wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TUGAS KUIS PG 12 MIPA/IPS

Total questions: 15

Worksheet time: 12mins

Name
Class
Date
1.

Istilah Madiun Affairs merujuk pada peristiwa...

a)

Aksi sepihak yang dilakukan buruh di Madiun

b)

Konflik bersenjata antara pendukung PKI dan pendukung RI di Madiun

c)

Pembentukan Republik Soviet Indonesia oleh Musso di Madiun

d)

Perekrutan mantan anggota TNI sebagai kekuatan PKI di Madiun

e)

Konflik antara Amir Syarifudin dan Moh. Hatta yang terjadi di Madiun

2.

Salah satu tindakan Presiden Soekarno setelah terbentuk Pemerintah Front Nasional pada tanggal 19 September 1945 di Karesidenan Madiun adalah…..

a)

Menarik kekuatan TNI agar situasi keamanan kembali kondusif

b)

Memberikan status otonomi khusus pada karesidenan Madiun

c)

Mengabulkan tuntutan Musso mengenai pembentukan Republik Indonesia Soviet

d)

Menyerukan kepada rakyat Madiun untuk memilik Muso atau memilih Soekarno dan Hatta

e)

Mengangkat residen baru yang bertugas meredakan pergolakan keamanan di Madiun

3.

Perhatikan pernyataan berikut :

1) Dilatarbelakangi oleh kebijakan Rekonstruksi dan Rasionalisasi Angkatan Perang (RERA)

2) Dipicu oleh keputusan yang mengharuskan Republik Indonesia menarik pasukan Divisi Siliwangi keluar dari wilayah Jawa Barat yang dikuasai Belanda

3) Diawali dengan pertempuran terbuka antara kekuatan pro-PKI dan propemerintah Republik Indonesia di Surakarta

4) Ditumpas oleh Divisi Siliwangi I dan II di bawah pimpinan Kolonel Sungkono dan Kolonel Gatot Subroto

5) Dipimpin oleh S.M. Kartosuwiryo

Keterangan terkait dengan pemberontakan PKI tahun 1948 ditunjukkan oleh nomor ….

a)

2), 3), dan 5)

b)

1), 3), dan 4)

c)

4), 5), dan 1)

d)

5), 3), dan 1)

e)

1), 2), dan 5)

4.

Perhatikan keterangan berikut!

1) Seorang tokoh komunis Indonesia

2) Pada tanggal 11 Agustus 1948 tiba dari Moskow, Rusia

3) Menjadi pemimpin pemberontakan PKI di Madiun pada tahun 1948

Berdasarkan keterangan di atas, tokoh yang dimaksud adalah …

a)

Musso

b)

Semaun

c)

D. N. Aidit

d)

Tan Malaka

e)

Amir Syarifuddin

5.

Salah satu pemicu munculnya pemberontakan DI/TII adalah penarikan pasukan TNI dari wilayah Jawa Barat. Dapat simpulkan pemberontakan DI/TII berkaitan erat dengan perjanjian ....

a)

Hoge Valuwe

b)

KMB

c)

Roem Royen

d)

Linggajati

e)

Renville

6.

Perhatikan keterangan berikut ini!

1) Dipimpin oleh Soekarmaji Marijan Kartosuwiryo

2) Bertujuan untuk mendirikan negara sendiri berdasarkan hukum Islam

3) Untuk mengatasinya pemerintah melakukan Operasi Pagar Betis di Gunung Geber oleh pasukan TNI bersama rakyat

Berdasarkan keterangan di atas, pemberontakan DI/TII terjadi di daerah.........

a)

Jawa Tengah

b)

Aceh

c)

Jawa Barat

d)

Sulawesi Selatan

e)

Kalimantan Selatan

7.

Dalam upaya untuk menumpas pemberontakan DI/TII di Jawa Barat dan menangkap Kartosuwiryo sebagai pemimpinnya, maka pemerintah melancarkan operasi militer yang disebut ...

a)

Merdeka

b)

Gerakan Banteng Negara

c)

Bharatayuda

d)

17 Agustus

e)

Banteng Raiders

8.

