wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UNSUR INTRINSIK NOVEL

Total questions: 20

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Suasana pada penggalam cerita pendek tersebut digambarkan pada kalimat...

a)

Langit mulai gelap di atas kepalaku, lampu-lampu mulai dihidupkan ketika aku memutuskan keluar apartemen dan berdiri di pinggri jalan.

b)

Aku bahkan tidak punya rencana apa-apa.

c)

Aku sama sekali tidak punya gambaran hendak melakukan apa atau mau pergi ke mana.

d)

Aku hanya menginginkan keluar dari apartemen.

2.

(1) Layang-layang Adi tiba-tiba menukik dari atas menyambar layang-layang Badu. (2) Akibatnya, ada bagian kertas layang-layang Badu yang robek. (3) Dan... ketika diadu kembali, layangan Badu pun putus. (4) Badu memandang layang-layangnya seolah-olah tidak percaya. (5) Perasaan sedih dan malu menjadi satu. (6) Akhirnya Badu mengakui kekalahannya.


Watak tokoh Badu pada kutipan novel tersebut adalah ...

a)

pemalu

b)

berjiwa besar

c)

sombong

d)

angkuh

3.

Perhatikan kutipan cerita berikut!

Pertandingan catur antarkelas di sekolah kami berakhir dengan Yudi sebagai juara pertama, Burhan juara kedua, dan aku juara ketiga. Sambil menimang-nimang pialanya, Yudi tertawa riang.

Sudut pandang yang digunakan dalam penggalan cerita di atas adalah . . . .

a)

orang ketiga pelaku pelaku sampingan

b)

orang kedua pelaku sampingan

c)

orang pertama pelaku utama

d)

orang kedua pelaku utama

4.

Bacalah kutipan novel berikut !

Ketika tembakan pertama di gang jaksa memecah kesunyian pagi.guru isa sedang berjalan pagi menuju ke sekolahnya di Tanah Abang.selintas masuk dalam pikirannya rasa was-was tentang keselamatan istri dan anaknya.”ah, Fatimah akan berhati-hati,pikirnya kemudian telah akau suruh dia jangan keluar rumah “……

Kutipan cerita tersebut menggunakan konflik…

a)

fisik

b)

batin

c)

sosial

d)

ide

5.

Bukti nilai moral yang terkandung dalam novel tersebut adalah…

a)

Sardi sedang gelisah ditempat duduknya

b)

Minuman keras diambil dari motornya

c)

Sardi sadar lalu membuang minuman keras itu

d)

Sardi beberapa kali memasang topi

6.

“ sialan”,geramnya sambil memandang bangku si Gino dengan ganasnya.Dia pasti sengaja menaruh bangkai tikus itu di sana.tidak mungkin sang tikus sengaja mati di situ.

Teman-temannya memang senang mengolok-olokan joko.mentang-mentang dia Cuma anak seorang pesuruh sekolah.sudah puluhan tahunibunya bekerja sebagai pembantu di sekolah.dan untuk membantu ibunya joko harius membersihkan kelas setiap pagi satu jam sebelum pintu gerbang sekolah dibuka.

Dari Jendela SMP

Mira W


Latar tempat penggalan novel tersebut adalah..

a)

di sekolah

b)

di rumah

c)

di kelas

d)

di meja

7.

Muka orang tua itu merah,diurutinya kumisnya yang putih seperti sikat pengapur dinding itu dan marah,katanya, “ engkau jangan bicara seperti itu dengan aku,engkau harus hormat kepadaku.biarpun engkau sudah besar,tetapi aku tetap bapakmu”

Dari Ave Maria ke Jalan Menuju Roma,Idrus


Pesan pada cuplikan novel tersebut adalah…

a)

Orang tua yang kita hormati seperlunya saja

b)

Jika kita sudah tua boleh saja tdak ingat orang tua

c)

Kita harus tetap menghormati ornag tua sampai kapanpun

d)

Kita harus saling menyayangi sesama anggota keluarga

8.

