
a)
anti spoofing
b)
phase ambiguity
c)
cycle slip
d)
multipath
e)
selective availability
19.
Kesalahan dan bias pengukuran dengan GPS berupa kesalahan posisi satelit yang dilaporkan oleh ephemeris satelit tidak sama dengan posisi sebenarnya adalah ….
a)
orbital error
b)
clock error
c)
troposfer bias
d)
noise error
e)
ionosfer bias
20.
Kesalahan dan bias pengukuran dengan GPS berupa ketidaksinkronan waktu antara receiver dengan satelit adalah ….
a)
orbital error
b)
clock error
c)
troposfer bias
d)
noise error
e)
ionosfer bias
21.
Kesalahan dan bias pengukuran dengan GPS berupa refraksi atau pembelokan sinyal oleh lapisan atmosfer netral adalah ….
a)
orbital error
b)
clock error
c)
troposfer bias
d)
noise error
e)
ionosfer bias
22.
Metode penentuan posisi dengan ciri: sesi pengamatan 5-20 menit; berbasiskan differential positioning dengan menggunakan data fase, ketelitian yang dihasilkan dalam orde yang tidak terlalu tinggi (cm); memerlukan receiver dan perangkat lunak pengolah data yang lebih canggih adalah metode ….
a)
kinematik
b)
pseudo kinematik
c)
statik
d)
statik singkat
e)
stop & go
23.
Metode penentuan posisi dengan ciri: dua sesi pengamatan singkat (beberapa menit) dengan selang waktu yang cukup lama (lebih dari 1 jam); berbasiskan differential positioning dengan menggunakan data fase, ketelitian yang dihasilkan dalam orde cm; memerlukan receiver dan perangkat lunak pengolah data khusus adalah metode ….
a)
kinematik
b)
pseudo kinematik
c)
statik
d)
statik singkat
e)
stop & go
24.
Metode penentuan posisi dengan ciri: rover bergerak dan diam beberapa saat pada titik-titik yang diukur; berbasiskan differential positioning dengan menggunakan data fase; selama pergerakan receiver harus selalu mengamati sinyal gps dan tidak boleh terputus; penentuan posisi secara real time atau post processing adalah metode ….
a)
kinematik
b)
pseudo kinematik
c)
statik
d)
statik singkat
e)
stop & go
25.
Pada kegiatan pengukuhan kawasan hutan, tipe gps yang dipakai untuk pemetaan trayek batas kawasan adalah tipe ….
a)
geodetik
b)
geodetik atau mapping
c)
mapping
d)
mapping atau navigasi
e)
navigasi
26.
Berikut ini adalah metode-metode penentuan posisi titik dengan menggunakan GPS: 1. statik absolut; 2. kinematik absolut; 3. real time kinematic; 4. pseudo kinematic; 5. statik singkat. Metode yang boleh digunakan dalam pemetaan pal batas kawasan / fungsi hutan adalah ….
a)
1, 2, 4
b)
1, 2, 5
c)
1, 3, 5
d)
2, 3, 4
e)
3, 4, 5
27.
Lama pengamatan pada pengukuran menggunakan alat ukur receiver tipe pemetaan (mapping) untuk setiap titik pal batas minimal ….
a)
5 menit dengan epoch 2 detik
b)
10 menit dengan epoch 1 detik
c)
10 menit dengan epoch 2 detik
d)
15 menit dengan epoch 1 detik
e)
15 menit dengan epoch 2 detik
28.
Akurasi/ketelitian pengukuran untuk receiver GNSS tipe geodetic dan tipe pemetaan (mapping) adalah maksimal … mm kali skala peta hasil tata batas.
a)
0,1
b)
0,2
c)
0,3
d)
0,4
e)
0,5
29.
Akurasi pengukuran untuk receiver GNSS tipe navigasi adalah akurasi yang disajikan pada alat ukur tersebut maksimal … meter.
a)
2,5
b)
5
c)
7,5
d)
10
e)
12,5
30.

Yang termasuk syarat dan ketentuan pada pengukuran menggunakan receiver GNSS tipe navigasi adalah (centang 4 jawaban)….

a)

Dilakukan kalibrasi alat sebelum digunakan untuk pengukuran

b)

Pengukuran dengan pengamatan sinyal satelit dilakukan dengan averaging

c)

Waktu pengamatan sinyal satelit minimal 5 (lima) menit

d)

Jumlah satelit yang diamati minimal 3 (tiga) satelit

e)

Akurasi maksimal 7,5 meter

31.

Metode pengukuran GNSS dimana pengukur berjalan dan berhenti sesaat di titik pengukuran adalah....

a)

real time kinematik

b)

rapid static

c)

stop and go

d)

pseudo kinematic

e)

absolute

32.

Alat di bawah ini yang dapat digunakan untuk pengukuran metode differential adalah ....

a)
b)
c)
d)
e)