Pemberontakan DI/TII yang meletus di Kebumen Jawa Tengah menamakan dirinya Angkatan Umat Islam. Pemberontakan ini dipimpin oleh ....

a)

Amir Syarifudin

b)

Amir Fatah

c)

Andi Azis

d)

Mahfudz Abdurahman

e)

Ibnu Hajar

9.

Gerakan DI/TII di wilayah Sulawesi selatan disebabkan karena…

a)

Kegagalan Kahar Muzakar dalam memperjuangkan seluruh anggota KGSS ke dalam APRIS

b)

Ditolaknya keinginan Kahar Muzakar untuk menjadikan wilayah Sulawesi Selatan sebagai daerah istimewa

c)

Ketidakpuasan Kahar Muzakar terhadap hasil perundingan Renville yang menyebabkan Sulawesi Selatan lepas dari Negara Kesatuan Rl

d)

Kegagalan Kahar Muzakar dalam memasukkan Piagam Jakarta ke dalam UUD

e)

Kahar Muzakar ingin menggabungkan diri dengan Kartosuwiryo yang berada di Jawa Barat

10.

Latarbelakang Daud Beureuh melakukan gerakan separatis terhadap pemerintah Republik Indonesia adalah....

a)

Ketidakpuasan rakyat Aceh terhadap biaya pembangunan pusat

b)

Ketidakpuasan rakyat Aceh terhadap masuknya TNI

c)

kekecewaan Aceh Daerah Keistimewaannya diturunkan menjadi bagian dari propinsi Sumatra Utara

d)

Menentang pembentukan Negara kesatuan RI

e)

Daud Beureiih kecewa tidak dijadikan gubernur militer Aceh

11.

Pangdam I yang memberikan inisiatif untuk menyodorkan musyawarah kerukunan Rakyat Aceh guna menyelesaian pemberontakan DI/TII di Aceh yaitu ....

a)

Kol. A.H. Nasution

b)

Kol. Ahmad Yani

c)

Kol. Yasin

d)

Kol. A. Kawilarang

e)

Kol. Simbolon

12.

PKI sering menggugat kepada pemerintah untuk membentuk Angkatan ke-5. Yang dimaksud angkatan ke-5 adalah….

a)

kekuatan milisi yang dilakukan oleh rakyat

b)

buruh dan petani yang dipersenjatai

c)

kekuatan pertahanan yang dimobilisasi pemerintah melalui kebijakan wajib militer

d)

kekuatan pertahanan di luar empat angakatan yang sudah ada

e)

laskar-laskar perjuangan yang dibentuk oleh para pemuda di berbagai daerah

13.

Strategi PKI untuk mengembangkan sayap komunisnya di Indonesia adalah dengan jalan infiltrasi (menyusupkan) orang-orangnya ke dalam partai dan pemerintah untuk membuat kekacauan, menghembuskan isu dan fitnah,

melakukan konfrontasi secara terbuka bagi upaya mengkomuniskan Indonesia. Dalam rangka

memperluas pengaruhnya, PKI membentuk Biro Khusus yang dipimpin oleh tokoh penggerak Pemberontakan G 30S/PKI waktu itu. Tokoh yang dimaksud adalah…..

a)

D.N Aidit

b)

Kolonel Latif

c)

Bono alias Waluyo

d)

Syam Kamaruzaman

e)

Subandrio

14.

Tujuan PKI menyebarkan isu Dewan Jenderal sebelum terjadi peristiwa G 30 S/PKI adalah ..........

a)

Mengamankan presiden Soekarno dari fitnah ingin membubarkan TNI

b)

Memfitnah pimpinan TNI, baik AD maupun TNI AL agar memiliki citra buruk dalam masyarakat

c)

Agar masyarakat menjadi resah

d)

Agar terjadi kekacauan politik

e)

Menjatuhkan wibawa TNI AD di mata Presiden Soekarno

15.

Didalam usaha menciptakan suasana revolusioner, PKI melakukan kegiatankegiatan....

a)

Sabotase, aksi sepihak, dan teror

b)

Pengabdian terhadap masyarakat

c)

Melatih para generasi muda berorganisasi secara modern

d)

Latihan kemiliteran dan pendidikan ekonomi

e)

Membantu Angkatan Darat memberantas pemberontakan