Halaman rumah yang gelap tadi itu terang benderang karena api yang besar itu.ketiga rumah itu sudah menyala-nyala,menerangi kebun kelapa itu sampai kedaun-daunnya.dalam pada itu,suara orang berteriak-teriak dan tong-tong yang dipukul orang amat gegap gempita bunyinya.di sebelah timur rumah itu,dua orang berkelahi dengan hebat,tinju-meninju,dorong-mendorong,serta kadang-kadang bunyi bedilpun terdengar pula.walaupun daerah terang benderang karena api, di tempat mereka berkelahi itu agak gelap juga,kadang-kadang terlindungi dari rumah yang terbakar itu oleh semak belukar.


Latar kutipan novel tersebut adalah halaman rumah…

a)

Saat terang benderang

b)

Pada malam hari

c)

Saat perkelahian

d)

Dibalik semak belukar

9.

Gulungan ombak yang datang dari tengah lautan,setelah sampai di tepi pantai bergulung kembali ke tengah lautan. Takjubnya aku tidak dapat dielakkan karena permainan ombak itu merupakan suatu permainan masa. Bukankah begitu perjalanan zaman tersebut?


Amanat kutipan novel tersebut adalah…

a)

Gulungan ombak dating dari tengah lautan silih berganti

b)

Kehidupan itu akan berubah-ubah sesuai zamannya

c)

Ombak bergulung-gulung ke tengah lautan tak terelakkan

d)

Takjubnya aku tidak dapat dielakkan oleh gulungan ombak

10.

Perhatikanlah petikan novel berikut ini.

“Daun yang jatuh tak pernah membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya. Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah ke mana.”

― Tere Liye, Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

Amanat yang terdapat dalam petikan novel tersebut ialah….

a)

Cintailah diri sendiri sebelum Anda mencintai orang lain

b)

Belajarlah ikhlas sewaktu mengalami kegagalan

c)

Hargailah seseorang sebelum orang itu tak lagi bersama kita

d)

Kebencian itu penyakit batin yang harus dilenyapkan

11.

Saya sepakat melepaskan tanah saya yang akan menjadi pabrik itu karena di pabrik itu tidak hanya dibutuhkan kantor, ruang meja, halaman, dan seterusnya, pasti juga harus ada mesjid. Tapi bahkan para pekerja tidak diberi jam istirahat untuk bersembahyang, karena itu saya menuntut … .

Unsur intrinsik novel yang paling dominan pada penggalan novel di atas adalah ….

a)

latar

b)

tema

c)

alur

d)

tokoh

12.

“Alangkah tercengangnya Haji Saleh, karena di Neraka itu banyak teman-temannya di dunia terpanggang hangus, merintih kesakitan. Dan tambah tak mengerti lagi dengan keadaan dirinya, karena semua orang yang dilihatnya di neraka itu tak kurang ibadahnya dari dia sendiri. Bahkan ada salah seorang yang telah sampai 14 kali ke Mekkah dan bergelar Syekh pula.

Amanat penggalan cepen di atas adalah ...

a)

Jangan cepat bangga terhadap perbuatan baik yang kita lakukan karena belum tentu baik di hadapan Tuhan.

b)

Orang yang melakukan kesalahan selama hidup di dunia pasti akan mendapat siksa di akhirat.

c)

Beribadah haji ke Mekkah merupakan rukun wajib bagi umat Islam yang memiliki harta cukup.

d)

Beribadah haji ke Mekkah merupakan rukun wajib bagi umat Islam yang memiliki harta cukup.

13.

Beribadah haji ke Mekkah merupakan rukun wajib bagi umat Islam yang memiliki harta cukup.


Latar tempat penggalan novel di atas adalah ….

a)

penjara

b)

kepala

c)

Singaraja

d)

kamar.

14.

Atas dasar semua bukti yang ada dan pengakuan Noura, akhirnya mau tidak mau Dewan Hakim memutuskan diriku tidak bersalah dan bebas dari dakwaan apa pun. Takbir dan hamdalah bergemuruh di ruang pengadilan itu dilantunkan oleh semua orang yang membela dan bersimpati padaku. Seketika aku sujud syukur kepada Allah Swt. Aisha memelukku dengan tangis bahagia tiada terkira.


Ayat Ayat Cita karya Habiburrahman El Shirazy

Jenis tahapan alur penggalan novel tersebut adalah ....

a)

pengenalan situasi cerita

b)

 pengungkapan peristiwa

c)

penyelesaian (ending)

d)

puncak konflik (klimaks)

15.

Kuingin kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin, dan yang kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku. Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar waktu sore adalah.…

a)

Mentari meredup

b)

Mentari di sebelah barat

c)

Ketika kerumunan tidak bersama

d)

Kebohongan yang disampaikan tokoh kamu

16.

(1)"Apakah peranku bagimu, silumankah aku?" tak ada jawabmu, hanya angin berdesir di sekeliling kita. (2)Bulan pucat tak bisa menyembunyikan senyumanmu demi melihat kerutan di dahiku. (3)Biarlah menjadi rahasia alam akan apa yang kita rasakan ini. (4)Jangan lagi memaknainya, menanyakannya atau mengharapkannya esok hari. Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar malam hari terdapat pada nomor ….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

17.

Dengan memberanikan diri, aku pun bertanya, "Apa Ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sana itu?" Ia menjawab, "Silakan masuk, Nyonya! Kalau Anda ibunya Eric, sungguh Anda tak punya hati!”. Ia membuka pintu tempat tinggalnya. (1) "Tolong katakan, di mana ia sekarang? Saya janji menyayanginya dan tidak akan meninggalkannya lagi!” (2) Aku berlari memeluk tubuhnya yang bergetar keras. "Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Jasadnya ditemukan di kolong jembatan,” jawabnya dengan suara terbata-bata. (3) ”Eric... maafkan Ibu, Nak!” Aku sungguh menyesal, mengapa anakku Eric, dulu kutinggalkan. (4) Bukti latar tempat pada kutipan cerita tersebut ditandai nomor ...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

18.

(1) Boleh jadi, itu sikap angkuhnya seorang yang sukses dan kaya menghadapi pemuda kere macam aku. (2) Sebagai pimpinan sebuah bank papan atas di negeri ini, mungkin dia tak rela hati anak gadisnya kupacari. (3) Jadi, amat wajar dia kelihatan tidak suka terhadapku. (4) Apalagi tampangku tidak keren kayak aktor Nicholas Saputra, sementara wajah Mawar memang cakep. (5) Kamu sendiri bilang, Mawar mirip Dian Sastro dengan bodi semampai macam Luna Maya (padahal menurutku, Mawar lebih mirip penyanyi kesukaanmu, Mulan Jamila). Bukti bahwa watak tokoh ‘dia’ pada kutipan cepen tersebut sombong terletak pada kalimat bernomor .…

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

3 dan 4

d)

4 dan 5

19.

Ku tak mungkin jatuh cinta kan? Tidak sekarang, tidak denganmu. Pesonamu menjeratku tapi aku tak kan membiarkan diriku jatuh cinta kepadamu. Tak kan pernah kupercaya segala tuturmu kepadaku, dan ku akan selalu menganggap bohong apa pun yang kau ucapkan kepadaku sejak itu, termasuk yang itu ... yang dua kali kau sampaikan padaku. Sampai kapan pun kau merayuku, aku tak akan pernah lagi percaya padamu. Kebohongan-kebohonganmu telah merusak cintaku. Bukti bahwa watak tokoh kamu pembohong dapat diketahui melalui ….

a)

Tingkah laku tokoh kamu

b)

Tingkah laku tokoh aku

c)

Dialog tokoh kamu

d)

Dialog tokoh aku

20.

(1) Betapa gembiranya Ardi. (2) saat pulang sekolah ia mendapat tawaran dari pamannya Abdurrahman untuk sekolah di Jakarta. (3) bagaimanapun di Jakarta harus berjuang . (4) Jakarta adalah kota besar, yang selama ini ia impikan untuk bisa melihat dan tinggal di jakarta.

Bukti bahwa latar waktu kutiban tersebut pada siang hari ditunjukan pada nomor. ….

a)

4

b)

2

c)

3

d)

1